Investor Penerbit
menu-mobile

Memahami Apa Itu Proteksi Keuangan dan Perbedaannya dengan Asuransi

10 August 2022

|

6 Min Read

|

Author: Rafa Syawalia R
Apa Itu Proteksi Keuangan dan Perbedaannya dengan Asuransi

Sebagai financial planner perlu juga untuk memproteksi keuangan sendiri. Yuk, cari tahu jenis dan cara proteksi keuangan untuk lindungi masa depan kamu.

Dalam perencanaan terkadang kita tidak pernah mengetahui mengenai adanya kemungkinan buruk terjadi, meskipun perencanaan tersebut sudah diputuskan dengan baik. Begitu pula dalam merencanakan keuangan.

Aktivitas menabung, investasi dan asuransi ternyata tidak cukup sebagai pelindung finansial. Seseorang perlu memiliki pengetahuan mengenai pengelolaan risiko dalam kehidupan sebagai bentuk proteksi.

Proteksi adalah upaya seseorang dalam mengelola keuangan untuk menghadapi risiko yang tidak tahu kapan akan terjadi. Proteksi keuangan berbeda dengan menabung dan asuransi, meskipun termasuk dalam perencanaan keuangan.

Seperti pandemi Covid-19 yang menyadarkan masyarakat mengenai pencegahan risiko finansial. Untuk mengelola risiko tersebut seseorang perlu melakukan proteksi finansial. Penerapan proteksi pada manajemen keuangan juga bisa menjadi perlindungan di masa depan jikalau terjadi kondisi yang tidak terduga, seperti krisis ekonomi.

Maka dari itu, yuk simak bersama-sama mengenai apa itu proteksi keuangan dan perbedaan proteksi dan asuransi dalam artikel ini.

Apa Itu Proteksi?

Proteksi adalah perlindungan, tetapi dalam hal keuangan proteksi adalah tindakan seseorang untuk memperhatikan kondisi keuangannya. Proteksi dalam keuangan adalah strategi seseorang untuk mengelola risiko yang tidak terduga. Proteksi tidak melihat dari umur, profesi, status dan sebagainya.

Meskipun upaya proteksi keuangan bisa dilakukan sendiri, perlunya jasa perlindungan kepada perusahaan asuransi ataupun tenaga profesional bisa menjadi opsi untuk melindungi keuangan lebih baik.

Perbedaan Proteksi Keuangan dengan Asuransi

Perkembangan zaman saat ini tentunya memengaruhi literasi keuangan saat ini. Seperti kita ketahui, dalam merencanakan keuangan biasanya beberapa orang hanya mengetahui sebatas antara menabung, berinvestasi dan memiliki asuransi.

Dalam asuransi, proteksi adalah sebuah jaminan saat memiliki sebuah produk asuransi. Namun apakah dengan memiliki asuransi akan terlindungi sepenuhnya? Perlunya mengetahui macam-macam proteksi dalam asuransi yang relevan dengan permasalahan kehidupan seseorang.

Seperti kita ketahui, asuransi kesehatan dan asuransi jiwa merupakan hal yang penting dalam kehidupan siapapun untuk menyediakan dana yang terduga dari sakit atau kematian. Sebagai perumpamaan, ada karyawan yang bekerja pada perusahaan B yang memberikan fasilitas perlindungan berupa asuransi kesehatan dari perusahaan tersebut.

Karyawan tersebut sebelumnya sudah menyadari kalau mendapatkan risiko penyakit diabetes akibat faktor turunannya, sehingga membeli asuransi swasta sebagai proteksi penyakit diabetesnya yang nanti akan mempengaruhi kinerjanya dan, berisiko akan dikeluarkan oleh perusahaan.

Jika karyawan tersebut hanya mengandalkan asuransi dari perusahaannya, maka kerugian besar lainnya seperti dikeluarkan dari perusahaan, lalu tidak memiliki penghasilan selain dana kompensasi dari perusahaan, dan pengobatan yang dijamin oleh perusahaan pun putus karena karyawan tersebut tidak lagi bekerja pada perusahaan yang memberikan asuransi kesehatan.

Dengan kata lain, proteksi keuangan merupakan ilmu dalam perencanaan keuangan yang perlu disesuaikan dengan masalah-masalah setiap individu. Tabungan asuransi adalah produk proteksi yaitu jaminan dan perlindungan sebagai pelindung dari kesulitan atau kejadian tidak terduga dalam keuangan.

Proteksi keuangan dengan mengendalikan rekening tabungan, asuransi atau investasi, tentu perlunya strategi yang komprehensif untuk mengelola atau mengurangi dan mengendalikan risiko keuangan yang lebih besar nantinya.

Upaya Untuk Melakukan Proteksi

Sebelum memilih produk proteksi, tentu perlu mengetahui manfaat dari perlindungan yang dipilih. Berikut merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi keuangan diantaranya:

1. Mengetahui Risiko dari Awal

Untuk melakukan proteksi, perlu mengetahui mengetahui risiko dari awal, seperti Anda tinggal di daerah rawan bencana, untuk mengurangi risiko tersebut Anda bisa menentukan jenis asuransi apa yang cocok dengan kebutuhan Anda.

2. Memiliki Asuransi Jiwa

Risiko kematian tidak dapat dihindari dan tidak hanya membawa duka. Apabila kematian menghampiri salah satu anggota keluarga Anda sebagai tulang punggung untuk memberikan pendapatan, maka perlu memiliki asuransi jiwa untuk mengklaim sejumlah dana sebagai proteksi keluarga Anda.

3. Memiliki Pensiun atau Jaminan Hari Tua

Program BPJS yang dikeluarkan pemerintah memiliki manfaat karena sebagian dialokasikan untuk jaminan hari tua bagi pekerja pada perusahaan yang menyediakan program dana pensiun untuk karyawannya. 

Selain itu Anda bisa bergabung dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan. Anda dapat menentukan target manfaat dana untuk hari tua nanti melalui kebijakan yang ada dan keputusan yang telah disetujui.

Jenis-jenis Proteksi dalam Keuangan

Setelah mengetahui perbedaan proteksi keuangan dan asuransi, perlu juga mengetahui jenis-jenis proteksi yang ditawarkan. Berikut proteksi jenis-jenis proteksi diantaranya:

1. Proteksi Penghasilan

Seseorang yang mendaftarkan diri pada asuransi jiwa, pihak perusahaan asuransi harus memberikan dana tanggungan kepada keluarga atau pihak ahli waris jika seseorang tersebut meninggal dunia. Proteksi memberikan keringanan bagi keluarga supaya tetap menjalani kehidupan yang layak.

2. Proteksi Kesehatan

Kesehatan adalah aset berharga pada siapapun. Dengan mendaftarkan diri pada asuransi kesehatan, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lagi. Apalagi jika Anda berisiko dengan penyakit turunan. Biaya pengobatan dapat dikelola dengan baik dan tidak mengeluarkan biaya lain karena ada jaminan kesehatan.

3. Proteksi Dana Pensiun

Dengan adanya ada rekening proteksi keadaan darurat di masa depan seperti dana pensiun, untuk kehidupan selanjutnya biaya kehidupan di masa tua bisa terpenuhi. Semakin bertambah umur, risiko penyakit pada lansia kerap sering muncul, maka dari perlu rekening pensiun diperlukan sehingga tidak perlu mengeluarkan pengeluaran biaya lagi. Selain untuk perawatan kesehatan, kebutuhan hidup juga bisa meningkat saat usia sudah melampaui harapan hidup. 

Tips Proteksi dalam Keuangan

Supaya tidak salah dalam memilih proteksi keuangan, ada beberapa tips yang dapat menjamin perlindungan tersebut. 

  • Pertama, lihat manfaat asuransi yang ditawarkan lembaga asuransi. Perlu diketahui manfaat dari asuransi untuk Anda dan keluarga Anda yang dapat menutupi kerugian yang nanti Anda akan terima.
  • Kedua, pilih asuransi yang menjamin masa depan supaya lebih terjaga dan teratur, sebagai contoh apakah perusahaan asuransi yang Anda pilih sudah menjamin asuransi pendidikan dan kesehatan untuk anak-anak.
  • Terakhir, perlu mengetahui besar iuran yang ditawarkan perusahaan yang ada, dari iuran tersebut perlu lakukan pengecekkan kembali apakah sudah sesuai dan apa saja manfaat yang Anda terima. Perlu juga mengetahui alur klaim dapat dilakukan secara rinci mengenai kondisi yang harus diterima nasabah ketika melakukan pencairan klaim.

Penutup

Proteksi keuangan merupakan ilmu dalam perencanaan keuangan yang bermanfaat ketika tingkat literasi keuangan seseorang bertambah. Macam-macam asuransi tentu perlu disesuaikan dengan posisi Anda dan keluarga Anda. Dengan proteksi keuangan, maka seseorang dapat meraih kebebasan finansial.

Meraih kebebasan finansial merupakan keinginan semua orang. Pembahasan mengenai proteksi keuangan pada artikel ini dapat membantu Anda untuk menambah pemahaman dan peningkatan literasi keuangan. Sisanya, Anda yang memiliki kuasa dalam peran melakukan proteksi keuangan dengan menabung dan berinvestasi.

Jika Anda ingin berinvestasi minim risiko, maka skema equity crowdfunding cocok untuk Anda yang ingin menambahkan passive income. Melalui skema equity crowdfunding, Anda bersama masyarakat luas mendanai bisnis yang menguntungkan dan berpotensi untuk berkembang serta melakukan ekspansi bisnis, sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Dari bisnis yang Anda danai, Anda akan berpotensi mendapatkan keuntungan berupa dividen secara rutin sesuai performa bisnis. Tentunya melalui aplikasi equity crowdfunding yang berpengalaman mendanai bisnis-bisnis dengan keuntungan terbaik dan telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan seperti LandX.

Yuk, Jadi Investor Bisnis Terbaik untuk Mewujudkan Kebebasan Finansial Kamu lewat LandX Sekarang Juga!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga