Investor Penerbit
menu-mobile

Yuk Pahami Apa Itu Bunga Anuitas dan Perhitungan Bungan Anuitas

1 July 2022

|

7 Min Read

|

Author: Della Octavilia
Bunga Anuitas, Cara Menghitung bunga anuitas

Apa itu bunga anuitas? Bunga anuitas adalah metode yang mengatur jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar agar sama setiap bulannya dan memudahkan nasabah.

Anuitas adalah salah satu produk dari perbankan yang biasanya dipakai bagi nasabah yang melakukan pinjaman di bank.

Walaupun anuitas merupakan produk perbankan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui seputar anuitas. Padahal mengetahui anuitas, rumus anuitas, serta cara menghitung anuitas sangat penting bila suatu saat Anda ingin melakukan pinjaman di bank.

Dalam perbankan, anuitas adalah salah satu metode menghitung bunga yang digunakan untuk memudahkan nasabah dalam membayar angsuran tiap bulannya.

Kali ini kita akan membahas seputar anuitas, jenis-jenis, rumus anuitas, hingga cara perhitungan bunga anuitas.

Apa itu Anuitas

Dalam dunia perbankan, selain terdapat bunga flat dan bunga efektif, terdapat juga bunga anuitas sebagai metode perhitungan bunga.

Apa itu bunga anuitas?

Merujuk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bunga anuitas adalah metode yang mengatur jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar agar sama setiap bulannya.

Sedangkan berdasar dari teori perbankan, anuitas adalah penerimaan atau pembayaran yang dilakukan secara rutin dan berkala dalam kurun waktu atau periode tertentu.

Perhitungan bunga menggunakan anuitas sendiri dinilai sangat memudahkan nasabah. Karena pada perhitungan bunga anuitas mengatur jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar agar jumlah yang dibayar tetap tiap bulannya.

Dengan jumlah total angsuran yang tetap dan sama dibayarkan oleh nasabah tiap bulannya akan memudahkan nasabah dalam mengatur keuangannya. Karena telah mengetahui berapa besaran yang harus dikeluarkan.

Nah, bunga anuitas sendiri merupakan modifikasi dari bunga efektif. Keduanya menggunakan prinsip yang sama yaitu memakai perhitungan bunga yang fair. Dimana bunga dihitung dari sisa angsuran pokok yang belum dibayar.

Bedanya, pada bunga efektif angsuran akan menurun sejalan dengan berkurangnya bunga tiap periode. Sedangkan bunga anuitas, angsuran dibuat sedemikian rupa agar tiap bulannya jumlah angsuran yang dibayar sama.

Namun, walaupun total angsuran yang dibayarkan sama tiap bulannya. Pada bunga anuitas, porsi bunga di awal masa pembayaran sangat besar sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil. Saat mendekati masa akhir kredit, porsi bunga menjadi lebih kecil sedangkan porsi angsuran pokok akan sangat besar.

Makanya bunga anuitas biasanya diterapkan pada pinjaman jangka panjang seperti KPR atau Kredit usaha.

Selain untuk membayar bunga pinjaman, ternyata anuitas juga digunakan dalam produk asuransi dan investasi.

Dalam asuransi, anuitas sendiri merupakan kontrak antara perusahaan asuransi dengan pekerja atau nasabah yang melakukan pembayaran berkala. Lalu saat waktunya tiba bagi nasabah yang telah pensiun, sebagai imbalan perusahaan asuransi akan melakukan pencairan reguler pada nasabah atau pekerja.

Sedangkan dalam investasi, disini investor akan dimudahkan dalam mengetahui return yang didapatkan dari investasinya. Ini sebagai persiapan kemandirian keuangan di masa yang akan datang.

Jenis Bunga Anuitas

Pada jenis bunga anuitas sendiri terbagi menjadi 4 jenis berdasarkan waktu pembayarannya. Baik pada pembayaran return atau imbal dari hasil investasi atau pembayaran cicilan.

Berikut ini 4 jenis bunga anuitas.

  1. Anuitas Sederhana (Ordinary Annuity)

Pada jenis anuitas pertama ini, pembayaran atau penerimaan dilakukan setiap akhir periode yang telah ditentukan.

