16 August 2022
|
6 Min Read
|
Dalam perencanaan manajemen keuangan memang hal penting dalam kehidupan, namun perlunya mengelola risiko financial perlu dimengerti sehingga dampak kerugian dapat dikendalikan.
Seberapa baik pun perencanaan yang Anda buat, ada kemungkinan hal tak terduga terjadi sehingga penting mengantisipasi kemungkinan risiko di masa depan. Apalagi dalam merencanakan keuangan, karena sebuah risiko tidak dapat kita hindari dan prediksi. Tentunya hal ini perlu diatasi dan dikendalikan untuk mengurangi kerugian. Perlunya meningkatkan literasi keuangan mengenai antisipasi dan kelola risiko finansial.
Risiko financial adalah risiko yang dampak kerugiannya dapat diukur dengan uang berdasarkan jangka waktu tertentu. Lantas bagaimana untuk melakukan manajemen risiko financial tersebut?
Simak bersama-sama dalam artikel ini yuk!
Apa yang dimaksud dengan risiko financial? Melansir dari lama Otoritas Jasa Keuangan, risiko keuangan sama dengan risiko financial adalah sebuah risiko yang berdampak pada kerugian seseorang dalam pengelolaan keuangan berdasarkan jangka waktu yang pendek atau jangka waktu panjang.
Secara umum, risiko financial adalah hal yang berkaitan dengan keuangan yang memiliki potensi hilangnya sebagian atau keseluruhan uang dan aset seseorang. Faktor yang memengaruhi risiko financial adalah bermacam-macam dikarenakan terdapat banyak situasi, kondisi, dan keadaan yang tidak terduga memengaruhi.
Maka dari itu, perlunya pemahaman literasi keuangan secara luas untuk mencegah dan dapat mengelola risiko tersebut atau bahkan menghindarinya.
Dalam melakukan perencanaan keuangan, secara tidak sadar, mungkin beberapa risiko sudah Anda hadapi, berikut merupakan jenis-jenis risiko keuangan beserta contoh risiko financial:
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tidak terlepas dari uang sehingga terjadi biaya pengeluaran. Dalam pemenuhan hal ini tidak dapat dihindari oleh siapapun dan setiap orang memiliki kebutuhan masing-masing. Dalam manajemen keuangan, untuk mencegah biaya pengeluaran yang berlebihan, maka perlunya kesadaran sendiri dengan mengatur keuangan secara baik.
Misalnya, Anda bisa membuat daftar kebutuhan prioritas sekunder dan primer dalam satu bulan. Jika tidak melakukan perencanaan kebutuhan apa yang dibutuhkan dalam satu bulan maka risiko dana dari pendapatan Anda akan habis dan berpotensi melakukan impulsive buying. Pastikan juga kalau pendapatan Anda cukup untuk memenuhi tersebut.
Contoh risiko finansial selanjutnya dapat berpengaruh dan dipengaruhi utang dan kredit. Utang dan kredit biasanya dapat menjadi salah satu alternatif ketika kondisi sedang sulit. Namun, kredit dan utang perlu dipertimbangkan kembali supaya tidak menjadi beban keuangan Anda sampai jangka panjang.
Untuk mengatur kredit dan utang dengan baik, perlunya menghindari utang dengan bunga yang tinggi karena berpengaruh pada denda yang dikenakan ketika terlambat bayar dan sebagainya.
Jika Anda adalah seorang tulang punggung dalam keluarga atau usaha Anda merupakan faktor keuangan utama dalam kehidupan Anda, maka perlunya memiliki asuransi jiwa sebagai pencegahan dari risiko kehilangan pendapatan.
Untuk meminimalisir risiko tersebut Anda bisa memilih produk proteksi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Aset dan investasi merupakan hal penting dalam perencanaan keuangan dan perlu diperhatikan dalam pengelolaanya. Pasalnya keduanya memiliki potensi dapat memberikan keuntungan berupa pendapatan tambahan bagi Anda.
Aset financial adalah aset yang setara dengan nilai uang tunai. Contoh risiko finansial yang dapat terjadi seperti depresiasi, penyusutan nilai aset, aset yang rusak atau dicuri merupakan risiko yang akan dihadapi sebagai pemilik aset.
Sedangkan dalam investasi financial yang mengandung risiko tersendiri, perlu dipahami dan diberikan perhatian khusus seperti memantau pergerakan nilai pasar saham, menentukan strategi ketika terjadinya inflasi, perubahan nilai mata uang, dan sebagainya. Sesuaikan juga dengan instrumen saham yang Anda pilih perlu perhitungan dan strategi yang matang serta hati-hati.
Risiko statis adalah risiko yang tidak dipengaruhi dengan keadaan ekonomi dan tidak dapat diprediksi kehadirannya. Misalnya, risiko kerugian akibat pencurian, bencana alam, atau bahkan kelalaian diri sendiri. Risiko kerugian dapat dihindari dengan memiliki jenis proteksi secara umum.
Sebagai contoh risiko financial, jika Anda tinggal di pemukiman rawan bencana alam, perlunya memiliki asuransi bencana alam sehingga kerugian yang Anda terima tidak terlalu membebankan Anda.
Risiko dinamis adalah risiko yang diakibatkan adanya perubahan dalam kegiatan ekonomi. Berubahnya keadaan ekonomi tentunya mempengaruhi perencanaan keuangan Anda. Misalnya, terjadinya fluktuasi pada nilai mata uang, pergerakan nilai saham, bahkan inflasi. Dalam hal ini, Anda perlu mengetahui keadaan ekonomi di dalam negeri maupun global.
Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat mengantisipasi risiko kerugian yang disebabkan perubahan keadaan ekonomi dengan diversifikasi aset dan instrumen investasi. Perlu diketahui pula, sebelum melakukan diversifikasi, sesuaikan dengan keadaan finansial Anda dan dipertimbangkan secara matang.
Manajemen risiko dalam kegiatan perencanaan keuangan perlu diterapkan oleh siapapun, baik itu individu, organisasi, bahkan pemerintahan sekaligus. Tanpa adanya manajemen risiko finansial yang baik, tentunya akan menimbulkan kerugian, apalagi untuk pelaku bisnis. Hal tersebut dapat menyebabkan bisnis tersebut bangkrut dan terlilit utang.
Selain itu berikut merupakan tips dalam pengelolaan risiko finansial yang dapat membantu Anda ketika menghadapi risiko keuangan diantaranya:
Pentingnya literasi keuangan sebagai pengetahuan untuk mengasah keterampilan seseorang dalam mengelola informasi dan keyakinan terkait lembaga jasa keuangan dan produk di dalamnya dalam parameter ukuran indeks.
Semakin tinggi pengetahuan seseorang mengenai literasi keuangan, maka semakin kompleks rencana keuangan yang akan diterapkan. Seseorang akan meningkatkan berbagai informasi seputar ekonomi, bisnis dan investasi agar perencanaan keuangan lebih teratur, sehingga dapat menerapkan strategi yang matang serta hati-hati.
Dengan memiliki pengetahuan mengenai literasi keuangan yang baik, banyak manfaat yang dapat dirasakan. Manfaat meningkatkan literasi keuangan yaitu lebih cermat mengelola dana, tahu cara memanfaatkan produk layanan lembaga keuangan, dan mampu untuk mengelola risiko yang akan dihadapi ketika melakukan perencanaan.
Cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi risiko dalam perencanaan keuangan adalah dengan mengalokasikan sebagian pendapatan untuk dana darurat. Anda dapat memulai dengan mengalokasikan pendapatan Anda sekitar 10%-20% setiap bulan dan Anda dapat memangkas pengeluaran yang tidak perlu juga.
Selain itu, Anda juga dapat memilih asuransi sebagai pelindung keuangan Anda, perlunya disesuaikan dengan kondisi Anda serta pendapatan Anda, perhatikan juga cara mengklaim, persyaratan lain-lain dan manfaat dari asuransi yang Anda pilih.
Seperti penjelasan sebelumnya mengenai manajemen risiko finansial beserta jenisnya dan contohnya. Selain itu, dalam perencanaan terdapat potensi risiko yang tidak dapat diprediksi serta akan berpengaruh pada keadaan finansial Anda. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi risiko finansial, seperti keadaan ekonomi, kondisi politik, kesehatan individu dan sebagiannya.
Perlunya melek literasi sebagai bekal diri untuk antisipasi munculnya risiko finansial. Sebagaimana, penjelasan diatas sebelumnya, risiko financial adalah segala bentuk risiko yang muncul dan berpotensi yang akan membuat Anda rugi.
Untuk Anda yang ingin mencegah kerugian akibat risiko finansial maka perlu menerapkan tips manajemen risiko finansial pada topik sebelumnya. Anda juga dapat menambah keuntungan melalui investasi yang minim risiko melalui skema equity crowdfunding cocok untuk Anda mulai dengan modal kecil.
Melalui skema equity crowdfunding, Anda bersama masyarakat luas melakukan urun dana pada bisnis yang Anda danai. Nantinya bisnis yang Anda danai akan berkembang dan melakukan ekspansi bisnis. Anda pun akan mendapat keuntungan secara dividen sesuai performa bisnis yang Anda danai.
Perlunya aplikasi equity crowdfunding yang berpengalaman seperti LandX yang sudah mendanai bisnis-bisnis terbaik dari berbagai bidang industri seperti FnB, kebugaran, laundry dan properti, selain itu sudah mengantongi izin dari OJK sehingga kegiatan investasi Anda pun akan aman.
Tunggu apalagi?
Yuk, Miliki Bisnis Terbaik lewat LandX dan Dapatkan Keuntungannya Sekarang Juga!