5 August 2022
|
7 Min Read
|
Apa itu income statement? Income Statement artinya laporan laba rugi. Income Statement adalah laporan keuangan untuk mengetahui laba rugi yang diperoleh perusahaan pada periode waktu tertentu.
Apa itu income statement? Income statement adalah laporan laba rugi. Income statement adalah laporan keuangan bagi suatu perusahaan yang disusun secara sistematis untuk mengetahui beban dan pendapatan perusahaan pada periode waktu tertentu.
Income statement memiliki peranan penting bagi tiap perusahaan. Karena dari income statement perusahaan dapat menilai kinerjanya dalam periode tertentu dan bisa menjadi bahan evaluasi untuk segala keputusan yang akan dikeluarkan di masa yang akan datang.
Kali ini kita akan membahas seputar income statement, mulai dari apa itu income statement, komponen income statement, hingga cara menyusun income statement bagi perusahaan.
Jadi simak terus artikel ini, ya!
Dalam menjalankan suatu usaha atau bisnis, pasti kita ingin mengetahui seberapa besar laba atau keuntungan yang berhasil diperoleh. Biasanya perusahaan dapat mengetahui laba rugi yang mereka hasilkan melalui income statement.
Apa itu income statement? Income statement artinya laporan laba rugi. Income statement adalah laporan keuangan bagi perusahaan yang disusun secara sistematis untuk mengetahui beban dan pendapatan perusahaan pada periode waktu tertentu. Biasanya laporan ini disusun per periode akuntansi, seperti per 4 bulan atau per semester.
Laporan laba rugi ini juga bisa disebut dengan berbagai istilah, salah satunya adalah financial statement. Apa itu financial statement? Financial statement adalah laporan keuangan yang disusun untuk mengetahui kondisi keuangan suatu bisnis di periode waktu tertentu.
Melalui income statement Anda dapat mengetahui kinerja perusahaan pada periode waktu tertentu dan juga income statement bisa menjadi bahan evaluasi untuk kebijakan yang akan diambil kedepannya.
Laporan income statement berisi semua pendapatan dan pengeluaran perusahaan yang terjadi di periode tertentu hingga menghasilkan besaran laba rugi yang bersih.
Oiya, dalam income statement terdapat salah satu unsur penting bernama capital statement. Capital statement adalah laporan perubahan modal dalam waktu periode tertentu. Nanti laporan perubahan modal ini akan masuk dalam income statement.
Pada umumnya income statement itu bersifat tertutup. Akses untuk mengetahui hasil income statement hanya dimiliki oleh pemilik perusahaan atau pihak yang berwenang. Namun pada perusahaan publik yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), income statement bersifat terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja.
Jika Anda tertarik untuk mengetahui besaran income statement perusahaan publik, Anda bisa melihatnya melalui situs resmi IDX.
Apa yang harus dilaporkan dalam income statement? Sekarang kita akan membahas komponen income statement yang harus dilaporkan didalamnya.
Berikut ini beberapa komponen income statement perusahaan, yaitu:
Pendapatan dalam komponen income statement adalah total pemasukan yang dihasilkan dari kegiatan operasional perusahaan. Pendapatan disini belum dikurangi dengan apapun, sehingga masih bersifat pendapatan kotor.
HPP pada income statement adalah biaya yang berkaitan langsung dengan aktivitas produksi barang di suatu perusahaan. Biasanya biaya yang berkaitan dengan HPP adalah biaya bahan baku dan biaya produksi lainnya.
HPP haruslah berbanding lurus dengan jumlah produk yang dihasilkan. Jadi semakin besar HPP yang keluarkan, maka semakin banyak pula produksi yang dihasilkan.
Laba kotor didapatkan dari total pendapatan dikurangi dengan Harga Pokok Produksi (HPP). Laba ini bukan laba akhir dari perusahaan, karena masih terkandung biaya-biaya lainnya.
Biaya operasional dalam komponen income statement berbeda dengan HPP yang telah dijelaskan sebelumnya. Mengapa berbeda? Karena biaya operasional disini mencangkup biaya pemasaran dan penjualan, biaya administrasi dan lainnya.
Biaya pemasaran dan penjualan yang masuk ke dalam biaya operasional adalah biaya iklan, promosi, hingga biaya distribusi ke konsumen dan tidak berfokus pada biaya untuk produksi. Karena hal tersebut akan masuk ke HPP.
Beban umum dan administrasi dalam income statement adalah biaya yang berkaitan dengan kegiatan administrasi, seperti gaji karyawan, asuransi, dan lainnya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
Sebenarnya komponen income statement satu ini tidak semua perusahaan memilikinya. Jadi tidak apa-apa bila dalam income statement tidak tertera komponen yang satu ini. Contoh dari biaya dan pendapatan lain-lain terdapat pada penjualan aset atau biaya penyewaan aset.
Laba operasional adalah laba kotor dikurangi dengan biaya operasional dan biaya lain-lain. Dari hasil laba operasional Anda dapat melihat efisiensi suatu perusahaan yang sedang berjalan.
Finance and income cost dalam komponen income statement adalah pendapatan dan biaya yang berkaitan langsung dengan aktivitas keuangan, misalnya seperti pendapatan bunga deposito di bank, dan biaya bunga kredit di bank.
Laba sebelum pajak adalah laba operasional dikurangi dengan biaya atau pendapatan keuangan.
Laba bersih dapat diperoleh dari laba sebelum pajak yang telah dikurangi dengan nilai pajak. Tarif pajak disini dihitung menggunakan persentase pajak efektif, lalu dikalikan dengan nilai laba sebelum pajak ini.
Dari sini perusahaan dapat mengetahui apakah mereka mendapatkan laba atau malah mendapatkan rugi.
Income statement diketahui memiliki dua format yang berbeda dalam laporannya. Berikut ini dua jenis income statement, yaitu:
Income statement single step adalah format yang paling simple. Format satu ini cocok bagi perusahaan yang datanya tidak begitu banyak. Karena dalam format ini laporan income statement berisi penghasilan dan pengeluaran saja.
Format laporan jenis ini cocok digunakan untuk UMKM atau usaha kecil. Karena penyusunan laporan ini tidak memakan waktu lama dan isinya tidak begitu lengkap.
Laporan format jenis ini merupakan laporan income statement yang paling standar dan dapat digunakan oleh perusahaan kecil hingga perusahaan besar.
Isi laporan income statement multiple step biasanya berjalan dari kegiatan operasional dan non operasional. Oleh karena itu isi income statement multiple step lebih lengkap dibanding incomes statement single step.
Sebelumnya kita telah membahas pengertian income statement hingga jenis income statement. Sekarang kita akan membahas manfaat dari income statement bagi perusahaan.
Berikut ini beberapa manfaat income statement, yaitu:
Seperti yang sudah dijelaskan di awal sebelumnya, perusahaan dapat mengetahui besaran laba rugi melalui income statement. Karena semua aspek pendapatan dan pengeluaran perusahaan tercatat dalam income statement.
Setelah mengetahui perusahaan memperoleh laba atau rugi, perusahaan juga dapat menjadikan income statement sebagai bahan pertimbangan untuk keputusan yang akan diambil kedepannya.
Selain mengetahui besaran laba rugi yang diperoleh suatu perusahaan, manfaat selanjutnya dari income statement adalah untuk mengevaluasi kinerja perusahaan. Karena dari hasil income statement perusahaan dapat mengetahui apakah strategi perusahaan telah dijalankan dengan baik atau belum. Ini semua bisa menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya.
Nah, dari hasil laporan income statement berisi laba rugi perusahaan di periode waktu tertentu. Perusahaan dapat mengetahui bagaimana perkembangan perusahaannya di periode tersebut. Apakah perusahaan terus mengalami penurunan atau perkembangan.
Jika mengalami penurunan, maka perusahaan akan mencari jalan keluar agar perusahaan tidak terus menurun. Namun jika perusahaan berkembang, maka perusahaan akan terus mempertahankan bahkan meningkatkan perusahaan agar progresnya terus naik ke arah yang positif.
Terakhir kita akan membahas cara menyusun income statement. Untuk mengetahui besaran laba atau rugi yang didapatkan perusahaan, Anda dapat menyusun income statement dengan cara yang sederhana. Cara menyusun income statement adalah:
Pendapatan Bersih = Pendapatan - Beban
Untuk mengetahui pendapatan dan beban secara rinci Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.
Dari cara ini Anda dapat mengetahui apakah perusahaan memperoleh laba atau mengalami rugi.
Kita telah membahas seputar income statement. Bagaimana, kamu sudah mengerti seputar income statement? Dari income statement yang dapat kita garis bawahi adalah bahwa laporan laba rugi ini memiliki peranan penting bagi perusahaan.
Hasil dari income statement akan mempengaruhi seluruh aspek dalam perusahaan, baik dalam kinerja, kondisi keuangan, hingga kebijakan pada perusahaan. Semua dapat dibenahi dari adanya hasil income statement ini.
Nah, dari penjelasan income statement barusan Anda bisa nih memanfaatkannya untuk menambahkan income Anda. Bagaimana caranya? Anda akan melakukan pendanaan terhadap bisnis-bisnis yang tersedia di LandX. Nantinya Anda bisa mengecek terlebih dahulu income statement dari bisnis-bisnis yang ada di LandX. Jika cocok, Anda bisa deh danai bisnis tersebut.
Selanjutnya Anda berkesempatan mendapatkan dividen dari bisnis yang telah Anda danai sebelumnya. Bersama LandX Anda bisa membeli saham bisnis dengan modal kecil mulai dari Rp1 juta saja lho!
LandX adalah platform equity crowdfunding terpercaya dan telah memiliki cap market terbesar se Indonesia. Untuk izin? LandX juga telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Yuk Temukan Bisnis Menjanjikan dengan Keuntungan Terbaik di LandX