Investor Penerbit
menu-mobile

Suku Bunga Adalah: Memahami Tingkat Suku Bunga dan Jenisnya

15 June 2022

|

5 Min Read

|

Author: Della Octavilia
Memehami tingkat suku bunga dan pengaruhnya terhadap investasi

Jika kamu seorang nasabah dari sebuah bank, apa kamu tahu istilah dari suku bunga? Suku bunga adalah balas jasa yang diberikan oleh bank kepada nasabah yang membeli dan menjual produknya.

Kamu pernah menyimpan uangmu di bank? Pasti kamu tidak asing kan dengan istilah suku bunga bank?

Suku bunga bank sendiri merupakan istilah yang dipakai dalam dunia perbankan. Mungkin, kamu sebagai nasabah bank tau istilah ini, tetapi kamu masih belum mengenal seputar suku bunga bank. Padahal, sebagai nasabah bank kita perlu tahu lho mengenai suku bunga bank.

Di artikel ini kita akan membahas seputar Suku bunga, fungsi dan jenis-jenisnya, hingga pengaruh dari suku bunga terhadap investasi.

Jadi, yuk simak penjelasannya disini!

Apa Itu Suku Bunga?

Merujuk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), suku bunga adalah balas jasa yang diberikan bank kepada nasabah yang membeli atau menjual produknya. Suku bunga dapat diartikan juga sebagai harga yang harus dibayarkan oleh pihak bank pada nasabah (yang memiliki simpanan) dan harga yang harus dibayar oleh nasabah pada bank (jika terdapat nasabah yang memperoleh fasilitas pinjaman dari bank).

Sedangkan menurut Investopedia, suku bunga adalah jumlah yang dibebankan pihak peminjam kepada pihak yang meminjam, dan persentasenya berdasarkan besarnya jumlah yang dipinjamkan.

Jadi, suku bunga itu baik biaya untuk meminjam uang atau imbalan dari menyimpan uang. Suku bunga sendiri dinyatakan dalam bentuk persentase.

Berikutnya, kita akan membahas seputar jenis-jenis suku bunga.

Jenis-Jenis Suku Bunga 

Bagi kamu yang memiliki rencana untuk melakukan pinjaman di bank, sebaiknya kamu memahami terlebih dahulu jenis-jenis suku bunga. Agar nantinya kamu paham besaran suku bunga yang akan dibebankan pihak bank pada kamu, dan kamu tidak kaget setiap melakukan pembayaran. 

  • Suku Bunga Tetap (Fixed Rate)

Sesuai dengan namanya fixed atau tetap, suku bunga tetap memiliki sifat tetap dan tidak berubah sampai jangka waktu yang telah ditentukan atau sampai pada tanggal jatuh tempo (jangka waktu kredit).

Contoh dari suku bunga tetap dapat ditemukan pada bunga KPR Rumah Murah atau Rumah Bersubsidi. Selain itu, suku bunga tetap juga kerap digunakan pada kredit kendaraan bermotor.

  • Suku Bunga Mengambang (Floating Interest Rate)

Berbeda dengan suku bunga tetap yang tidak berubah, suku bunga mengambang memiliki sifat yang selalu berubah mengikuti suku bunga di pasaran. Jadi, suku bunga akan naik, bila dilihat dari suku bunga di pasar yang  mengalami kenaikan, begitu pula sebaliknya.

Contoh dari suku bunga mengambang dapat dilihat dari suku bunga KPR untuk periode tertentu. Misalnya, di dua tahun pertama bunga KPR memberlakukan suku bunga tetap, tetapi pada periode selanjutnya menerapkan suku bunga mengambang.

  • Suku Bunga Flat (Flat Interest Rate)

Pada suku bunga flat, perhitungannya berdasarkan jumlah pokok pinjaman di awal untuk setiap periode cicilan. Suku bunga flat biasanya digunakan untuk kredit jangka pendek, untuk barang–barang konsumsi seperti peralatan rumah tangga, handphone, motor atau Kredit Tanpa Agunan (KTA). 

Untuk dapat melihat besaran suku bunga flat, dapat mengikuti rumus berikut ini

Bunga per bulan= (P x  i x  t) : Jb

P = Pokok pinjaman awal
i =  Suku bunga pertahun
t = Jumlah tahun jangka waktu kredit
Jb = Jumlah bulan dalam jangka waktu kredit

  • Suku Bunga Efektif (Effective Interest Rate)

Suku bunga efektif merupakan suku bunga yang perhitungannya berdasarkan sisa jumlah pokok pinjaman setiap bulan seiring dengan menyusutnya utang yang telah dibayar.

Jadi, semakin sedikit jumlah pokok pinjaman, semakin sedikit pula suku bunga yang mesti dibayarkan.

Suku bunga efektif dinilai lebih adil dibanding suku bunga flat. Hal ini karena suku bunga flat mengacu pada jumlah awal pokok pinjaman saja dan tidak mengalami pengurangan.

Rumus untuk menghitung suku bunga efektif, yakni:

Bunga = SP x i x (30/360)

SP = Saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya
i = Suku bunga per tahun 
30 = Jumlah hari dalam 1 bulan
360 = Jumlah hari dalam 1 tahun

  • Suku Bunga Anuitas (Annuity Interest Rate)

Dalam suku bunga anuitas, porsi bunga di masa awal pembayaran sangat besar sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil. Namun, saat masuk akhir masa kredit keadaan akan berbalik. Porsi angsuran pokok akan semakin besar, sedangkan porsi bunga menjadi lebih kecil.

Sistem bunga anuitas biasanya ditemukan pada pinjaman jangka panjang, seperti KPR atau kredit investasi.

Setelah kita mengetahui jenis suku bunga bank, selanjutnya kita akan membahas fungsi dari suku bunga bank.

Fungsi dari Suku Bunga

Ternyata suku bunga memiliki fungsi yang penting bagi aktivitas perekonomian Indonesia.

Fungsi dari suku bunga diantaranya, yaitu:

  • Besar kecilnya suku bunga dapat mempengaruhi masuknya investasi yang berguna pada pertumbuhan perekonomian Indonesia
  • Suku bunga dapat digunakan sebagai alat kontrol suatu negara atas dana langsung atau investasi di bidang ekonomi
  • Suku bunga membuat keseimbangan jumlah uang beredar dengan permintaan uang dari suatu negara
  • Suku bunga menjadi alat penting dari kebijakan pemerintah melalui pengaruhnya terhadap jumlah tabungan dan investasi
  • Suku bunga juga menjadi alat penting pemerintah untuk meningkatkan produksi dan mengontrol tingkat inflasi

Pengaruh Suku Bunga terhadap Investasi

Ternyata, besar kecilnya suku bunga dapat mempengaruhi aktivitas seseorang maupun perusahaan.

Suku bunga dapat mempengaruhi keputusan seseorang dalam berbelanja, membeli rumah, berinvestasi, hingga menambah rekening tabungan seseorang. Besar kecilnya suku bunga juga dapat mempengaruhi sebuah perusahaan, apakah perusahaan akan melakukan investasi, memperluas kapasitas pabrik, atau menunda nya.

Besar kecilnya suku bunga menjadi sebuah penentu para investor untuk menanamkan dananya di suatu perusahaan. Jika suku bunga rendah, para investor akan tertarik dalam melakukan sebuah investasi. Semakin rendah suku bunga, maka akan semakin banyak investor yang akan menanamkan dananya di suatu perusahaan, dan semakin banyak usaha yang dapat dilakukan.

Hal ini juga berlaku untuk perorangan. Ketika suku bunga tinggi, seseorang akan lebih suka menyimpan uangnya di bank dengan harapan agar mendapat keuntungan besar. Sedangkan jika suku bunga rendah akan menyebabkan seseorang menarik uangnya di bank untuk mendapatkan alternatif investasi yang lebih baik.

Bila suku bunga tinggi dan kamu memutuskan untuk mencari alternatif lain untuk kamu berinvestasi dengan modal kecil dan keuntungan yang signifikan. LandX merupakan tempat yang tepat.

LandX merupakan platform equity crowdfunding memberikan kamu kesempatan untuk melakukan investasi modal kecil dengan patungan ke berbagai bisnis yang menguntungan. Kamu bisa melihat berbagai bisnis yang memiliki prospek bagus di LandX, dan tentukan pilihanmu!

Jadi, Tunggu Apalagi? Investasikan Tabunganm Mu Sekarang Juga di LandX!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga