Investor Penerbit
menu-mobile

Pahami Apa Itu Price to Book Value (PBV) yang Penting untuk Investasi

2 February 2022

|

6 Min Read

|

Author: Abdul Wahhab
cara menghitung price to book value yang sangat penting untuk investasi anda

Price to Book Value (PBV) merupakan salah satu rasio keuangan yang bisa digunakan untuk menilai apakah sebuah saham layak untuk dibeli atau tidak. Karena itu, yuk kita pelajari apa itu rasio PBV dan cara menghitungnya.

Price to book value atau PBV adalah istilah yang akan sering kamu temui apabila kamu berinvestasi ke dalam instrumen saham.

Saat akan berinvestasi ke dalam saham, kamu perlu paham dengan baik berbagai rasio keuangan agar kamu bisa melakukan analisis terhadap saham yang akan jadi tempat investasi kamu.

Karena itu, saat berinvestasi ke dalam satu instrumen kamu perlu paham dengan baik berbagai analisis yang mendukung keputusan investasi kamu.

Investasi saham merupakan salah satu jenis investasi yang sangat populer belakangan ini sehingga banyak dipilih sebagai instrumen investasi dalam jangka pendek dan panjang.

Price to Book Value atau PBV adalah salah satu patokan yang bisa anda gunakan untuk menilai apakah sebuah paham layak untuk dibeli atau tidak.

Karena itu investor perlu paham apa itu Price to Book Value (PBV) untuk membantu anda memilih saham terbaik untuk investasi yang anda lakukan.


Apa Itu Price to Book Value?

Price to Book Value (PBV) adalah rasio keuangan yang bisa digunakan untuk menilai apakah sebuah saham layak untuk dibeli atau tidak.

PBV adalah rasio harga terhadap nilai buku untuk melihat apakah harga suatu saham masuk kategori murah atau mahal sehingga membantu keputusan investasi anda.

Sebagai salah satu rasio keuangan, PBV juga bisa digunakan untuk analisis kondisi keuangan dari sebuah perusahaan agar anda bisa melihat bagaimana kondisi keuangan dari perusahaan yang ingin anda beli sahamnya.

Rasio PBV ini bisa memberikan anda gambaran seberapa besar kemampuan perusahaan menghasilkan nilai dari modal yang diinvestasikan.

PBV saham juga bertujuan untuk memperkirakan harga saham pada saat ini dan melihat berapa banyak pemegang saham yang berkontribusi dalam pendanaan aset bersih dari sebuah perusahaan.

Dengan menghitung PBV investor jadi bisa melihat apakah harga saham yang beredar di pasar saat ini sejalan dengan nilai buku perusahaan.

Nilai PBV membantu kita melihat saham yang inginberada dalam kategori overvalued atau undervalued sehingga anda tahu harga saham saat ini lebih tinggi atau rendah dibandingkan nilai aset perusahaan.

Apabila nilai PBV ratio dari suatu memiliki nilai kurang 1, maka harga saham tersebut bisa dikatakan murah dan begitupun sebaliknya.

Apabila kamu sudah paham apa itu pbv ratio dan manfaat pbv ratio, selanjutnya anda perlu paham bagaimana menghitung PBV atau nilai buku saham agar investasi kamu menjadi lebih mudah.

Bagaimana Cara Menghitung PBV?

Setelah paham fungsi dan tujuan dari PBV selanjutnya anda perlu paham apa bagaimana cara menghitung PBV agar bisa anda gunakan untuk menganalisis saham yang ingin anda beli.

Karena itu mari kita bahas bagaimana cara menghitung PBV agar mempermudah investasi yang ingin anda jalankan.

Pertama mari pahami dulu rumus menghitung Price to Book Value (PBV) di bawah ini:

Pertama, kamu harus menghitung dulu Book Value per Share (BVPS).

BVPS atau Book value per share adalah jumlah nilai ekuitas yang dimiliki oleh setiap lembar saham yang beredar di pasar. Book value per share akan menunjukkan berapa besar nilai yang akan diterima untuk setiap lembar saham saat terjadi likuidasi.

Nilai buku per saham membantu kita melihat apakah saham masuk undervalued atau tidak dengan membandingkan nilai buku per saham dengan nilai pasar per saham. Apabila nilai buku per saham lebih tinggi, maka suatu saham dapat dikategorikan undervalued.

Supaya kamu bisa menghitung BVPS, berikut rumus BVPS untuk membantu analisis PBV kamu:

Rumus Book Value per Share = Nilai Ekuitas / Jumlah Saham Yang Beredar

Book Value per Share = Nilai Ekuitas / Jumlah Saham Yang Beredar

Price to Book Value = Harga Pasar Saham / Book Value per Saham

menghitung price to book value yang perlu dihitung sebelum membeli saham

Nilai PBV bisa anda hitung dengan membagi harga pasar saham pada saat ini dengan nilai book value per saham atau nilai buku dari saham yang tersebut.

Untuk menentukan harga buku atau book value dari sebuah saham anda perlu membagi nilai ekuitas dengan jumlah saham yang beredar di pasar saat ini. Untuk data-data ini anda bisa dapatkan melalui web resmi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Apabila anda sudah mendapatkan nilai PBV dari sebuah saham, anda sebaiknya membandingkan nilai PBV antar saham dari perusahaan yang memiliki kesamaan seperti kesamaan sektor bisnis sehingga perbandingan yang anda lakukan lebih efektif.

Hal ini dikarenakan setiap bidang bisnis memiliki PBV yang berbeda-beda sehingga akan lebih efektif dan akurat apabila perbandingan dilakukan dalam sektor bisnis sejenis.

Selain itu, anda harus bahwa sebagian saham memang wajar memiliki nilai PBV yang tinggi karena bidang dan skala bisnis yang mereka jalankan.

Karena itu membeli saham dengan PBV tinggi belum tentu merugikan untuk anda.

Akan tetapi, anda harus paham bahwa PBV tidak bisa dijadikan acuan satu-satunya yang harus anda perhatikan dalam memilih saham.

Karena itu anda perlu melakukan berbagai macam analisis lain yang bisa membantu anda menemukan saham terbaik untuk investasi anda.

PBV Saham yang Bagus

PBV ratio atau rasio pbv merupakan rasio yang membantu kita melihat harga wajar dari suatu saham agar kita bisa menilai apakah harga saat ini layak untuk dibeli atau sedang dalam overvalued sehingga kita haus mempertimbangkan kembali sebelum membeli saham tersebut.

PBV saham yang bagus sebenarnya adalah di bawah 1 yang mengartikan bahwa harga suatu saham sedang dalam kondisi undervalued sehingga merupakan waktu cocok untuk kita beli. Begitu juga sebaliknya, apabila nilai pbv berada diatas 1 maka saham tersebut sedang berada dalam kondisi overvalued.

Akan tetapi, kamu harus paham bahwa PBV bukan satu-satunya rasio yang kamu gunakan untuk melakukan valuasi saham.

Karena itu, kamu sebaiknya tidak mengacu pada satu rasio keuangan saja saat melakukan analisis saham. Saat melakukan analisis kamu perlu melihat rasio-rasio keuangan lain seperti PER, P/E ratio, dan berbagai jenis rasio keuangan lainnya.

Artikel Pilihan:

Membandingkan Nilai PBV antar Saham

Apabila kamu menggunakan pbv sebagai salah satu pertimbangan saat melakukan analisis saham, maka kamu harus paham bahwa perbandingan harus dilakukan antar industri atau bisnis sejenis agar perbandingan jadi lebih optimal.

Hal ini karena setiap industri biasanya memiliki rata-rata pbv yang berbeda-beda sehingga perbandingan akan menjadi lebih valid apabila perbandingan dilakukan terhadap industri yang sejenis. Contohnya, apabila kamu sedang menganalisa saham perbankan maka sebaiknya perbandingan dilakukan antar saham perbankan agar gambaran harga saham dapat terlihat dengan jelas.

Kesimpulan

Penting bagi seorang investor untuk paham berbagai istilah dalam investasi agar investasi yang mereka jalankan menjadi semakin mudah. PBV merupakan salah satu istilah yang sering muncul dan harus anda pahami agar bisa memilih saham terbaik untuk investasi jangka panjang anda. Kalau anda sudah paham, yuk mulai analisis saham mana yang bisa memberikan anda keuntungan.

Tapi anda juga tahu bahwa sekarang anda investasi yang mudah dan cocok untuk pemula yaitu Equity Crowdfunding (ECF) yang konsepnya hampir sama dengan investasi saham. Karena anda akan mendapatkan bagian kepemilikan dari sebuah bisnis yang sudah anda danai dan bisa mendapatkan dividen dari keuntungan bisnis tersebut. Kalau anda mau investasi bisnis jangka panjang dengan modal kecil….

Yuk Investasi Bisnis Jangka Panjang Dengan Modal Kecil Bersama LandX.

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga