Investor Penerbit
menu-mobile

Mengenal Apa Itu Frugal Living dan Cara Penerapannya

14 July 2022

|

5 Min Read

|

Author: Sylvana Oktia Susaningtyas
Apa Itu Frugal Living, Kebebasan Finansial

Gaya hidup frugal living adalah gaya hidup hemat dengan menekan pengeluaran dengan tujuan mencapai tujuan keuangan. Cari tahu perbedaan frugal living dan minimalis melalui artikel ini.

Apakah bebas finansial menjadi goals Anda di tahun 2022 ini? Mungkin Anda perlu belajar mengenai apa itu frugal living, gaya hidup yang menjadi tren baru di kalangan millenial. Tapi, bagaimana sih cara hidup frugal living agar bisa mengantar Anda menuju kebebasan finansial? Yuk simak penjelasan mengenai apa itu frugal living dan cara penerapannya!

Tak hanya populer di Indonesia, banyak tokoh dunia yang juga menerapkan gaya hidup frugal living seperti Mark Zuckerberg, Bill Gates hingga Ed Sheeran. Gaya hidup frugal living dapat diterapkan oleh siapa saja. Tak hanya tokoh dunia yang bisa menerapkan frugal living, Anda juga bisa menerapkan gaya hidup frugal living untuk mencapai kebebasan finansial.

Supaya lebih mengenal dengan konsepnya, yuk mari kita pelajari tentang apa itu frugal living.

Apa itu Frugal Living?

Mari kita cari tahu apa yang dimaksud dengan gaya hidup frugal living.

Menilik dari arti frugal living dari kata pembentuknya, frugal berarti hemat, dan living artinya penghidupan. Sehingga frugal living dapat diartikan sebagai gaya hidup hemat.

Frugal living saat ini disebut sebagai The New Economic Lifestyle, sebuah gaya hidup yang menekankan kesadaran saat mengeluarkan uang untuk membantu kebebasan finansial.

Hidup memang cuma sekali, namun perlu ditekankan bahwa kita harus bijak dalam mengambil keputusan. Apalagi keputusan-keputusan yang berkaitan dengan finansial. Terlebih lagi untuk kebutuhan yang tak terduga di masa depan.

Dengan kondisi Pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, kita disadarkan untuk lebih cermat dalam mengatur pengeluaran. Namun, bukan berarti Anda harus menekan pengeluaran dengan ekstrim dan menjadi pelit terhadap diri sendiri.

Karakteristik Gaya Hidup Frugal Living

1. Mengutamakan Kebutuhan

Gaya hidup frugal living mendahulukan kebutuhan daripada keinginan. Semua kebutuhan harus terpenuhi terlebih dahulu sebelum mewujudkan keinginan. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk menggunakan skala prioritas dalam mengatur kebutuhan hidup.

2. Jarang Mengikuti Tren

Tren bukan untuk semua orang, dan tidak harus diikuti oleh semua orang. Sehingga tidak perlu merasa bersalah apabila kita ketinggalan suatu tren. Di sisi lain, hal itu menyelamatkan kita dari keborosan yang disebabkan oleh mengikuti suatu tren terus menerus.

Ketinggalan tren bukan merupakan suatu hal yang harus dibesar-besarkan. Lebih baik tetap fokus pada apa yang menjadi tujuan finansial kita.

3. Cermat dalam Mengatur Pengeluaran

Orang yang menganut gaya hidup frugal biasanya mengutamakan untuk mendapatkan harga paling murah dan tidak menoleransi konsep pemborosan dan menghambur-hamburkan uang.

Inilah yang membuat mereka cukup perfeksionis dalam memilih barang agar tetap mendapatkan harga paling murah.

Perbedaan Frugal Living vs Minimalism

Penggunaan gaya hidup frugal living dan minimalism seringkali digunakan untuk menggambarkan gaya hidup hemat. Walaupun sama-sama mempunyai pengaruh dalam kehidupan finansial, namun keduanya sebenarnya memiliki fokus yang berbeda. Berikut perbedaan dari keduanya:

  • Frugal Living

    Jika dilihat dari definisinya, gaya hidup frugal living terfokus pada penerapan biaya seefisien mungkin dan tidak mentoleransi tindakan pemborosan.

    Seseorang yang menganut gaya hidup frugal living bisa menjadi perfeksionis ketika mereka dihadapkan dengan harga barang. Mereka akan memilih barang harga yang paling murah dengan benefit yang paling banyak.

  • Minimalis

    Konsep minimalism lebih menekankan pada obsesi seseorang terhadap rasa kepemilikan akan sebuah barang. Tak sedikit orang yang terobsesi memiliki banyak barang, sehingga ketika mereka berhasil melakukan pembelian terhadap barang yang diinginkan mereka merasa bahagia. Oleh sebab itu, kebahagiaan mereka seringkali diasosiasikan dengan seberapa banyak barang yang dimiliki.

    Menganut gaya hidup minimalis lebih mengutamakan kualitas barang dan mengesampingkan harga barang. Mereka tidak terobsesi dengan kepemilikan, namun lebih pada kebutuhan akan barang.

Perbedaan frugal living dan minimalis terlihat pada apa yang menjadi fokus masing-masing gaya hidup. Frugal living lebih mengutamakan kehematan, di mana harga paling murah berperan penting dalam pemilihannya. Sedangkan minimalis lebih mengutamakan kualitas agar barang yang dibeli bisa tahan lama dan berumur panjang.

Menerapkan gaya hidup frugal membawa banyak manfaat, terlebih untuk kehidupan finansial. Mari kita simak pembahasannya.

Manfaat Gaya Hidup Frugal Living

1. Melatih Hidup Hemat

Dengan menerapkan gaya hidup frugal, Anda akan diajarkan untuk menekan rasa impulsif saat tergoda diskon. Tanpa rasa impulsif, maka Anda akan dilatih untuk menekan pengeluaran sehingga pengeluaran bisa lebih hemat.

2. Baik untuk Lingkungan

Gaya hidup frugal living membuat Anda bisa mempunyai lebih sedikit barang. Karena tanpa rasa impulsif yang berapi-api, Anda bisa menahan rasa ingin membeli barang yang berlebihan. Barang yang Anda gunakan menjadi lebih sedikit dan tak berakhir di pembuangan.

Ini tentunya baik, karena Anda membantu meminimalisir sampah dengan penggunaan barang yang lebih efisien.

Semakin tertarik untuk menerapkan gaya hidup frugal living? Agar makin lancar, simak bagaimana cara hidup frugal living:

Cara Hidup Frugal Living

1. Manfaatkan Diskon Sebaik Mungkin

Tak hanya saat membeli baju, Anda juga harus memanfaatkan diskon saat membeli barang pokok seperti beras, susu, daging dan lain sebagainya.

Namun ingat, bukan berarti Anda bisa impulsif dengan diskon yang ada. Tetap sesuaikan dengan kebutuhan dan budget agar tidak over budget.

2. Atur Budget Makan Anda

Buat budget makan untuk satu hari. Memasak sendiri juga bisa membuat Anda lebih hemat lagi. Selain itu, Anda juga bisa memilih menu makan yang diinginkan, tentunya sesuai budget yang sudah Anda terapkan.

3. Hindari Rasa Gengsi dan FOMO

Takut akan ketinggalan sesuatu (Fear of Missing Out) menjadi salah satu faktor pendorong Anda bertindak impulsif, tanpa memikirkan urgensi kebutuhan barang yang sebenarnya.

Untuk menerapkan gaya hidup frugal living, meninggalkan rasa gengsi dan FOMO sudah menjadi konsekuensi yang harus dijalankan. Karena jika terus dilakukan, kebebasan finansial akan sulit tercapai.

Penerapan frugal living ini adalah salah satu cara untuk Anda melatih mindset Anda terhadap uang. Untuk mencapai kebebasan finansial, tak hanya pengeluaran saja yang perlu ditekan, namun Anda juga bisa menambah pemasukan lebih dari satu sumber.

Salah satunya adalah dengan berinvestasi melalui patungan bisnis yang akan memberikan Anda sumber income tambahan berupa dividen dari bisnis yang Anda beli sahamnya.

LandX merupakan platform securities crowdfunding yang memberikan Anda pilihan bisnis terbaik untuk Anda tanamkan modalnya. Mulai dari satu jutaan saja, Anda bisa investasi saham bisnis dari berbagai sektor. Punya bisnis sendiri, bisa jadi satu langkah kecil untuk menuju kebebasan finansial.

Yuk, Tunjang Kebebasan Finansial Anda dengan Menambah Passive Income Melalui LandX!

Bagaimana? Kamu lebih suka bisnis dengan buyback guarantee atau yang bisa disimpan dalam jangka panjang? Apapun pilihan kamu.. Yuk Patungan  dengan Keuntungan Menjanjikan Bareng LandX

Baca Juga