28 June 2022
|
6 Min Read
|
Cari tahu perbedaan utang baik dan utang buruk. Pahami pengelolaan jenis utang pribadi dan utang untuk modal usaha di sini.
Sesuai dengan perencanaan keuangan yang menuturkan terdapat 4 faktor yang saling mempengaruhi kondisi keuangan seseorang. Faktor-faktor yang saling mempengaruhi kondisi keuangan seseorang tersebut adalah pendapatan, pengeluaran, aset, dan utang.
Apabila aset berkurang dalam artian dijual, maka pendapatan akan meningkat. Jika pendapatan seseorang berkurang akan terjadi kemungkinan utang akan meningkat. Utang kerap dianggap sebagai momok menyeramkan dan menyulitkan. Ternyata, utang sendiri memiliki macam-macam utang yaitu utang yang baik dan utang yang buruk.
Jadi, apa itu utang dan perbedaannya? Mari kita bahas lebih lanjut dalam tulisan ini.
Secara sederhana, definisi utang adalah meminjam sejumlah uang atau barang dari pihak lain. Kehadiran utang pada kehidupan seseorang bak pisau bermata dua, karena dapat menjadi hal baik namun dapat mengundang hal buruk. Hal ini bergantung pada tujuan dan cara pengelolaan utang seseorang.
Utang dapat menjadi hal baik jika digunakan sebagai permodalan kegiatan yang menghasilkan atau produktif. Namun, utang tanpa strategi dan tujuan dapat menjadi kewajiban yang menumpuk. Terkait hal ini, dapat dipilah menjadi seseorang yang melakukan utang produktif atau malah produktif utang.
Konsep utang baik dan utang buruk pernah dijabarkan dalam buku Rich Dad, Poor Dad karya Robert Kiyosaki. Utang baik dan utang buruk ini juga dikenal sebagai utang produktif dan utang konsumtif. Apa perbedaan jenis-jenis utang ini?
Utang baik diartikan sebagai utang produktif. Utang produktif adalah utang yang dapat menambah kekayaan kita di masa depan. Aset yang dikelola dengan utang produktif dapat membuat nilainya naik dan menjadi penghasilan di masa depan.
Oleh karena itu, utang baik diungkapkan dapat menjadi investasi karena menciptakan nilai tambah di masa depan. Apa saja contoh utang baik?
Bagaimana maksudnya utang untuk pendidikan dapat dikatakan produktif? Utang untuk pendidikan dianggap sebagai investasi untuk masa depan. Karena pendidikan pada dasarnya dapat meningkatkan pola pikir seseorang sehingga berusaha memiliki kehidupan yang lebih baik.
Beberapa universitas di dunia juga menawarkan pinjaman dana pendidikan. Jika seorang mahasiswa diterima dengan kualitas standar yang ditetapkan, ia dapat mengajukan pinjaman dana pendidikan. Bagaimana cara mahasiswa cicil utang?
Para mahasiswa tersebut dapat membayar angsuran pinjamannya kepada universitas setelah lulus dan bekerja. Tidak perlu bergantung kepada orang tua atau ditodong kreditur di masa perkuliahan.
Utang modal usaha biasanya digunakan oleh seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang kredit produktif untuk membeli properti. Dapat juga untuk menyewa properti untuk dijadikan modal usaha sehingga menghasilkan uang pendapatan.
Usaha yang lancar dan menghasilkan keuntungan dapat menjadi modal tambahan memperbesar usaha sembari membayar angsuran pinjaman. Saat utang telah lunas dibayarkan dan usaha tetap dapat berjalan karena telah memperoleh laba, mengartikan kredit yang dipinjam telah sukses dikelola secara produktif
Jika utang kepemilikan kendaraan bermotor dinilai sebagai utang buruk atau utang konsumtif karena nilai kendaraan yang akan tergerus. Berbeda dengan utang untuk kepemilikan rumah seperti pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR).
Rumah dan tanah adalah aset properti atau bangunan yang akan bertambah nilainya setiap tahun walaupun telah dikonsumsi atau dihuni. Karena rumah sebagai tempat berlindung merupakan barang primer yang dibutuhkan setiap manusia.
Sehingga memiliki rumah jalur kredit pun dapat menjadi aset produktif di masa depan nantinya.
Utang buruk atau bad debt adalah utang yang harus dihindari. Utang buruk merupakan bentuk pinjaman konsumtif yang semata hanya untuk memenuhi keinginan tanpa perhitungan dampak panjang.
Umumnya utang konsumtif digunakan untuk hal-hal yang habis pakai atau tidak menurun nilainya setelah dipakai. Utang konsumtif terkadang dipakai untuk membiayai pengalaman atau experience yang tidak memiliki wujud misal liburan setiap saat.
Contoh utang buruk:
Kendaraan adalah kebutuhan sekunder dalam menunjang kehidupan yang lebih nyaman. Namun dapat menjadi kebutuhan tersier jika kendaraan yang diidamkan adalah kategori merek mewah.
Berutang untuk membeli kendaraan motor seperti kredit mobil dan motor mewah sebaiknya tidak dilakukan. Karena nilai kendaraan motor akan langsung turun bahkan sesaat keluar dari showroom.
Selanjutnya, Anda juga akan dihadapkan dengan pengeluaran-pengeluaran lainnya seperti membeli bensin secara rutin. Selain itu, membayar pengecekan mesin berkala, produk kebersihan mobil atau motor, serta membayar pajak yang nilai besarnya bergantung jenis dan tahun keluaran.
Jika kendaraan adalah barang yang sangat Anda butuhkan dalam penunjang kemudahan beraktivitas, pertimbangkanlah untuk membeli kendaraan second atau bukan sebuah kendaraan jenis baru.
Tidak ada pagar saat scrolling sosial media dan melihat berbagai promosi dan produk menarik berseliweran. Sehingga, tidak jarang produk yang hadir sangat sesuai dengan minat dan style Anda. Namun, sebenarnya Anda tidak membutuhkannya saat itu juga.
Berbagai e-commerce maupun fintech menawarkan kemudahan dalam memberi pinjaman, seperti kehadiran fitur paylater atau bayar nanti. Bijaklah dalam menggunakan fitur pay later, gunakan hanya ketika keadaan mendesak. Bukan karena terdesak rasa keinginan memiliki suatu produk saat itu juga, pikirkan tingkat kebutuhannya secara jangka panjang.
Berutang untuk dapat liburan karena ingin ‘healing’ atau staycation di hotel adalah hal yang salah dilakukan. Seseorang seharusnya telah memiliki budget self reward bukan budget utang jika benar ingin memberi kebahagiaan untuk diri sendiri. Bukannya malah memberi kesulitan nanti sepulang dari wara-wiri.
Masih berhubungan dengan kemudahan mendapat pinjaman secara online, sebaiknya jangan memiliki kartu kredit hanya karena promo. Memang, banyak promo super menarik yang ditawarkan
Urutan yang benar untuk memiliki kartu kredit adalah karena adanya keperluan atau kebutuhan lalu mencari promo untuk mengajukan kartu kredit. Memiliki kartu kredit karena tergiur promo dapat menyulitkan Anda.
Cobalah gali berbagai informasi seputar kartu kredit sebelum mengajukannya. Terdapat bunga yang harus dibayarkan setiap pelunasan cicilan. Serta, biaya tahunan hingga ratusan ribu rupiah.
Nah, telah terlihat pengertian utang baik dan utang buruk. Terdapat juga contoh utang atau pinjaman konsumtif seperti apa yang harus dihindari agar tidak menyulitkan diri di kemudian hari.
Cara mudah untuk tidak terlibat dengan utang konsumtif adalah dengan merinci tingkat kebutuhan serta mengukur tingkat pendapatan Anda.Sebuah utang dapat menjadi buruk jika tujuannya karena berdasar pada keinginan (wants) bukan kebutuhan (needs).
Sebuah utang akan dapat Anda kontrol jika maksimal pengajuan utang dibatasi 20% hingga 30% saja dari pendapatan seperti saran manajemen finansial. Hal ini bertujuan agar Anda tidak kewalahan jika terjadi kondisi tidak terduga. Utang dapat tetap dilunasi karena jumlah yang dapat ditutup oleh pendapatan.
Terdapat strategi kelola uang cerdas yang membuat Anda tidak harus puasa untuk healing namun tetap dapat menabung produktif. Jika Anda belum bisa menutup keran agar membiayai gaya hidup konsumtif dan tetap bisa mendapat experience kehidupan cobalah strategi 1:1.
Strategi satu banding satu ini maksudnya adalah jika Anda mengeluarkan sejumlah uang untuk gaya hidup, maka salurkan juga jumlah yang sama untuk menabung produktif seperti investasi. Dapat juga disalurkan untuk mengelola utang produktif.
Sehingga apabila Anda sudah di umur lebih lanjut, Anda dapat memiliki experience di masa muda namun kas masa tua tetap terjaga dan cukup. Jangan sampai ketika Anda berharap dapat hidup santai di masa pensiun atau pensiun dini malah tidak memiliki tabungan yang mumpuni.
Oleh karena itu, cobalah melakukan kelola strategi keuangan yang baik dengan menabung berinvestasi. Salah satunya investasi saham bisnis melalui equity crowdfunding di LandX. Memiliki saham bisnis yang dikelola oleh manajemen profesional dengan modal minim dan bisa mendapat keuntungan bagi hasil.