25 July 2022
|
9 Min Read
|
Untuk memenuhi tujuan hidup, kita perlu memahami apa itu financial planning dan cara membuat perencanaan keuangan yang akan membantu kita di masa depan nanti. Yuk simak artikel ini kalau kamu mau menjadi financial planner.
Perencanaan keuangan atau biasa dikenal dengan financial planning adalah suatu perencanaan dalam mengelola pendapatan seseorang untuk kebutuhan di masa yang akan datang.
Konsep financial plan ini akan membantu kita membedakan kebutuhan primer, sekunder, tersier, dan mana yang hanya sekadar keinginan kita. Dengan mengetahui hal-hal tersebut, maka kita akan mudah membangun skala prioritas keuangan dan mencapai tujuan yang diharapkan.
Untuk lebih jelas yuk kita simak penjelasan mengenai apa itu financial planning dan cara membuat financial planning.
Financial planning adalah proses untuk mengelola keuangan baik seseorang atau perusahaan berdasarkan tujuan finansialnya. Dalam penerapannya, apa itu financial planning biasanya tujuan perencanaan keuangan ini ditargetkan untuk kebutuhan jangka panjang.
Secara sederhana, apa itu financial planning merujuk pada proses penyederhanaan pendapatan, pengeluaran, aset dan berbagai kebutuhan kewajiban rumah tangga untuk mengatur perencanaan atau menyiapkan dana darurat di masa sekarang dan masa mendatang.
Dilansir dari Investopedia, financial planner adalah seseorang atau lembaga profesional yang memenuhi syarat untuk membantu individu dan perusahaan untuk memenuhi tujuan keuangan jangka panjang mereka.
Kegiatan ini bukan hanya perencanaan saja, tetapi arti dari apa itu financial planning merupakan proses penyederhanaan yang terus berlanjut dan dilakukan secara berkala. Selama kita masih hidup, maka kita harus membuat strategi setelah membuat perencanaan untuk memastikan kondisi finansial kita stabil dan tentunya bisa mencapai tujuan yang kita inginkan.
Selain dalam kehidupan pribadi, perencanaan keuangan juga berlaku pada perusahaan yang akan dibahas secara sekilas dalam artikel ini.
Konsep ini tidak berbeda dari konsep yang diterapkan individu juga. Financial management adalah semua aktivitas atau kegiatan perusahaan yang berkaitan dengan cara mendapatkan, menggunakan, dan mengelola keuangan.
Secara sederhana, financial management adalah kegiatan manajemen yang bertujuan untuk mengelola dana maupun aset-aset yang dimiliki perusahaan untuk dimanfaatkan pada hal-hal aktivitas atau kegiatan yang mencapai tujuan utama perusahaan, yaitu profit.
Dalam perusahaan atau menjalankan bisnis, manajemen keuangan memiliki tiga aktivitas keuangan yang dilakukan manajer keuangan atau financial planner, yaitu:
Ketiga hal tersebut berkaitan dengan sumber dana internal maupun eksternal perusahaan. Modal kerja dan kepemilikan saham juga termasuk tugas seorang financial planner dalam perusahaan.
Setelah mengetahui dan mempelajari apa itu financial planning, sekarang kita membahas manfaat untuk mendorong kalian merencanakan keuangan dengan bijak.
Anggaran atau budgeting dalam financial planning adalah kegiatan krusial karena pelaksanaan dan pengawasan keuangan dilakukan dengan berpijak pada hasil anggaran tersebut. Kita bisa menyisihkan anggaran tadi dengan menyesuaikan kebutuhan primer dan sekunder, sehingga kita tidak perlu menggunakan dana secara berlebihan.
Dengan membuat perencanaan keuangan, kita bisa melihat kemana pengeluaran kita secara akurat dan membuat langkah serta keputusan lebih bijak dan terorganisir.
Dana investasi dalam financial planning adalah uang dingin yang berguna karena uang tersebut tidak masuk dalam anggaran manapun. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengidentifikasi uang dingin sangat penting jika kalian ingin mendapatkan imbal hasil di kemudian hari.
Menerapkan financial planning adalah upaya yang dapat membantu memfilter investasi apa yang cocok bagi profil calon investor.
Seseorang yang memiliki tanggungan keluarga dan tidak ingin mendapatkan risiko dari investasi, perlu memperhatikan instrumen investasi dengan seseorang yang berorientasi high risk high return.
Dengan keputusan finansial lebih terarah dapat menekan kita untuk mengeluarkan uang untuk keperluan tidak perlu atau di luar kemampuan keuangan. Dengan menerapkan berapa uang dan berapa banyak barang yang bisa dibeli menggunakan pendapatan kita, kita bisa terhindar dari impulsive buying dan pembelian yang berada di luar rencana anggaran.
Beberapa dari kita tentu memiliki prioritas keuangan yang berbeda-beda, sebagai contoh salah satu dari kamu ingin memiliki aset penting sebagai tujuan finansial kamu. Jika kamu merencanakan keuangan dengan benar untuk memiliki sebuah aset, maka tujuan untuk membeli aset sebagai keinginan jangka panjang kamu bisa tercapai.
Namun, jangan lupa juga untuk mempertimbangkan kapasitas keuangan jangka panjang dan melakukan perhitungan secara presisi agar tujuan tersebut bisa diraih dalam waktu jangka yang ditentukan.
Selain investasi, ada pula asuransi sebagai instrumen penting dalam perencanaan keuangan. Fungsi asuransi dalam financial planning bisa digunakan untuk menyisihkan sedikit uang per bulannya sebagai dana perlindungan diri.
Jika merasa keberatan dengan menyisihkan dana asuransi, maka kamu bisa memproyeksikan seberapa besar biaya kesehatan atau biaya lain yang perlu dikeluarkan karena tidak memiliki asuransi.
Kita perlu memiliki pengukuran untuk mencapai tujuan finansial masing-masing sehingga perencanaan keuangan lebih terorganisir. Ada pula strategi khusus sesuai dengan perencanaan keuangan yang dijelaskan sebagai berikut:
Dengan adanya cash flow management, perencanaan keuangan dibangun atas asumsi bahwa seseorang telah memahami dengan benar berapa pengeluaran dan pemasukannya. Sehingga dapat mengorganisir hal-hal yang berada dalam jangkauan finansialnya.
Area ini merupakan hal paling dasar atau fundamental yaitu pembukuan pemasukan dan pengeluaran seseorang atau perusahaan. Hal ini bisa dijadikan indikator untuk evaluasi seseorang dalam pengeluaran keuangannya. Pada perusahaan, ini bisa menjadi penilaian kinerja serta pencatatan pertumbuhan perusahaan dari tahun ke tahun.
Area kedua adalah risk management yang meliputi proses identifikasi risiko yang berpotensi menyebabkan kita kehilangan sumber pemasukan. Kita perlu membayangkan risiko untuk keluar biaya apabila terjadi kecelakaan, kendaraan yang perlu di-service, atau melunasi biaya kesehatan keluarga.
Investment planning adalah proses identifikasi tujuan perencanaan keuangan dengan mengubahnya melalui pembuatan rencana.
Kita perlu mencocokkan tujuan finansial kita dengan pendapatan keuangan yang tersedia. Dengan banyaknya sarana investasi yang dapat kita pilih, kita bisa menyesuaikan dana kita untuk berinvestasi yang cocok dengan kita.
Dengan adanya tax planning, kita akan terbantu memahami bagaimana peraturan pajak terbaru memengaruhi porsi pajak dari pendapatan kita. Dengan ini, kita bisa belajar mengelola pengeluaran kita yang lain atau harus memotong anggaran lain.
Dengan menerapkan perencanaan keuangan, kita dapat memprediksi perhitungan dana pensiun pada usia berapapun. Selain itu, financial planning juga meliputi pemilihan dana pensiun bagi pekerja.
Estate planning merupakan perencanaan keuangan terkait pengelolaan aset saat pemilik sudah meninggal. Perencanaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa harta yang dimiliki akan dikelola dengan baik dan sesuai keinginan pemiliknya. Dalam prosesnya, pemilik akan menentukan siapa penerima dana dan bagaimana suatu dana akan dikelola. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan dana yang ditinggalkan bisa digunakan dengan baik seperti menjamin kehidupan keluarga yang ditinggalkan.
Proses ini sangat penting dilakukan terutama untuk pihak yang memiliki aset dengan skala besar dan memiliki banyak pihak yang bergantung seperti kepala keluarga atau pemilik perusahaan.
Setelah menyimak penjelasan tadi hingga area-area mengenai financial planning. Dengan menerapkan financial planning, kita bisa menghindari kekhawatiran, melindungi aset serta meraih tujuan jangka panjang.
Kita bisa melakukan financial plaanning untuk jangka pendek dulu sebagai pelatihan dan mengenal dasar kondisi keuangan kita. Lantas, bagaimana cara membuat financial planning jangka panjang?
Kita perlu menyusun tujuan kita berdasarkan kurun waktu, seperti contoh sebelumnya adalah tujuan jangka panjang jika kita memiliki tujuan untuk beberapa tahun ke depan. Dengan menerapkan tujuan berdasarkan waktu, kita bisa memproyeksikan keinginan yang ingin kita raih secara tersusun dan rinci untuk langkah-langkah berdasarkan kurun waktu.
Rasanya mustahil dalam waktu bersamaan kita dapat meraih semua tujuan finansial kita. Maka dari itu, kita perlu mengatur keuangan kita dengan baik berdasarkan waktu.
Kita juga perlu mengidentifikasi keuangan kita dengan memperhatikan pemasukan dan pengeluaran secara rutin agar dapat membuat perencanaan tepat setelahnya. Karena untuk mencapai tujuan keuangan kita, hal ini tergantung dengan kondisi finansial kita sendiri. Karena itu kita harus mengenalnya terlebih dahulu.
Lakukan pemetaan keuangan kita sedetail mungkin termasuk pengeluaran dengan jumlah nominal yang dikeluarkan. Berusahalah mencatat dengan transparan sehingga kita bisa membuat strategi baru nantinya.
Utang bisa membuat kita sulit di kemudian hari. Sedikit apapun hutang yang dimiliki, harus dibayar segera mungkin, apalagi kalau kita berhutang untuk memenuhi gaya hidup. Lebih baik dihindari dengan hal yang mudah dilakukan yaitu menahan diri.
Tidak ada salahnya untuk menyisihkan pendapatan kita untuk dana darurat. Dana darurat bisa disisihkan sebagai perlindungan diri atau pengeluaran tidak terduga. Hal ini bisa kita lakukan dengan berinvestasi dan menyisihkan uang untuk asuransi.
Setelah membuat perencanaan dan melaksanakannya, kita perlu mengevaluasi anggaran kita per bulannya. Dengan itu kita bisa memperbaiki atau memaksimalkan kebutuhan kita untuk sehari-sehari dan tujuan finansial.
Setiap orang memiliki rencana keuangan pribadi karena tujuan orang-orang akan berbeda dengan tujuan kita. Hal ini juga dipengaruhi dari jumlah pemasukan dan pengeluaran, kebutuhan dan gaya hidup, tujuan dan keinginan masing-masing, dan cara yang digunakan untuk meraih tujuan tersebut.
Salah satu contoh financial planning pribadi adalah sebagai berikut:
Tika adalah fresh graduate entry level dengan gaji Rp7.000.000 dalam waktu 6 tahun, Tika ingin membeli rumah. Untuk mempermudah, misalkan, rumah yang diincar Tika 6 tahun lagi setelah dihitung dengan memperhitungkan tingkat inflasi rata-rata, harganya menjadi Rp150.000.000.
Selain rumah, Tika memiliki tujuan lain, yaitu menikah. Maka dari itu, Tika perlu mempersiapkan biaya pernikahan. Disamping itu pula, Tika ingin memiliki kendaraan pribadi berupa mobil. Sebagai perumpamaan, target keinginan Tika harus dicapai dalam waktu 6 tahun.
Berikut perencanaan keuangan pribadi Tika:

Berikut adalah tabel pemasukan Tika:

Menghitung dan membuat perencanaan Dari tujuan yang sudah ditetapkan dan melihat sumber pemasukan, Tika memutuskan untuk menggunakan gaji utama sebagai sumber dana tujuan jangka panjang 6 tahunnya.
Artinya, dari gaji yang berjumlah Rp7.000.000, maka Tika akan menggunakan dana sebesar Rp5.800.000 untuk disisihkan.
Dengan demikian, sisa uang Tika untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari: Sisa gaji utama + gaji freelance Rp1.200.000 + Rp900.000 = Rp2.100.000
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari, Tika bisa membuat anggaran rutin per bulan seperti ini:

Financial planning adalah konsep yang berguna untuk kita merealisasikan tujuan keinginan kita dan menghadapi kebutuhan yang mungkin diperlukan pada masa depan nanti. Investasi bisa menjadi opsi sebagai financial planning karena selain mendapatkan pemasukan dari keuntungan investasi, keuntungan tersebut juga bisa membantu kita untuk merealisasikan keinginan kita.
Namun, perlu diingatkan lagi, kita perlu memilih instrumen investasi yang menawarkan keamanan dan risiko sesuai dengan keuangan kamu. Jika kamu memilih investasi minim risiko, kamu bisa berinvestasi melalui skema equity crowdfunding.
Dalam skema equity crowdfunding, kamu bersama masyarakat luas berpatungan membiayai bisnis potensial yang berpotensi bertahan dalam waktu jangka panjang. Kamu juga bisa memulai investasi dengan modal kecil, dan selain itu kamu perlu juga menyesuaikan profil risiko bisnis. Nantinya mendapatkan keuntungan secara rutin berupa dividen dari bisnis yang kamu danai.
Kamu perlu memilih platform terpercaya yang sudah berizin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga investasi kamu menjadi lebih aman. Dengan memilih platform yang sudah berpengalaman, bisnis yang kamu danai sudah melalui proses verifikasi ketat sehingga investasi yang kamu lakukan semakin minim risiko.
LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding yang sedang bertansisi ke securities crowdfunding. LandX juga berpengalaman dalam mengembangkan bisnis potensial dari berbagai industri F&B, seperti Cloud Kitchen, Resto Sushi, dan Gelato Hits, bisnis pusat kebugaran mega gym, hingga bisnis di industri properti seperti kos-kosan.
Yuk Wujudkan Target Financial Planning dengan Investasi di Bisnis Potensial Lewat LandX Sekarang!