Investor Penerbit
menu-mobile

Suku Bunga BI Naik! Memahami Jenis dan Dampak Kenaikan Suku Bunga

30 August 2022

|

6 Min Read

|

Author: Nadya A. Faatihah
Cara Menghitung Jenis Bunga Bank dan Dampaknya pada Kredit

Suku bunga bank baru dinyatakan naik oleh Bank Indonesia. Hal ini bisa membawa dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Karena itu, pahami jenis bunga bank dan cara menghitung bunga untuk bijak dalam kredit dan investasi!

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 22-23 Agustus 2022 memutuskan untuk menaikkan suku bunga bank atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) dari 3,5% menjadi 3,75%.

Utamanya, keputusan kenaikan suku bunga bank ini akan berpengaruh pada kredit masyarakat seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Mengapa jenis bunga pinjaman bank ini bisa berdampak signifikan pada harga rumah?

Hal ini karena jenis-jenis suku bunga bank ini adalah biaya yang dibayarkan nasabah jika mendapatkan fasilitas pinjaman dari bank, maka kenaikan interest rate ini bisa membawa kerugian bagi nasabah yang dikenakan floating rate oleh bank pada kreditnya.

Namun, bagi nasabah yang menggunakan fasilitas simpanan dana di bank, kenaikan suku bunga bank ini malah bisa membawa keuntungan. 

Mengapa bisa demikian? Mari pahami jenis-jenis bunga bank, cara perhitungan interest rate atau bunga pinjaman bank, serta kelebihan dan kekurangan kondisi ini bagi kamu yang menggunakan fasilitas pinjaman atau simpanan dana lewat bank dan jasa penyedia keuangan lainnya.

Apa Itu Suku Bunga?

Bunga bank adalah nominal dari persenan dana yang harus dibayarkan oleh nasabah jika menggunakan fasilitas kredit atau pinjaman dari bank. Selain itu, terdapat kewajiban bagi pihak bank untuk membayarkan suku bunga bank kepada nasabah yang menyimpan dananya di bank, seperti menggunakan fasilitas tabungan atau deposito.

Besaran persenan yang harus dibayarkan ini ditentukan oleh jenis-jenis bunga bank sesuai dengan fasilitas keuangan mana yang dipilih oleh nasabah.

Macam macam Bunga Simpanan di Bank

Secara umum, terdapat dua jenis-jenis bunga bank jika nasabah menyimpan atau menginvestasikan dananya di bank. Masing-masing dari jenis-jenis bunga bank ini punya kelebihan dan kekurangan yang dapat dirasakan para nasabahnya. Berikut adalah penjelasan dari jenis-jenis bunga bank yang diperoleh nasabah.

1. Suku Bunga Tunggal

Dalam jenis-jenis bunga bank, suku bunga tunggal adalah besaran bunga yang telah ditetapkan sejak awal berdasarkan perhitungan modal awal yang disimpan di bank. Suku bunga tunggal artinya persentase yang harus dibayarkan oleh pihak bank kepada nasabah memiliki satu variasi saja atau tetap.

Besarannya tidak akan berubah dari awal hingga akhir periode. Contoh dari perhitungan suku bunga tunggal adalah saat nasabah menabung di bank, bunga imbalan yang didapat tidak akan berubah tiap-tiap periodenya. Berikut adalah cara menghitung bunga tunggal.

Cara Menghitung Bunga Tunggal

cara menghitung suku bunga tunggal yang penting untuk dipahami dengan baik

Cara menghitung bunga tunggal

2. Bunga Majemuk

Bunga majemuk adalah bunga yang perhitungannya berdasarkan membungakan pinjaman pokok ditambah bunga dari periode sebelumnya; dengan kata lain, bunga berbunga atau disebut juga compounding interest.

Karena perhitungan demikian, bunga majemuk punya besaran bunga yang tidak selalu sama setiap periodenya. Jadi bisa disimpulkan bahwa semakin tinggi jumlah periode, maka semakin besar bunga majemuk yang akan diperoleh.

Bunga majemuk memiliki banyak variasi dan selalu berubah (tidak tetap) pada tiap-tiap periode. Contohnya saat menyimpan uang lewat deposito dengan suku bunga majemuk, maka penghitungan bunga yang akan kamu terima adalah modal awal tabunganmu. 

Tidak sampai situ, besarannya ditambah lagi dengan akumulasi bunga yang didapatkan juga di setiap periode terlewati. 

Cara Menghitung Bunga Majemuk

Menghitung Bunga Manjemuk

Cara menghitung suku bunga

Jenis-jenis Suku Bunga Bank Kredit

Terdapat jenis-jenis bunga bank jika nasabah menggunakan fasilitas kredit atau meminjam di bank. Penjelasan berikut adalah jenis-jenis bunga bank kredit tersebut.

1. Suku Bunga Flat

Pada pengajuan pinjaman dengan bunga flat, nilai bunga disesuaikan dengan jumlah pokok pinjaman di awal periode cicilan. Bunga flat perhitungannya sangat sederhana, sehingga sering kali digunakan untuk kredit jangka pendek.

Misalnya, pembelian secara kredit alat elektronik, perlengkapan rumah tangga, kendaraan bermotor, dan Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Cara Menghitung Bunga Flat

Rumus menghitung suku bunga flat

Jumlah angsuran yang dibayarkan setiap bulan ini tidak akan berubah, karena itu disebut bunga tetap. Tentunya, besaran bunga bank flat tergantung dengan kebijakan bank atau jasa keuangan yang memberikan kredit dan dipilih oleh nasabah.

2. Suku Floating Rate atau Bunga Mengambang

Dalam jenis-jenis bunga bank, floating rate adalah besaran suku bunga yang akan berubah-ubah mengikuti suku bunga di pasaran. Jika pemerintah Indonesia melalui BI membuat kebijakan untuk menaikkan suku bunga acuan, maka suku bunganya juga ikut naik, begitu pun sebaliknya.

Seperti disinggung pada awal artikel, naiknya suku bunga acuan dari Bank Indonesia dapat berdampak signifikan pada naik turunnya angsuran yang harus dibayarkan oleh nasabah yang dikenakan kredit dengan floating rate.

Contohnya adalah suku bunga KPR (kredit Pemilikan Rumah) untuk periode tertentu. Misalnya, untuk satu tahun pertama diberlakukan besaran suku bunga tetap. Lalu, setelah satu tahun terlewati, besaran bunga yang harus dibayarkan adalah floating rate.

Cara Menghitung Floating Rate

bunga efektif ke flat

3. Suku Bunga Efektif

Dalam jenis-jenis bunga bank yang berupa bunga efektif skema perhitungan bunga efektif yang dibayarkan akan mengalami perubahan. Hal ini dikarenakan perhitungan bunganya ditentukan dari nilai sisa pinjaman pokok, yakni jumlah utang yang belum terbayarkan setiap bulan. 

4. Suku Bunga Anuitas

Dalam jenis-jenis bunga bank anuitas ini, suku bunga yang dibayarkan adalah gabungan antara suku bunga flat dan suku bunga efektif. Besaran bunganya dihitung dari sisa pokok pinjaman (suku bunga efektif), tetapi dibagi secara proporsional berdasarkan periode pelunasan (suku bunga flat).

Cara Menghitung Bunga Efektif dan Anuitas

Menghitung suku bunga pinjaman

cara mencari suku bunga

mencari suku bunga bank

perhitungan suku bunga bank

Dampak Naiknya Suku Bunga BI

Menilik dari data inflasi bulanan per Juli 2022 yang sudah mencapai 4,94%, pemerintah mencoba menekan angka inflasi yang sudah cukup jauh melewati target pemerintah dan BI, yaitu hanya sebesar 3%

Dengan inflasi yang terus melejit, dikhawatirkan akan mengancam kestabilan harga dan distribusi barang pokok. Ditambah lagi, kenaikan harga BBM yang telah lebih dulu melejit semakin terlihat memicu pada merangkak naiknya harga pangan dan tarif transportasi di pasaran.

Namun memang di satu sisi, kenaikan suku bunga akan menurunkan kemampuan masyarakat dalam kredit seperti KPR dan non produktif (konsumtif). Keputusan menaikkan suku bunga ini diharapkan akan menekan permintaan barang dari masyarakat sehingga akan berlanjut pada efek menekan inflasi dari sisi permintaan.

Pada akhirnya, keputusan ini akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi bisa relatif melambat sehingga lebih stabilnya tingkat inflasi dan lebih terkontrolnya harga-harga kebutuhan pokok di pasaran.

Investasi di Tengah Fluktuasi Suku Bunga

Menaikkan suku bunga ini tentu adalah strategi Pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia mengontrol penyebab inflasi. Namun, sebagai masyarakat kamu bisa melakukan tindakan untuk menghindari dan menghadapi dampak inflasi, salah satunya adalah melakukan investasi. 

Inflasi dapat mengurangi nilai uang karena penurunan daya beli. Untuk itu, uang tersebut perlu diinvestasikan dalam aset yang bisa menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan laju inflasi. 

Sederhananya, dengan mengalokasikan dana untuk berinvestasi, dana tersebut akan meningkat nominalnya. Lalu, ketika nanti inflasi terjadi, dana yang kamu miliki pasti akan ikut meningkat jauh dari modal awal investasi. 

Investasi dengan skema equity crowdfunding bisa jadi salah satu opsi untuk diversifikasi portofolio kamu untuk menghadapi fluktuasi suku bunga. Equity crowdfunding merupakan investasi dengan skema urun data lewat patungan investor untuk mendanai berbagai bisnis potensial di seluruh Indonesia.

Lewat skema ini, Anda tidak perlu turun tangan langsung mencari ide bisnis, mengurus operasional, atau membangun dari nol strategi marketing. Investor dalam skema akan mendapatkan keuntungan berupa dividen sesuai dengan performa bisnis yang anda investasikan.

Investasi lewat skema ini bisa kamu lakukan lewat platform crowdfunding terpercaya yang telah berizin OJK agar kamu bisa berinvestasi dengan aman dan nyaman.

Yuk Mulai Kembangkan Investasimu Sekarang…..

Baca Juga