Investor Penerbit
menu-mobile

Aset Tetap Adalah: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis Aset Tetap

14 July 2022

|

7 Min Read

|

Author: Della Octavilia
Aset Tetap Adalah: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis Aset Tetap

Aktiva tetap atau aset tetap penting untuk keberlangsungan perusahaan. Apa saja yang termasuk aktiva tetap? Ciri-ciri aset tetap ada yang berwujud dan tidak berwujud. Simak lengkapnya di artikel ini.

Aktiva tetap atau dikenal dengan aset tetap adalah harta tetap yang dimiliki suatu perusahaan untuk menunjang jalannya kegiatan usaha.

Aset tetap suatu perusahaan memiliki sifat berwujud dan tidak berwujud dalam menunjang jalannya kegiatan perusahaan, seperti gedung, tanah, hak paten dan lain sebagainya.

Karakteristik aktiva tetap suatu perusahaan merupakan aset jangka panjang dan tidak untuk diperjualbelikan. Jadi, bila suatu perusahaan sedang mengalami krisis keuangan, mereka tidak dapat menjual aset tetap karena memang tidak dapat dijadikan uang dalam waktu yang cepat atau kurang dari satu tahun.

Di artikel kali ini kita akan membahas mengenai aset tetap, hingga jenis-jenis aset tetap yang dimiliki suatu perusahaan.

Jadi, simak terus artikel ini

Pengertian Aset Tetap

Suatu perusahaan dapat berjalan dan berkembang jika memiliki aset didalamnya. Aset adalah sumber kekayaan yang dimiliki perusahaan maupun individu dan memiliki nilai tukar, modal, dan kekayaan.

Adanya aset menjadi sumber ekonomi yang akan mendatangkan manfaat di masa depan. Oleh karena itu penting khususnya bagi tiap perusahaan untuk memiliki aset sebagai penunjang jalannya perusahaan.

Aset dalam perusahaan terbagi menjadi dua jenis, ada aset lancar dan aset tetap. Kita telah membahas seputar aset lancar di artikel sebelumnya. Sekarang, kita akan membahas seputar aset tetap atau dikenal juga dengan aktiva tetap.

Lalu apa definisi aset tetap?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), aset tetap adalah kekayaan berwujud yang secara relatif tahan lama dan biasanya digunakan dalam menghasilkan barang dan jasa serta tidak disimpan untuk dijual lagi.

Sedangkan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aset tetap atau aktiva lancar adalah aset dengan masa pakai di atas satu tahun, dimaksudkan untuk tidak dijual guna menunjang kegiatan operasional.

Sederhananya, aset tetap atau fixed asset adalah kekayaan berupa properti bagi suatu perusahaan yang memiliki jangka waktu lama untuk menunjang jalannya suatu perusahaan.

Tidak seperti aset lancar yang dapat dicairkan menjadi uang dalam waktu singkat kurang dari satu tahun, aset tetap memiliki sifat jangka panjang yang tidak dapat langsung dicairkan menjadi uang dalam waktu satu tahun.

Jadi, saat perusahaan mengalami krisis keuangan mereka akan memilih untuk menjual aset lancar dibanding aset tetap.

Tapi adanya aset tetap sangat berperan penting bagi suatu perusahaan. Aset tetap membawa keuntungan besar, karena perannya yang vital pada keberlangsungan kegiatan perusahaan.

Aset tetap dianggap sebagai properti untuk menunjang jalannya perusahaan, tetapi aset tetap berbeda dengan inventaris yang berupa barang-barang seperti kursi, meja, dan lainnya. Itu salah.

Aset tetap merupakan barang yang berperan penting bagi perusahaan dan hanya dibeli atau disewa sekali dalam setahun.

Ciri-ciri Aset Tetap 

Berikut ini ciri-ciri aset  tetap yang dimiliki suatu perusahaan.

  • Aset tetap memiliki manfaat jangka panjang lebih dari satu tahun

    Aset tetap disebut sebagai investasi jangka panjang bagi suatu perusahaan. Karena keberadaannya yang memiliki manfaat lebih dari satu tahun dalam menunjang jalannya perusahaan.

    Aset tetap dengan jangka panjang ini biasanya pada bagian properti, pabrik, mesin, dan lain sebagainya.

  • Aset tetap dapat disusutkan

    Ciri aset tetap yang  kedua adalah dapat disusutkan. Kenapa? 

    Aktiva tetap dapat disusutkan atau mengalami penyusutan karena digunakan secara terus menerus. Sehingga dalam jangka panjang aset lancar akan mengalami penurunan dalam kualitasnya.

    Aset tetap yang dapat mengalami penyusutan adalah properti yang terus digunakan untuk kegiatan operasional sehari-hari perusahaan. Tanah yang merupakan aset tetap tidak berlaku pada ciri-ciri aset tetap satu ini.

  • Aset tetap dapat membawa keuntungan jangka panjang bagi perusahaan

    Karena aset tetap digunakan untuk kelancaran operasional suatu perusahaan, yaitu sebagai propertinya. Maka dapat dikatakan aset tetap akan membawa banyak keuntungan bagi perusahaan dari hasil produksi yang menggunakan peralatan aset tetap.

  • Aset tetap tidak likuid

    Bagi perusahaan, aset tetap tidak likuid. Karena keberadaan aset lengkap bukan untuk diperjualbelikan. Jadi tidak dapat dicairkan menjadi uang dalam cepat atau kurang dari satu tahun.

    Oleh karena itu, perusahaan akan lebih memilih menggunakan aset lancar bila membutuhkan dana cepat.

Jenis-Jenis Aset Tetap

Apa saja sih jenis-jenis aset tetap suatu perusahaan? Aset tetap suatu perusahaan tentunya memiliki kriteria. Kriteria aset tetap diantaranya ada yang berwujud dan tidak berwujud.

Disini kita akan membahas jenis aset tetap berwujud dan tidak berwujud beserta dengan contohnya.

Aset Tetap Berwujud

Apa saja yang termasuk aktiva tetap berwujud? Aktiva tetap atau aset tetap berwujud suatu perusahaan adalah yang memiliki bentuk fisik dan dapat digunakan dalam jangka waktu lebih dari satu periode.

Aset tetap berwujud dibagi lagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Aset tetap berwujud yang dapat disusutkan, seperti gedung, dan mesin.
  • Aset tetap berwujud tidak dapat disusutkan, seperti tanah

Adapun contoh dari aset tetap berwujud adalah

  • Tanah

Tanah merupakan aset tetap berwujud yang dimiliki suatu perusahaan. Keberadaan tanah penting dalam operasional perusahaan.

  • Gedung atau bangunan

Gedung juga merupakan aset tetap berwujud yang penting harus dimiliki suatu perusahaan. Gedung bisa disewa atau dimiliki sendiri oleh perusahaan. Keberadaan juga penting untuk keberlangsungan operasi suatu perusahaan.

  • Mesin 

Mesin merupakan aset tetap berwujud satu lagi yang dimiliki perusahaan. Walaupun begitu, mesin merupakan aset tetap berwujud yang dapat mengalami penyusutan akibat digunakan secara terus menerus.

Selain contoh aset tetap berwujud yang telah disebutkan diatas, ada juga aset tetap berwujud lainnya seperti kendaraan dan furniture

Aset Tetap Tidak Berwujud

Setelah aset tetap berwujud, selanjutnya terdapat aset tetap tidak berwujud yang dimiliki perusahaan.

Aset tetap tidak berwujud adalah aset yang tidak memiliki bentuk fisik namun dapat dilihat dan dirasakan. 

Aset tetap tidak berwujud bagi perusahaan memiliki nilai jangka panjang serta nilai yang ditawarkan juga sangat besar dan membawa keuntungan bagi perusahaan. Contoh dari aset tetap tidak berwujud diantaranya yaitu:

  • Goodwill

Goodwill termasuk aset tetap tidak berwujud suatu perusahaan yang tidak dapat dijual tanpa mengalihkan atau menjual perusahaan secara total.

Goodwill tidak dapat dipisahkan dengan perusahaan pemiliknya dan diidentifikasinya dengan perusahaan.

Goodwill juga merupakan semua perangkat atau atribut yang menjadi tanda penting suatu perusahaan dan memberikan nilai untuk perusahaan.

  • Hak paten

Hak paten adalah hak khusus yang diberikan pemerintah dan bagian dari Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Hak paten diberikan pada orang penemunya atau dapat dibeli oleh pihak lain untuk membuat suatu produk. Hak paten suatu perusahaan berlaku selama 17 tahun.

  • Lisensi

Lisensi merupakan perjanjian antara pemberi dan penerima lisensi dalam memberikan hal untuk menjual barang atau jasa tertentu atau untuk menggunakan merek dagang tertentu yang sudah disetujui kedua belah pihak

  • Hak cipta

Hak cipta adalah hak eksklusif pencipta atau pemegang hak cipta yang ada secara otomatis berdasar dari prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata.

Cara Memperoleh Aset Tetap

Berikut ini beberapa cara suatu perusahaan dapat memperoleh aset tetap untuk keberlangsungan perusahaan.

  • Pembelian tunai

    Perusahaan dapat memperoleh aset tetap dengan cara membeli secara tunai ke pihak yang bersangkutan. Pembelian tunai aset tetap ini nantinya akan dicatat di buku keuangan kantor sesuai dengan besar uang yang dikeluarkan secara tunai dan tidak ada pengubahan.

  • Pembelian dengan sistem angsuran

    Selain tunai, pembelian aset tetap juga dapat dilakukan dengan sistem angsuran dan dalam waktu yang sudah ditetapkan bersama.

    Dalam pencatatannya, pembelian dengan sistem angsuran ini dicatat hanya pada bagian harga saja, bunga yang diberikan akan dicatat juga tapi secara terpisah dari bagian harga.

  • Penukaran dengan jenis aset lancar

    Cara selanjutnya untuk mendapatkan aset tetap adalah dengan melakukan penukaran dengan aset lancar yang dapat dicairkan menjadi uang tunai, seperti aset berharga.

    Dalam pencatatannya pun sama besarnya dengan besaran jumlah surat berharga yang ditukar.

  • Didapatkan dari hibah

    Aset tetap juga bisa didapatkan dari hibah atau hadiah untuk perusahaan. Dalam pencatatannya menggunakan harga pasaran aset tetap yang didapatkan tersebut.

  • Aset tetap dibuat sendiri

    Perusahaan juga dapat membuat aset tetapnya sendiri, seperti gedung, kantor, atau peralatan.

    Jika suatu perusahaan merasa yakin dan mampu, maka mereka dapat membuat aset tetap sendiri. 

    Pada proses pencatatannya disesuaikan dengan total biaya yang dikeluarkan dalam membuat aset tetap oleh suatu perusahaan.

Kita telah membahas seputar aset tetap atau aktiva tetap untuk suatu perusahaan.

Jadi, penting ya bagi suatu perusahaan untuk memiliki aset tetap. Karena tanpa aset tetap suatu perusahaan tidak akan dapat berjalan. Dalam penggunaannya juga harus diperhatikan agar dapat bertahan lama dalam menjamin suatu perusahaan.

Jika kalian juga ingin memiliki aset untuk masa yang akan datang dan dengan modal yang sedikit. Kalian bisa sekali lho memiliki keuntungan besar dengan cara investasi melalui metode equity crowdfunding.

Equity crowdfunding sendiri merupakan skema pendanaan untuk bisnis kecil dengan cara patungan masyarakat luas untuk mendanai UMKM. Di sini kalian bisa menjadi salah satu pemilik saham bisnis potensial menguntungkan untuk didanai.

Kalian juga akan mendapatkan keuntungan dari equity crowdfunding, yaitu kalian akan menerima return dividen dari project bisnis yang telah Kalian danai.

LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding yang dapat membantu kalian mendanai bisnis yang memiliki prospek bagus dengan modal kecil dan potensi untung besar.

LandX, platform equity crowdfunding terpercaya, transparan, dan telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalian bisa mendapatkan keuntungan besar dan modal kecil.

Ciptakan Aset untuk Masa Depan dengan Investasi di LandX Sekarang Juga!

Bagaimana? Kamu lebih suka bisnis dengan buyback guarantee atau yang bisa disimpan dalam jangka panjang? Apapun pilihan kamu.. Yuk Patungan  dengan Keuntungan Menjanjikan Bareng LandX

Baca Juga