Contoh dari anuitas sederhana terjadi pada pembayaran hipotek atau instrumen utang yang memanfaatkan jaminannya berupa aktiva tetap. Seperti tanah, gedung, bangunan, rumah, dan juga mesin.

2. Anuitas jatuh tempo (due annuity)

Anuitas jatuh tempo ini kebalikan dari anuitas sederhana.

Jika anuitas sederhana dilakukan setiap akhir bulan. Sedangkan anuitas jatuh tempo secara berkala pembayaran dan penerimaannya dilakukan di awal periode.

Contoh dari anuitas jatuh tempo sendiri terdapat pada produk asuransi. Dimana sata Anda secara berkala melakukan pembayaran premi di awal periode untuk bisa mendapatkan atau mengklaim produk asuransi yang dibeli atau dibayarkan.

3. Anuitas Langsung (Immediate Annuity)

Pada anuitas jenis ini pembayaran atau penerimaan dari nilai anuitas akan diberikan langsung tanpa adanya penangguhan serta penundaan. Anuitas langsung sama seperti anuitas biasa.

Contohnya saat membeli kendaraan secara kredit, seseorang harus melakukan pembayaran secara langsung tanpa adanya penundaan.

4. Anuitas Tangguhan/Tertunda (Deferred Annuity)

Berkebalikan dengan anuitas langsung yang harus dilakukan tanpa adanya penundaan atau penangguhan. Pada anuitas tangguhan sesuai dengan namanya, pembayaran atau penerimaannya ditunda atau ditangguhkan.

Dengan kata lain pembayaran dan penerimaannya dilakukan hanya pada masa tertentu saja atau setelah lewat jangka waktu tertentu. Akibatnya, pembayaran dan penerimaan dapat ditunda.

Contoh dari anuitas tangguhan biasa terjadi pada pembayaran bunga kredit atau pinjaman, dan penerimaan bunga deposito.

Keuntungan dan Kerugian Bunga Anuitas

Bunga anuitas juga tidak lepas dari adanya kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari bunga anuitas.

  • Kelebihan Bunga Anuitas

Kelebihan dari bunga anuitas seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa bunga anuitas mengatur agar total angsuran yang dibayarkan nasabah tetap tiap periodenya. Ini memudahkan nasabah untuk mengetahui besaran angsuran yang harus dibayarkan

Kelebihan lainnya terjadi pada perhitungan bunga. Pada bunga anuitas, besaran bunganya sudah terhitung dengan jelas. Karena besaran bunga disini berdasarkan persentase sisa pokok yang masih belum dibayarkan.

Dengan jelasnya perhitungan bunga, nasabah dapat mengetahui besaran bunga tiap bulannya dan dapat memastikan jumlah dari bunga telah sesuai atau tidak.

Terakhir, karena nasabah telah mengetahui total angsuran yang dibayarkan sama tiap bulannya. Jadi nasabah tidak harus menghitung sisa pinjaman yang harus dibayarkan.

Hal ini berbeda dengan bunga efektif, karena total angsuran berbeda tiap bulannya tergantung dari besaran bunga dan angsuran pokok. Sehingga nasabah harus menghitung sisa pinjaman yang masih harus dibayarkan.

  • Kekurangan

Kekurangan dalam bunga anuitas adalah dalam perhitungannya yang rumit.

Jika Anda mencoba menghitung bunga anuitas secara manual, maka akan merasa sulit karena rumus anuitas yang cenderung rumit.

Namun, saat ini Anda tidak perlu khawatir dalam menghitung bunga anuitas. Karena saat ini sudah tersedia beberapa software perhitungan besaran berbagai jenis bunga, termasuk bunga anuitas. Jadi Anda tidak perlu merasa susah dan repot lagi menghitungnya.

Kekurangan lainnya dari bunga anuitas yaitu dalam bunga dan angsuran pokoknya. Karena di awal pembayaran, nasabah akan fokus dalam pembayaran bunga yang sangat besar, sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil.

Namun saat masa kredit segera berakhir, besaran angsuran pokok masih sangat besar, sedangkan porsi bunga kecil.

Misalnya total angsuran Anda tiap bulannya Rp5.501.000, dengan angsuran pokoknya sebesar Rp4.501.000 dan bunga Rp1.000.000.

Lalu, di bulan berikutnya besaran bunga dan angsuran pokok akan berubah. Besaran bunga sudah tidak 1 juta lain melainkan akan berkurang, dan angsuran pokok akan bertambah. Tetapi total angsuran yang dikeluarkan tetap sama nominalnya yaitu sebesar Rp5.501.000.

Rumus Bunga Anuitas

Seperti dikatakan sebelumnya, menghitung bunga anuitas cenderung sulit. Jika Anda ingin coba menghitung suku bunga anuitas, Anda dapat mengikuti beberapa rumus bunga anuitas yang tersedia.

Berikut ini rumus anuitas yang dapat Anda coba untuk mengetahui total angsuran, beserta bunga yang harus dibayar setiap periode.

P x i / (1-(1+i)-t)

Keterangan: P= pokok pinjaman i = Suku bunga atau persentase besaran bunga t = periode atau jangka waktu pembayaran

Perhitungan Bunga Anuitas Agar lebih jelas, sekarang kita akan melakukan simulasi perhitungan bunga anuitas.

Simak hitungan anuitas berikut ini.

Pak Danu baru saja ingin memulai sebuah bisnis UKM. Untuk memulai bisnisnya tersebut Pak Danu memerlukan dana sebesar Rp100.000.000 yang didapatkan dengan meminjam ke bank. Besaran suku bunga yang diberikan pihak bank pada Pak Danu adalah 12% per tahun. Pak Danu meminjam uang pada bank dengan durasi waktu pembayaran selama 1 tahun.

Diketahui:

P = Rp100.000.000 i = 12% per tahun, jadi 1% per bulan t= 1 tahun, atau 12 bulan

Nah, kita disini telah mengetahui P,i, dan t. Sekarang kita dapat memasukan rumus anuitas tersebut untuk mendapatkan hasilnya.

100.0000.000 x 1% / (1-(1+1%)-12) = 8.884.878,87

Jadi, Pak Danu setiap bulannya harus membayar total angsuran sebesar Rp8.884.878,87. Lalu jadilah tabel seperti berikut ini.

Berdasarkan tabel diatas, kita dapat ketahui pinjaman awal Pak Danu yang sebesar Rp100.000.000, saat dicicil selama 1 tahun dengan bunga 12% per tahun menghasilkan total Rp106.618.546,41.

Disini kita juga mengetahui total bunga yang harus dibayarkan selama 12 bulan oleh Pak Danu sebesar Rp6.618.546,41.

Kita telah mengetahui lengkap seputar bunga anuitas

Gimana? Kalian sudah mengerti bunga anuitas?

Memang pada awalnya pasti masih rumit, namun setelah membaca beberapa kali kamu akan mengetahui seputar bunga anuitas.

Jika kamu ingin mengajukan pinjaman atau ingin melakukan investasi, penting ya untuk mengetahui anuitas.

Nah, jika kamu ingin mendapatkan keuntungan lebih lanjut dan lebih besar dengan investasi. Kamu bisa melakukan investasi menggunakan metode equity crowdfunding.

Equity crowdfunding sendiri merupakan skema pendanaan untuk bisnis kecil dengan cara patungan masyarakat luas untuk mendanai UMKM. Di sini Anda bisa menjadi salah satu pemilik saham bisnis potensial menguntungkan untuk didanai.

Anda juga akan mendapatkan keuntungan dari equity crowdfunding, yaitu Anda akan menerima return dividen dari project bisnis yang telah Anda danai.

LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding yang dapat membantu Anda mendanai bisnis yang memiliki prospek bagus dengan modal kecil dan potensi untung besar.

LandX, platform equity crowdfunding terpercaya, transparan, dan telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda bisa mendapatkan keuntungan besar dan modal kecil.

Raih Keuntungan Besar dengan Investasi di LandX Sekarang Juga!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga