Investor Penerbit
menu-mobile

Apa Itu Securities Crowdfunding: Cara Kerja & Keuntungan Crowdfunding

21 July 2022

|

7 Min Read

|

Author: Rafa Syawalia R
Securities crowdfunding adalah dan contoh instrumen investasi securities crowdfunding

Securities crowdfunding adalah sistem pendanaan UMKM yang membutuhkan dana dari investor dengan patungan. Keuntungan yang didapatkan investor berupa dividen dari keuntungan usaha yang didanai.

Apa itu securities crowdfunding merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku bisnis untuk mendapatkan modal bisnis secara kolektif. Pengumpulan modal bisnis ini nantinya akan memberikan keuntungan bagi pemilik bisnis dan pemberi modal.

Perkembangan teknologi finansial menawarkan cara baru untuk melakukan investasi dan mengembangkan bisnis yang membutuhkan suntikan dana untuk usaha. Salah satu crowdfunding fintech dikenal sebagai securities crowdfunding yang digunakan untuk memperluas akses pembiayaan UMKM. 

Pembiayaan yang dilakukan secara online melalui website atau platform yang akan mempertemukan investor dengan pemilik bisnis sebagai pihak yang membutuhkan dana. Untuk lebih jelasnya, yuk kita ulas bersama-bersama mengenai apa itu securities crowdfunding pada artikel ini.

Pengertian Securities Crowdfunding

Pada perkembangannya, apa itu securities crowdfunding adalah sebuah skema pendanaan dengan sistem penggalangan dana (raising fund) atau yang biasa dikenal dengan istilah patungan melalui pasar modal. Secara sederhana SCF adalah penggalangan dana kolektif atau patungan.

Dilansir dari OJK securities crowdfunding adalah metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis atau usaha untuk memulai mengembangkan bisnisnya. Nantinya, investor bisa membeli dan mendapatkan kepemilikan melalui saham, surat bukti kepemilikan utang (Obligasi), atau surat tanda kepemilikan bersama (Sukuk).

Aturan POJK securities crowdfunding direvisi menjadi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 16/POJK.04/2021 tentang Perubahan atas Peraturan Jasa Keuangan Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding) atau SCF.

Pelaku bisnis yang membutuhkan suntikan dana akan mengajukan ide dan rancangan bisnis yang menarik pemodal. Jika pemodal tertarik, maka mereka akan memberikan dana pinjaman atau suntikan dana kepada bisnis yang menurut mereka menarik dan memiliki potensi keuntungan.

Melalui skema securities crowdfunding yang merupakan penyempurnaan dari equity crowdfunding, tujuannya adalah untuk memudahkan penerimaan pendanaan UMKM yang masih kesulitan masuk ke pasar modal karena badan usahanya kurang kriteria dalam pendanaan. Investor dan UMKM yang membutuhkan dana dengan mudah dapat dipertemukan melalui platform online.

Nantinya, para investor yang ingin berinvestasi bersama-sama akan dikumpulkan dan dipertemukan melalui platform atau website dengan pemilik bisnis yang membutuhkan dana secara daring (online). Keuntungan yang akan didapatkan investor berupa dividen atau bagi hasil dari keuntungan usaha bisnis yang didanai dan dibagikan secara periodik.

Sementara itu untuk pelaku usaha atau pemilik bisnis, biasanya UMKM akan mendapatkan sumber dana untuk ekspansi usahanya yang akan digunakan untuk biaya operasional, modal, dan untuk kebutuhan pengembangan perusahaan. 

Sistem Kerja Crowdfunding

Crowdfunding memiliki dua pilar, yaitu melalui website atau platform yang dapat diakses dan pemilik modal. Misalnya kamu memiliki ide bisnis yang menarik, kamu bisa mendaftarkan bisnis kamu melalui website atau platform agar pemilik dana bisa menanamkan dananya sekaligus membantu perkembangan usaha kamu.

Untuk mengoptimalkan usaha kamu, ada 3 hal yang harus kamu perhatikan:

1. Membuat Proposal Usaha yang Menarik

Supaya investor tertarik untuk menanamkan dananya pada usaha bisnis, tentunya kamu perlu mengajukan proposal usaha (prospektus) yang menarik, interaktif, dan informatif. Dengan informasi yang kamu berikan mengenai usaha kamu, nantinya akan diterima dengan baik oleh para investor.

Informasi tersebut meliputi jenis usaha, proses manajemen, proses pemasaran, serta tujuan utama bisnis yang akan kamu rintis. Kamu bisa menyajikan proposal usaha kamu melalui teks, gambar, dan video seperti company profile.

2. Mendaftar pada Platform Crowdfunding

Jika dirasa cukup, daftarkan proposal yang menurut kamu sudah matang dan sempurna ke platform crowdfunding yang terpercaya dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan sebagai regulasi resmi supaya segala proses transaksi yang dilakukan lebih aman.

3. Pantau Terus Perkembangan Proposal

Setelah itu, jangan lupa untuk memantau perkembangan dari proposal usaha kamu. Jika ada investor yang mengajukan pertanyaan terkait usaha kamu, kamu harus sigap dengan segera membalasnya dengan jawaban yang singkat, padat dan jelas. Hal ini supaya pemilik modal tertarik dan yakin untuk menanamkan modalnya ke usaha kamu.

Keuntungan dan Manfaat Securities Crowdfunding

Securities crowdfunding Indonesia memberikan manfaat dan keuntungan bagi penggunanya. Keuntungan sistem pendanaan bisnis dalam skema SCF adalah pemilik bisnis mendapatkan kesempatan untuk memperoleh modal usaha dalam waktu cepat dan mudah.

Dari unggahan akun Instagram resmi Otoritas Jasa Keuangan pada Jumat (14/5/2021), keuntungan menjadi investor di layanan SCF sama artinya dengan berperan sebagai salah satu pemilik saham dari sebuah perusahaan (apabila diterbitkan adalah saham) atau pemberi pinjaman (apabila yang diterbitkan adalah Efek Bersifat Utang atau Sukuk alias EBUS).

Seorang investor terlebih dahulu harus memastikan pelayanan urun dana ini telah mendapatkan izin dari OJK. 

Untuk penyedia dana (investor), sebelum menanamkan modal pada bisnis yang akan didanai, investor perlu melakukan riset mengenai risiko bisnis yang akan didanai, mengkaji ulang prospektus bisnis, dan jika bisnis tersebut cocok untuk penyedia dana, maka investor telah menyetujui seluruh syarat dan ketentuan serta memahami semua risiko termasuk risiko kehilangan atau seluruh modal.

Investor yang berinvestasi dalam layanan securities crowdfunding akan mendapatkan dividen atau capital gain jika memiliki saham atau mendapatkan bunga, besaran nisbah bagi hasil, margun, imbal jasa atau imbal hasil jika seorang investor memiliki EBUS.

Beberapa keuntungan yang bisa dirasakan langsung oleh perusahaan startup dan UMKM saat menggunakan SCF untuk solusi pendanaan usaha, diantaranya:

  1. Tidak adanya kewajiban agunan untuk mendapatkan pendanaan. Perusahaan penggalang dana hanya perlu menawarkan saham di perusahaannya sebagai bentuk kompensasi terhadap investasi yang diberikan oleh investor. Dengan demikian pihak investor akan mendapatkan keuntungan berupa pendapatan sesuai dengan besar saham yang diikutsertakan saat proses crowdfunding berlangsung.
  2. Kemudahan mengakses platform online pada layanan Securities Crowdfunding di mana saja dan kapan saja. Sehingga perusahaan dan investor dapat memantau kemajuan Crowdfunding yang dilakukan.

Perlu diingat bahwa apa itu securities crowdfunding bertindak sebagai platform atau  penyelenggara urun dana yang mempertemukan antara pemodal dengan penerbit (UMKM), bukan sebagai pihak yang menjalankan bisnis (penerbit).

Perbedaan Antara Securities Crowdfunding (SCF) dan Equity Crowdfunding (ECF)

Pada dasarnya securities crowdfunding adalah merupakan penyempurnaan dari equity crowdfunding dengan menambahkan jenis efek dan timeline penerbitan crowdfunding. Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memudahkan investor dalam memberikan pendanaan bagi masyarakat sebagai pelaku usaha yang sulit mengakses modal dan butuh pendanaan bisnis.

Sebagaimana kita ketahui, equity crowdfunding hanya menawarkan jenis efek berupa saham dan pembatasan penerbitan oleh badan hukum berbentuk perseroan terbatas (PT). Sedangkan securities crowdfunding memperluas jenis efek yang ditawarkan menjadi efek saham, sukuk, dan obligasi.

OJK juga memperluas kriteria penerbit menjadi setiap badan usaha di Indonesia. Baik penerbit berbadan hukum perseroan terbatas dan koperasi, maupun yang tidak berbadan hukum boleh melakukan penawaran melalui securities crowdfunding.

Berdasarkan rilis Kementerian Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) pada Agustus 2020, kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto Indonesia mencapai rata-rata 60%. Sementara kontribusinya dalam menyerap tenaga kerja mencapai 96,8% dari total tenaga kerja di Indonesia.

Securities crowdfunding menjadi salah satu alternatif bagi investor untuk melakukan investasi jangka panjang dan membantu UMKM maupun pelaku usaha pemula (start-up) untuk mendapatkan dana melalui pasar modal. Jadi, layanan SCF menjangkau seluruh bisnis dan usaha UMKM di Indonesia.

Instrumen Investasi Securities Crowdfunding

1. Saham

Instrumen ini merupakan efek umum yang ditawarkan dalam urun dana atau crowdfunding. Saham merupakan bukti kepemilikan modal pada sebuah bisnis atau badan usaha yang telah diberikan modal oleh investor. Saham menjadi acuan seberapa besar suatu pihak menanamkan modal dalam sebuah usaha atau bisnis. Pemodal nantinya akan mendapatkan dividen sesuai persentase kesepakatan dalam kepemilikan saham.

2. Sukuk

Sukuk merupakan instrumen surat berharga yang menunjukkan besar kepemilikan aset atas sebuah perusahaan. Sukuk akan memberikan keuntungan dengan sistem bagi hasil dengan keuntungan usaha yang sudah disalurkan ke bisnis yang didanai.

3. Obligasi

Obligasi merupakan surat utang berjangka yang bisa diperjualbelikan. Surat obligasi ini dapat diterbitkan oleh pemerintah, bank, kementerian, atau korporasi swasta. Instrumen ini bisa ditawarkan dalam securities crowdfunding.

Obligasi berisi janji dari pihak yang menerbitkan efek untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi utang pada akhir waktu yang ditentukan kepada pembeli obligasi tersebut.

Platform Investasi Securities Crowdfunding Indonesia

Sekarang kamu sudah mengerti penjelasan mengenai apa itu securities crowdfunding. Apabila kamu ingin memulai investasi bisnis melalui skema ini, kamu harus memilih platform terpercaya yang sudah berizin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga investasi kamu menjadi lebih aman.

Kamu juga perlu mencari platform yang sudah berpengalaman untuk pendanaan ke berbagai bisnis sehingga investasi yang kamu lakukan semakin minim risiko. Selain itu, platform yang kamu pilih akan bertindak sebagai pihak yang membantu kamu mengevaluasi suatu bisnis berpotensi atau tidak dalam kurun waktu yang panjang.

LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding yang berpengalaman untuk mengembangkan bisnis potensial dari industri F&B, seperti Cloud Kitchen, Resto Sushi, dan Gelato Hits, pusat kebugaran mega gym, hingga bisnis di industri properti seperti kos-kosan.

Yuk, Jadi Investor Bisnis Potensial Kekinian Lewat LandX!

Bagaimana? Kamu lebih suka bisnis dengan buyback guarantee atau yang bisa disimpan dalam jangka panjang? Apapun pilihan kamu.. Yuk Patungan  dengan Keuntungan Menjanjikan Bareng LandX

Baca Juga