10 August 2022
|
10 Min Read
|
Salah satu yang paling populer adalah franchise berbagai makanan kekinian yang berkembang sangat pesat karena adanya sistem franchise. Supaya Anda paham dengan baik tentang bisnis franchise, yuk kita bahas secara mendalam seluk beluk berbisnis dengan sistem franchise.
Apabila Anda pemula dan masih bingung cara memulai bisnis, mungkin franchise adalah solusi untuk mempermudah Anda memiliki bisnis sendiri.
Franchise adalah salah satu sistem kemitraan dalam bisnis dimana pemilik franchise memberikan kesempatan kepada pembeli franchise untuk menjalankan bisnis.
Artinya, pembeli franchise bisa menjalankan bisnis dengan brand, sistem, dan berbagai sumber daya lain sesuai dengan perjanjian franchise yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Saat ini, bisnis melalui franchise menjadi salah satu sistem yang berkembang di Indonesia saat ini sehingga banyak sekali berbagai bisnis membuka kemitraan melalui sistem franchise. Salah satu yang paling populer adalah franchise berbagai makanan kekinian yang berkembang sangat pesat karena adanya sistem franchise.
Supaya paham lebih baik tentang bisnis franchise, yuk kita bahas secara mendalam seluk beluk berbisnis dengan sistem franchise.
Sebelum masuk lebih dalam, mari kita bahas dulu arti franchise agar kita bisa memahami dengan baik tentang sistem franchise.
Franchise atau waralaba adalah hak yang dimiliki oleh suatu badan usaha/ perorangan untuk menjual sistem bisnis yang mereka miliki kepada pihak lain melalui perjanjian franchise yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.
Simpelnya, perusahaan yang membuka kemitraan franchise artinya memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk membuka bisnis serupa dengan membagikan sistem bisnis dan sumber daya yang mereka miliki kepada pembeli franchise.
Pihak pembeli franchise yang sudah membeli kemitraan akan mendapatkan akses terhadap berbagai sistem dari bisnis yang bisa mereka terapkan kepada bisnis yang akan mereka buka.
Pembeli franchise biasanya akan mendapatkan akses ke dalam sistem bisnis, produk, hingga berbagai marketing kit guna memudahkan anda dalam membangun bisnis.
Pemberian akses ini membuat proses pembangunan bisnis menjadi lebih mudah karena menghemat waktu riset yang membutuhkan waktu panjang karena akan menghadapi trial and error dalam proses product development.
Dari sisi pebisnis, sistem franchise juga mempermudah mereka melakukan ekspansi ke pasar baru sehingga cakupan bisnis bisa menjadi lebih luas. Karena itu sistem franchise banyak digunakan perusahaan multinasional untuk memasuki negara baru.
Franchisor merupakan pihak pemilik franchise yang akan menjual kemitraan kepada pihak lain guna memperluas jangkauan bisnis mereka. Franchisor berkewajiban memberikan hak-hak dari pembeli franchise seperti pemberian sistem bisnis dan produk hingga fasilitas marketing kit untuk mendukung proses bisnis. Sebagai gantinya franchisor akan mendapatkan beberapa keuntungan dari franchise fee dan royalty fee.
Franchisee merupakan pihak pembeli franchise yang berhak menggunakan berbagai atribut dari franchisor untuk menjalankan bisnis. Pihak franchisee akan dirikan akses untuk menjalankan bisnis atas nama franchisor dengan membayar franchise fee dan royalty fee.
Franchise fee adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh franchisee sebelum memulai bisnis. Franchise fee yang harus dibayarkan beragama sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan oleh franchisor.
Biaya ini biasanya mencakup biaya lisensi untuk penggunaan nama dan biaya penggunaan sistem bisnis selama periode waktu yang sudah disepakati di awal.
Selain biaya ini, biaya lain yang harus diperhatikan adalah biaya perlengkapan, pembelian bahan baku yang biasanya juga disediakan oleh franchisor dan yang paling penting adalah biaya lokasi yang harus anda tanggung.
Royalty fee adalah biaya yang harus anda bayarkan saat bisnis sudah mulai beroperasi. Biaya ini sebenarnya opsional dan nilainya berbeda-beda sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak. Biaya ini biasanya dibayarkan dalam periode tertentu dalam bentuk persenan dari penjualan yang telah dilakukan.
Royalty fee ini ditujukan untuk pengembangan bisnis seperti riset dan pengembangan produk baru agar memasuki target pasar yang lebih luas dan biaya pemasaran agar bisnis dapat berkembang lebih baik.
Dalam dunia bisnis tentu saja tidak ada sistem yang sempurna dan bisa dengan secara instan memberikan Anda keuntungan. Karena itu, mari kita bahas kelebihan dan kekurangan dari sistem usaha franchise.
Berikut keuntungan memulai usaha dengan sistem franchise:
Salah satu keunggulan memulai usaha franchise adalah kejelasan sistem manajemen dan SOP dari bisnis yang akan dijalankan sehingga Anda tidak perlu kesulitan lagi membangun sistem bisnis dari awal yang biasanya memakan waktu cukup panjang karena butuh trial and error.
Manajemen bisnis yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberlangsungan bisnis jangka panjang karena banyak sekali usaha-usaha potensial mengalami kegagalan karena manajemen yang kurang baik.
Karena itu, memulai usaha dengan sistem franchise sangat cocok untuk pemula yang masih kebingungan bagaimana mengatur bisnis dengan baik.
Oleh sebab itu, Anda harus melihat apakah franchise yang Anda beli memiliki sistem manajemen yang baik atau tidak sebelum memutuskan untuk membeli franchise bisnis tersebut.
Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, bisnis yang membuka kemitraan dengan sistem franchise biasanya merupakan bisnis-bisnis yang sudah terbukti sukses dan sudah terkenal di pasaran.
Oleh sebab itu, biasanya bisnis ini sudah memiliki brand yang kuat sehingga mempermudah para mitra mereka untuk memasuki pasar baru. Selain itu, biasanya para mitra juga dibekali dengan berbagai marketing kit sehingga proses promosi menjadi jauh lebih mudah.
Karena itu, bagaimana posisi suatu usaha juga menjadi faktor yang menentukan harga suatu usaha franchise.
Apabila anda memulai bisnis dengan sistem franchise, biasanya pemilik franchise akan membekali mitra mereka dengan hal untuk mendukung proses operasional dan promosi mereka. Beberapa franchise bahkan menyediakan pegawai sekaligus untuk mendukung bisnis anda bisa berjalan secara optimal.
Akan tetapi, hal ini berbeda-beda tergantung kesepakatan anda saat membeli suatu franchise. Selain itu, pemilik franchise juga biasanya akan rutin melakukan promosi untuk memperbesar brand yang mereka miliki yang akan ikut berdampak terhadap bisnis franchise yang anda buka.
Sebagai pebisnis, anda harus memperhatikan perjanjian franchise yang akan anda jalankan sehingga anda paham apa saja hak anda sebagai mitra. Selain itu, hal ini juga membantu anda menilai apakah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan apa yang anda dapatkan sebagai pembeli franchise.
Selanjutnya. Mari kita bahas kekurangan dari memulai bisnis dengan sistem franchise
Disamping keuntungan menggunakan merek terkenal melalui sistem franchise, terdapat hal yang harus diperhatikan saat memulai bisnis usaha makanan dengan sistem franchise:
Persaingan yang terkadang tidak terkendali menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi bisnis dengan sistem franchise. Banyak pemilik franchise yang tidak dapat mengendalikan persaingan dengan baik sehingga antar mitra harus bersaing.
Hal ini bisa menimbulkan persaingan yang tidak sehat sehingga dapat merugikan para mitra. Karena itu, sebagai pebisnis anda harus memastikan bahwa pemilik franchise memiliki sistem dan aturan yang jelas untuk mengatur agar persaingan antar mitra dapat berjalan dengan sehat.
Hal ini merupakan keuntungan sekaligus kerugian dari memulai bisnis dengan sistem franchise, di satu sisi pebisnis akan sangat terbantu karena suplai bahan baku disuplai langsung oleh pemilik franchise.
Akan tetapi, di sisi lain hal ini terkadang menjadi masalah apabila rantai suplai tidak berjalan dengan baik sehingga menghambat proses bisnis. Banyak franchise melarang mitra mereka untuk menggunakan bahan baku yang bukan dari mereka sehingga apabila kehabisan bahan baku anda harus menunggu suplai dari pemilik franchise.
Oleh sebab itu, sebagai pemilik bisnis anda harus bisa mengatur bagaimana manajemen suplai yang baik agar bisnis dapat terus berjalan.
Semakin besar suatu brand, maka biaya franchise yang harus anda tanggung ikut meningkat pula. Karena anda kemitraan franchise harus anda perpanjang secara berkala sehingga membutuhkan biaya tambahan yang harus anda perhatikan.
Dalam mengatur hubungan antara franchisee dan franchisor dalam mendistribusikan dan menjual produk, terdapat beberapa sistem bisnis franchise. Berikut sistem franchise pada laman International Franchise Association (IFA):
Product distribution franchise adalah sistem franchise perusahaan yang mengizinkan pihak franchisee untuk menjual produknya tanpa menggunakan metode khusus.
Dengan sistem franchise ini seorang franchisee dapat secara luwes menjual produknya tanpa ikatan aturan dan batasan ketat. Namun, terkadang beberapa perusahaan atau manufaktur memberikan guideline singkat untuk menjaga image brand.
Pada product distribution franchise atau waralaba distribusi produk yang harus dilakukan seorang franchisor adalah menyediakan produknya. Contoh perusahaan dengan sistem product franchise adalah minuman Coca Cola, Pepsi, serta perusahaan mobil Ford.
Business format franchise adalah jenis waralaba yang tidak hanya mengizinkan franchisee untuk menjual produk, layanan, dan merek dagang. Tetapi juga metode lengkap untuk menjalankan bisnis tersebut seperti rencana pemasaran dan manual operasi.
Contoh business format franchise adalah perusahaan fast food seperti KFC, McDonalds, hingga Subway. Franchisee diharuskan membayar loyalti dan wajib mengikuti semua aturan proses serta promosi yang dijalankan secara serentak.
Karena kini semakin banyak bisnis yang menawarkan kemitraan dengan sistem franchise. Anda harus pintar menganalisis bisnis bagaimana prospek sebuah bisnis dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam menentukan franchise anda harus memperhatikan beberapa hal penting yaitu:
Dalam memulai franchise, karakteristik pasar yang dituju harus sangat diperhatikan apalagi franchise yang anda pilih belum memiliki nama besar di pasaran sehingga konsumen belum mengenal produk yang akan ditawarkan.
Karena itu anda perlu memastikan bisnis anda memiliki pasar potensial yang bisa anda jangkau. Walaupun anda tidak perlu kesulitan dalam pengembangan produk, tapi anda tetap perlu berusaha untuk menemukan pasar yang cocok untuk produk dari franchise yang ingin anda beli.
Karena sebagus apapun produk tidak akan berarti apabila anda tidak berada di pasar yang tepat. Dengan paham karakteristik pasar maka anda akan lebih mudah menentukan franchise mana yang cocok untuk ada.
Saat memutuskan untuk bermitra dengan sistem franchise, anda harus mengerti SOP seperti apa yang dijalankan oleh bisnis tersebut.
Hal ini berkaitan dengan aturan-aturan yang harus dijalankan selama masa kontrak berjalan seperti bagaimana sistem pembayaran royalty fee, sistem pembelian bahan baku, dan sistem produksi yang harus dipenuhi yang terkadang harus dipenuhi oleh pembeli franchise.
SOP ini sangat penting anda perhatikan untuk melihat apakah bisnis ini memiliki sistem yang jelas untuk dijalankan sehingga mempermudah proses membangun bisnis. Dalam SOP biasanya tertera berbagai persyaratan yang harus anda penuhi untuk menjalankan bisnis mulai dari bahan baku hingga peralatan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis.
Selain biaya franchise dan royalty fee anda masih perlu mempersiapkan biaya lain seperti biaya persiapan lokasi, bahan baku, peralatan, dan berbagai biaya lain yang harus anda siapkan selama bisnis berjalan.
Hal ini sangat penting agar anda tidak salah memperkirakan modal yang harus dikeluarkan karena hanya berpatokan pada royalti dan franchise fee saja. Perhitungan yang tepat akan membuat anda lebih mudah menjalankan bisnis dan tidak mengalami masalah di tengah jalan karena kekurangan modal.
Anda harus melihat seberapa besar dukungan yang bisa diberikan oleh franchisor terhadap kemajuan bisnis anda.
Sebagai seorang pebisnis anda harus bisa memilih franchisor yang bisa memberikan anda berbagai dukungan seperti dukungan program marketing secara berkesinambungan sehingga pasar dari bisnis ini terus berkembang semakin besar.
Selain itu apabila anda memilih makanan anda harus melihat apakah franchisor aktif melakukan riset pasar untuk mengeluarkan produk terupdate yang mengikuti selera pasar terkini.
Saat memilih franchise anda harus mempertimbangkan berapa banyak tenaga manusia yang anda butuhkan untuk menjalankan sebuah bisnis franchise. Apalagi sebagian bisnis membutuhkan tenaga ahli sehingga anda harus memikirkan bagaimana mencari tenaga ahli tersebut.
Akan tetapi masalah ini terkadang tidak sulit karena sebagian franchisor terkadang sudah menyediakan tenaga ahli yang akan ditempatkan di bisnis anda.
Selain itu, yuk simak suksesnya McDonalds sebagai salah satu bisnis franchise paling besar di dunia.
Skema bisnis franchise bisa dibilang salah satu sistem yang cocok untuk pemula yang ingin memiliki bisnis karena sistem ini membuat proses membangun bisnis menjadi jauh lebih mudah.
Hal ini menjadikan sistem franchise menjadi solusi untuk pemula yang ingin memiliki bisnis. Akan tetapi, Anda harus paham bahwa bisnis sebagus apapun tidak menjamin bisnis tersebut bisa berjalan dengan baik dan menguntungkan.
Karena itu, Anda harus tetap mempertimbangkan potensi kerugian karena kondisi pasar yang dinamis dan sulit diprediksi. Selain itu, memulai bisnis dengan sistem franchise tetap membutuhkan modal yang cukup besar sehingga hal ini sering kali menjadi kendala bagi pemula yang ingin memiliki bisnis.
Sebagai pebisnis pemula Anda harus bisa berhati-hati mengambil bisnis franchise karena tidak semua bisnis franchise potensial dan bisa memberikan Anda keuntungan. Semua hal ini akan kembali kepada Anda sebagai pebisnis yang harus bisa mengelola bisnis dengan baik.
Karena dalam membangun bisnis Anda butuh modal, waktu, dan pengalaman yang cukup agar bisnis dapat berjalan baik dan menghasilkan keuntungan.
Apabila Anda masih kekurangan terhadap tiga poin di atas, tidak perlu khawatir karena Anda masih bisa memiliki berbagai bisnis potensial yang dikelola oleh profesional hanya modal 1 jutaan melalui ikut patungan bisnis di LandX.
Bareng LandX Anda bisa ikut patungan membangun berbagai bisnis potensial yang nantinya akan dikelola oleh profesional hanya dengan 1 juta. Setelah ikut patungan, Anda nanti bisa menikmati dividen dari bagi hasil keuntungan yang didapatkan oleh bisnis tersebut.
Karena itu……