Investor Penerbit
menu-mobile

Apakah Ekuitas Adalah Modal? Pelajari Apa itu dan Jenis Ekuitas

21 July 2022

|

6 Min Read

|

Author: Abdul Wahhab

Apa itu ekuitas adalah modal yang didapatkan dari perhitungan ekuitas atau hasil aset perusahaan yang sudah dikurangi dengan liabilitas atau kewajiban. Mari kita bahas secara mendalam tentang apa itu ekuitas dan unsur-unsurnya.

Berbicara tentang apa itu ekuitas, kamu pasti sering mendengar istilah ini dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk kamu yang berkecimpung di dunia keuangan. Apa itu ekuitas adalah modal yang didapatkan dari perhitungan ekuitas atau hasil aset perusahaan yang sudah dikurangi dengan liabilitas atau kewajiban.

Ekuitas adalah hak kepemilikan atas suatu aset yang sudah dikurangi dengan liabilitas atau berbagai kewajiban harus dikeluarkan. Dalam konteks akuntansi secara spesifik, ekuitas adalah hak atas aset perusahaan yang telah dikurangi dengan berbagai liabilitas yang harus ditanggung perusahaan seperti hutang atau tagihan yang harus dibayarkan.

Dengan kata lain, jika ditanya apakah ekuitas termasuk hutang? Maka jawaban tepat dari apa itu ekuitas adalah hasil perhitungan selisih antara aktiva (aset) dengan liabilitas (hutang) yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.

Jumlah ekuitas ini menjadi salah satu indikator yang menjelaskan bagaimana kondisi keuangan perusahaan karena ekuitas adalah hak atau kekayaan yang dimiliki perusahaan.

Karena apa itu ekuitas adalah modal perusahaan yang akan berubah seiring dengan kondisi finansial perusahaan. Hal ini karena perusahaan bisa saja kehilangan ekuitas karena bisnisnya mengalami rugi

Supaya lebih paham lagi, mari kita bahas lebih lanjut apa yang dimaksud dengan ekuitas dan jenis ekuitas dalam akuntansi.

Apa Itu Ekuitas?

Agar kita paham apa itu ekuitas, mari pertama-tama kita bahas pengertian ekuitas dan liabilitas terlebih dahulu. Ekuitas adalah kekayaan bersih dari perusahaan yang telah dikurangi dengan liabilitas atau berbagai beban yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.

Liabilitas adalah beban atau utang seperti misalnya utang pembayaran pajak serta utang pembayaran gaji karyawan perusahaan.

Oleh sebab itu, ekuitas atau equity dalam akuntansi adalah selisih dari aset dan liabilitas. Asal dari ekuitas adalah berbagai sumber, misalnya dari investor atau merupakan hasil dari kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan.

Cara Perhitungan Ekuitas

Untuk mengetahui cara perhitungan ekuitas, ada beberapa hal yang perlu diingat. Berikut adalah hal penting dalam langkah perhitungan nilai ekuitas:

  • Besaran total aset perusahaan pada sebuah periode perlu diketahui.
  • Total liabilitas perusahaan dalam sebuah periode akuntansi harus dicantumkan dalam laporan terpisah.
  • Setelah total aset dan liabilitas ditemukan, maka ekuitas adalah total pengurangan aset dengan liabilitas. Namun, liabilitas dan ekuitasnya harus dalam satu periode akuntansi yang sama.

Berikut adalah rumus cara menghitung ekuitas atau rumus ekuitas:

Ekuitas = Aset (Aktiva) - Liabilitas (beban)

Oleh sebab itu, nilai ekuitas ini mungkin saja negatif apabila liabilitas lebih besar dibandingkan aset yang dimiliki oleh perusahaan sehingga perusahaan mengalami defisit. Karena itu, ekuitas dan liabilitas adalah dua hal yang saling berkaitan satu sama lain.

Unsur-unsur Dalam Laporan Ekuitas

Untuk mengetahui nilai ekuitas, unsur unsur yang diperlukan dalam laporan perubahan ekuitas adalah sebagai berikut

1. Modal Disetor

Modal disetor adalah modal yang ditanamkan oleh para investor yang biasanya mendapatkan saham sesuai dengan jumlah modal yang mereka tanamkan. Modal ini terbagi ke dalam dua jenis yaitu modal saham dan agio saham atau disagio saham.

Modal saham adalah jumlah atau nominal saham yang beredar. Sedangkan agio saham atau disagio saham adalah selisih dari setoran saham dengan nominal saham yang beredar. Unsur ekuitas ini penting untuk kamu pahami karena saham agio dan disagio bisa menjadi salah satu poin yang perlu kamu perhatikan saat membaca laporan keuangan.


2. Laba Ditahan

Laba ditahan merupakan keuntungan didapatkan oleh perusahaan tapi belum dibagikan kepada investor atau pemegang saham karena berbagai alasan sehingga perusahaan menjadi uang ini sebagai ekuitas cadangan.

Dalam konteks perusahaan terbuka, laba ditahan adalah keputusan yang dibuat dalam RUPS yang untuk mengambil keputusan apakah keuntungan akan dibagikan melalui dividen atau tidak. Akan tetapi, biasanya modal ini dijadikan sebagai cadangan modal saja karena pada dasarnya modal ini merupakan hak para investor.


3. Modal Penilaian Kembali

Perusahaan biasanya akan melakukan penilaian ulang aset-aset yang mereka miliki sehingga akan membuat perubahan nilai dari neraca perusahaan dalam laporan perubahan ekuitas. Hal ini sering kali terjadi karena adanya selisih antara nilai aset saat ini dari sebelumnya.

Hal ini karena suatu aset mungkin saja mengalami kenaikan harga atau mengalami penyusutan seiring berjalannya waktu. Contohnya adalah aset properti yang nilainya cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

4. Modal Sumbangan

Modal sumbangan merupakan ekuitas yang didapatkan dari sumbangan pihak lain kepada perusahaan. Karena sumbangan dari berbagai merupakan salah satu sumber aktiva bagi suatu perusahaan.

5. Modal Lain-Lain

Modal lainnya merupakan modal-modal yang berasal dari berbagai sumber cadangan modal seperti modal yang disiapkan untuk ekspansi bisnis, modal untuk pelunasan obligasi, cadangan modal untuk menghadapi penurunan harga, atau berbagai jenis cadangan modal lain yang disiapkan oleh perusahaan.

Jenis-jenis Ekuitas

Dalam akuntansi, terdapat beberapa jenis ekuitas yang penting untuk kamu pahami, berikut beberapa jenis-jenis ekuitas.

Seperti yang kita sudah bahas sebelumnya, ekuitas menjadi salah satu acuan yang digunakan untuk menilai kinerja suatu perusahaan sehingga banyak dilibatkan dalam perhitungan rasio keuangan.

Agar kita dapat lebih paham tentang liabilitas, berikut jenis-jenis liabilitas yang perlu kamu ketahui:

1. Ekuitas Pemegang Saham

Ekuitas pemegang saham adalah jumlah dana yang akan dikembalikan kepada para pemegang saham saat perusahaan melakukan likuidasi dan telah membayar semua kewajiban hutang mereka. Jenis ekuitas ini menjadi salah satu faktor yang sering kali menjadi pertimbangan dalam menilai bagaimana kondisi keuangan dari perusahaan.

2. Ekuitas Rumah

Ekuitas rumah merupakan salah satu ekuitas penting yang sangat penting untuk diperhitungkan apabila ingin melakukan transaksi rumah agar mendapatkan keuntungan. Ekuitas rumah dihitung dari selisih antara nilai rumah dengan jumlah hutang hipoteknya.

Karena itu, ekuitas ini menjadi perhitungan yang sangat diperhatikan apabila kamu ingin melakukan transaksi jual beli rumah.

3. Ekuitas Pemilik Perusahaan

Pada perusahaan, ekuitas pemilik adalah hal yang dasarnya hampir sama seperti ekuitas pemegang saham. Namun, ekuitas pemilik adalah ekuitas yang digunakan untuk perusahaan privat yang sahamnya tidak terbuka kepada publik. Oleh sebab itu, dalam bisnis privat keuntungan masuk ke dalam ekuitas dari pemilik usaha.

4. Pembiayaan Ekuitas

Saat perusahaan berjalan dengan baik dan optimal tapi tidak memberikan profit yang signifikan, maka perusahaan bisa melakukan pembiayaan ekuitas dengan menjual saham mereka kepada publik dan menggunakan dana hasil penjualan ini untuk dana ekspansi dan pengembangan usaha untuk keuntungan yang lebih optimal lagi.

Pembiayaan ini dilakukan dengan berbagai cara seperti melakukan go-public melalui IPO sehingga masyarakat umum dapat membeli saham dari bisnis tersebut.

Selain itu melalui IPO pendanaan juga kini bisa dilakukan dengan skema equity crowdfunding yang mempermudah perusahaan privat untuk menjual saham mereka kepada publik.

IPO biasanya dilakukan untuk bisnis atau korporasi dengan skala yang besar sehingga tidak semua perusahaan dengan mudah melakukan IPO.

Equity crowdfunding merupakan sistem yang mempermudah bisnis dan UKM potensial untuk mendapatkan pembiayaan dengan memberikan masyarakat luas untuk memberi saham mereka.

Platform equity crowdfunding membantu mempertemukan investor dengan bisnis potensial yang nantinya akan memberikan return berupa dividen yang sesuai dengan performa bisnis.

Karena itu, selain membantu bisnis berkembang dengan lebih cepat, equity crowdfunding juga menjadi instrumen investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan


Yuk Tingkatkan Investasi Anda Sekarang….

Baca Juga