5 July 2022
|
6 Min Read
|
Kamu menjalankan suatu usaha dan sudah mengerti aset lancar? Aset lancar adalah aset kekayaan suatu perusahaan yang dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai di waktu yang cepat
Aset lancar atau aktiva lancar merupakan salah satu jenis aset dalam perusahaan.
Aset lancar merupakan aspek penilai kekayaan suatu perusahaan.
Keberadaan aset lancar sangat memegang peranan penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan. Karena tidak ada aset lancar, maka perusahaan akan sulit untuk berjalan.
Lalu, apa itu aset lancar? Mengapa aset lancar memegang peranan penting dalam suatu perusahaan?
Di artikel kali ini, kita akan membahas seputar aset lancar dalam suatu perusahaan.
Jadi, mari kita bahas artikel ini bersama!
Untuk mengukur kekayaan suatu perusahaan, kita dapat melihat dari aset yang dimilikinya. Apa itu aset? Aset menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sesuatu yang mempunyai nilai tukar, atau kekayaan dalam suatu perusahaan.
Adanya aset sendiri sangat menunjang jalannya perusahaan. Karena tidak ada aset, perusahaan tidak akan berjalan sama sekali.
Dalam perusahaan aset terbagi menjadi dua jenis, yaitu aset lancar dan aset tidak lancar.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, aset lancar atau current assets adalah kas, bank, dan sumber lain yang dapat dicairkan, dijual, atau dinilai dengan uang dan dipakai habis dalam satu tahun.
Sedangkan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aset lancar atau aktiva lancar adalah segala macam aktiva yang berbentuk uang tunai atau barang berharga lainnya yang sewaktu-waktu dengan mudah dapat dijadikan uang tunai.
Singkatnya, aset lancar adalah aset kekayaan suatu perusahaan yang dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai di waktu yang cepat (maksimal satu tahun).
Adanya aset lancar sendiri memiliki peranan yang sangat besar bagi keberlangsungan suatu perusahaan, seperti untuk membeli bahan baku, membiayai kegiatan operasional perusahaan, membiayai gaji perusahaan, membayar sewa gedung, dan membayar biaya-biaya yang muncul lainnya.
Oleh karena itu, aset lancar bergerak sangat cepat dan dinamis dalam suatu perusahaan. Karena aset lancar selalu dipakai untuk keberlangsungan suatu perusahaan.
Kenapa aset lancar? Kenapa bukan aset tidak lancar untuk keberlangsungan suatu perusahaan?
Karena, aset lancar satu-satunya aset perusahaan yang dapat dicairkan dalam bentuk mata uang dengan waktu yang cepat. Jadi, selain untuk membiayai kegiatan operasional, aset lancar juga dapat digunakan untuk kebutuhan yang mendesak suatu perusahaan karena pencairannya yang cepat.
Walaupun bergerak cepat dan selalu dipakai untuk keberlangsungan perusahaan, aset lancar juga mudah diisi dari hasil keuntungan yang didapat suatu perusahaan.
Aset dalam suatu perusahaan terbagi menjadi dua jenis, yakni aset lancar dan aset tidak lancar.
Seperti yang sudah dijelaskan diatas, aset lancar merupakan aspek kekayaan perusahaan yang dapat dicairkan dalam bentuk tunai di waktu yang cepat (kurang dari setahun).
Sedangkan, aset tidak lancar adalah aspek kekayaan perusahaan yang akan memakan waktu lama dalam pencairannya, dan biasanya keberadaannya sebagai penunjang suatu perusahaan.
Aset lancar dapat digunakan untuk menunjang seluruh aspek kegiatan operasional perusahaan, sedangkan aset tidak lancar hanya untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan.
Contoh aset tidak lancar seperti tempat usaha atau gedung sebagai penunjang kegiatan operasional suatu perusahaan. Makanya, aset tidak lancar dianggap sebagai investasi jangka panjang dalam perusahaan.
Pertama, karakteristik aset lancar sendiri memiliki likuiditas yang tinggi. Apa itu likuiditas?
Likuiditas merupakan penilaian seberapa cepat dan mudah suatu aset dapat diubah menjadi uang tunai untuk membiayai keberlangsungan perusahaan.
Nah, aset lancar termasuk aset dengan likuiditas yang tinggi. Karena aset lancar memiliki nilai mata uang yang dapat dicairkan di waktu yang cepat (kurang dari satu tahun).
Jadi, bisa dibilang kalau aset lancar itu modal bagi suatu perusahaan. Karena keberadaannya sangat berperan dalam segala kegiatan di perusahaan.
Sedangkan aset tidak lancar tidak memiliki likuiditas tinggi. Karena sifatnya yang tidak dapat dicairkan dalam waktu cepat, dan keberadaanya sebagai penunjang keberlangsungan suatu perusahaan atau sebagai investasi jangka panjang perusahaan.
Selain memiliki likuiditas tinggi, karakteristik aset lancar selanjutnya adalah perusahaan dapat menggunakan aset lancar untuk diperdagangkan. Juga perusahaan dapat merealisasikan aset dalam rentang waktu periode satu tahun buku setelah laporan.
Kita ingat kembali bahwa aset lancar merupakan aset yang dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai dengan waktu yang cepat. Jadi, apa saja sih yang termasuk aset lancar?
Berikut ini merupakan contoh aset lancar,
Kas merupakan contoh dari aset lancar perusahaan. Kas sendiri memiliki nilai likuiditas tinggi, karena kas dapat dicairkan dengan sangat cepat untuk membiayai segala kegiatan operasional sehari-hari perusahaan.
Piutang merupakan aset lancar karena berupa tagihan perusahaan pada pihak lain (debitur) yang melakukan transaksi dengan perusahaan yang harus dibayarkan. Piutang sendiri bisa berupa piutang usaha, piutang pendapatan, maupun piutang lainnya.
Surat berharga masuk kedalam aset lancar karena merupakan bukti kepemilikan suatu instrumen investasi yang sewaktu-waktu dapat dijadikan uang tunai untuk perusahaan. Instrumen investasi disini seperti saham, obligasi, reksa dana, yang mudah diperjualbelikan.
Persediaan disini dapat berupa bahan baku, barang jadi, dan barang dalam proses yang dapat menghasilkan keuntungan dalam waktu yang cepat (kurang dari satu tahun).
Ini maksudnya adalah pembayaran yang dilakukan setiap awal oleh suatu perusahaan. Seperti sewa gedung, premi asuransi, dan sebagainya.
Perlengkapan disini mencangkup semua perlengkapan yang dipakai demi kelancaran bisnis dan bersifat habis pakai.
Wesel tagih dalam perusahaan merupakan surat perintah penagihan perusahaan pada pihak lain yang namanya tertera dalam suatu surat.
Aset lancar merupakan komponen kekayaan suatu perusahaan untuk membantu kegiatan operasional suatu perusahaan. Memang aset lancar selalu digunakan untuk keberlangsungan perusahaan, namun dalam pemakaiannya pun harus bijak. Supaya tidak terjadi pengeluaran yang sia-sia dan membengkak dalam perusahaan.
Berikut ini rumus menghitung aset lancar suatu perusahaan.
Aktiva Lancar = Kas + piutang + perlengkapan + DDM
Kita telah membahas seputar aset lancar
Gimana? Kalian sudah mengerti seputar aset lancar?
Saat kalian menjalankan suatu usaha atau perusahaan penting untuk mengetahui seputar aset lancar.
Karena umumnya untuk perusahaan baru, banyak orang akan lebih memprioritaskan memiliki aset lancar daripada aset tidak lancar untuk keberlangsungan salam usaha.
Nah, jika kamu tipe orang yang ingin mendapatkan keuntungan lebih tapi tidak ingin repot seperti menjalankan usaha sendiri. Bisa, lho!
Ada cara lain dimana kalian bisa menjadi salah satu pemilik bisnis dengan reputasi yang baik dan hanya memerlukan modal kecil!
Kalian bisa melakukan investasi menggunakan metode equity crowdfunding!
Equity crowdfunding sendiri merupakan skema pendanaan untuk bisnis kecil dengan cara patungan masyarakat luas untuk mendanai UMKM. Di sini kalian bisa menjadi salah satu pemilik saham bisnis potensial menguntungkan untuk didanai.
Kalian juga akan mendapatkan keuntungan dari equity crowdfunding, yaitu kalian akan menerima return dividen dari project bisnis yang telah Kalian danai.
LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding yang dapat membantu kalian mendanai bisnis yang memiliki prospek bagus dengan modal kecil dan potensi untung besar.
LandX, platform equity crowdfunding terpercaya, transparan, dan telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalian bisa mendapatkan keuntungan besar dan modal kecil.
