Investor Penerbit
menu-mobile

Unsur-unsur Laporan Keuangan yang Wajib Dimiliki Perusahaan

7 June 2022

|

5 Min Read

|

Author: Nadya A. Faatihah
Unsur Laporan Hasil Usaha dan Penjelasannya

Memahami unsur-unsur laporan keuangan dan fungsinya sangat penting, apalagi untuk kamu yang tertarik untuk mulai berinvestasi atau menjadi pemilik bisnis.

Tujuan laporan keuangan perusahaan adalah sebagai informasi menyeluruh tentang proses kinerja keuangan perusahaan dalam periode akuntansi tertentu. Hasil laporan keuangan ini akan digunakan oleh orang yang terlibat di manajemen perusahaan termasuk stakeholder, calon investor, atau partner bisnis.

Karena itu, terdapat unsur-unsur laporan keuangan yang wajib tertera di dalamnya sesuai dengan jenis laporan keuangan yang disusun oleh perusahaan. Kalau kamu belum punya gambaran soal apa saja unsur laporan hasil usaha, baca terus artikel ini ya!

Manfaat Laporan Keuangan Perusahaan

Dalam proses pengerjaannya, komponen laporan keuangan harus menunjukkan informasi terpercaya terkait pendanaan aktivitas dan kewajiban perusahaan. Berikut beberapa manfaat laporan keuangan untuk berbagai pihak yang terlibat dalam perusahaan.

1. Unsur-unsur laporan keuangan menyajikan informasi kepada pengguna laporan untuk memprediksi potensi keuntungan yang didapat oleh perusahaan.

2. Melengkapi informasi tentang kebijakan keuangan yang akan diambil oleh perusahaan melalui detail unsur-unsur laporan keuangan.

3. Sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen perusahaan atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

4. Memberikan informasi kepada pemegang saham dan publik pada umumnya.

5. Menyediakan informasi terpercaya terkait aktivitas dan kewajiban serta kapital atau modal perusahaan.

Singkatnya, catatan laporan keuangan bisa menunjukkan kerugian yang dialami oleh perusahaan atau menunjukkan profit dan perkembangan perusahaan.

Jenis Laporan Keuangan Perusahaan

Menurut Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), terdapat lima jenis laporan keuangan perusahaan, berikut penjelasannya. 

1. Laporan Laba Rugi 

Laporan ini berfokus pada tiga unsur-unsur laporan keuangan yaitu pendapatan, pengeluaran, dan untung-rugi. Laporan dibuat dengan tujuan untuk mengetahui apakah perusahaan atau bisnis mengalami keuntungan atau kerugian.

2. Laporan Neraca

Unsur-unsur laporan keuangan neraca menyajikan informasi seputar aset, kewajiban, dan modal dalam satu periode secara menyeluruh dan terperinci. Sering disebut juga laporan neraca adalah laporan posisi keuangan perusahaan.

3. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal dibuat untuk mengetahui seberapa besar perubahan modal yang terjadi beserta penyebab perubahannya. Unsur-unsur laporan keuangan perubahan modal adalah modal awal, pengambilan dana dari periode yang diinginkan, dan total laba rugi bersih yang diperoleh. Karena itu, laporan perubahan modal ini hanya bisa diselesaikan jika perusahaan telah memiliki laporan laba rugi.

4. Laporan Arus Kas

Laporan ini membantu memahami perputaran arus uang perusahaan yang masuk dan keluar. Unsur-unsur laporan keuangan arus kas memperlihatkan secara rinci arus kas yang masuk (pendapatan) dan kas yang keluar (pengeluaran) dari suatu perusahaan. Laporan ini dapat berfungsi sebagai indikator untuk memprediksi arus kas di periode akuntansi yang akan datang.

5. Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK)

Unsur-unsur laporan keuangan jenis ini berisi penjelasan lebih rinci soal laporan keuangan neraca, laba rugi, perubahan modal, dan arus kas perusahaan. Laporan ini menjelaskan perhitungan item tertentu yang ada di laporan keuangan dan signifikansinya terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Apa Saja Unsur-unsur Laporan Keuangan?

1. Aset

Aktiva atau lebih dikenal dengan aset adalah komponen paling utama dalam sebuah laporan keuangan perusahaan. Terdapat dua macam aktiva, yaitu aktiva tidak lancar dan aktiva lancar yang berfungsi untuk menunjukkan kekayaan yang dimiliki sebuah perusahaan. Berikut adalah beberapa unsur yang masuk ke dalam kategori aset.

  • Kas

Uang tunai atau kas adalah seluruh aset yang ada di dalam kas perusahaan, atau aset setara dengan kas yang disimpan di bank namun bisa diambil kapan pun. 

  • Surat Berharga

Sebuah perusahaan dapat mengeluarkan surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu kekayaan yang bernilai ke dalam bentuk surat obligasi, saham, deposito bulanan, dan lainnya.

  • Piutang

Piutang adalah tagihan perusahaan kepada debitur/konsumen yang membeli produk secara kredit. Umumnya, piutang akan dibayarkan pada tempo waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan pihak perusahaan dengan debitur/konsumen.

  • Beban Dibayar di Muka

Biaya dibayar dimuka merupakan pembayaran beban kewajiban aktivitas perusahaan yang dilakukan di awal sehingga tidak akan membebani laporan keuangan perusahaan di akhir periode. Misalnya biaya sewa, premi asuransi karyawan, perlengkapan alat tulis kantor.

  • Persediaan Dagang

Persediaan dagang adalah jumlah barang yang belum terjual yang jika nantinya terjual, maka uang hasil penjualan tersebut dapat langsung mengisi kas perusahaan. 

  • Aset Tetap

Aset ini adalah aset yang berwujud dan jika dihitung dalam satuan nilai uang maka nominalnya terus berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu. Aset tetap bisa dijual ketika sebuah perusahaan mengalami perubahan besar-besaran. Entah itu bangkrut atau berkembang dengan mengadakan ekspansi bisnis. Contoh dari aset ini adalah gedung, mesin dan transportasi operasional perusahaan, tanah perusahaan, dan lainnya.

  • Aset Tidak Berwujud

Seperti namanya, aset ini tidak memiliki wujud yang dapat dilihat secara fisik tetapi dapat dirasakan manfaat ekonominya. Misalnya Hak Cipta, Hak Paten, Hak Merek Dagang, Hak Kontrak, Franchise, atau Good Will.

2. Liabilitas 

Liabilitas (pasiva) atau utang adalah kewajiban perusahaan yang harus diselesaikan dalam satu periode akuntansi atau satu tahun. Kewajiban ini diharapkan sebagai modal usaha yang di masa depan akan memiliki keuntungan ekonomi yang lebih besar. Liabilitas dalam laporan keuangan terdiri dari unsur berikut ini.

  • Utang Jangka Pendek

Perusahaan harus melunasi liabilitas seperti utang dagang, utang wesel, beban yang perlu dibayarkan, penghasilan yang ditangguhkan, utang gaji karyawan, dan utang dividen pemegang saham selambat-lambatnya dalam satu tahun periode pembukuan akuntansi. 

  • Utang Jangka Panjang

Pelunasan liabilitas jenis ini bisa dibayarkan dalam tenggang waktu yang relatif lama. Misalnya adalah utang bank, utang hipotek, utang obligasi, kredit noveltasi, utang berdurasi, dan utang sewa dana.

3. Ekuitas

Dalam unsur-unsur laporan keuangan, ekuitas dimaknai sebagai selisih nilai antara nilai aset dengan liabilitas atau kewajiban perusahaan. Karena merupakan harta yang jumlahnya diketahui dari hasil perhitungan aset yang dikurangi kewajiban atau liabilitas, ekuitas sering disebut modal.

Misalnya jika aset perusahaan terus bertambah sementara liabilitasnya tetapi, maka ekuitas perusahaan akan meningkat. Sebaliknya, jika aset perusahaan stagnan tetapi liabilitas bertambah, maka ekuitas akan menurun.

4. Pendapatan

Pendapatan dalam unsur-unsur laporan keuangan adalah total penerimaan yang dihasilkan oleh bisnis melalui penjualan produk, jasa, atau aktivitas bisnis sekunder lain yang dijalankan perusahaan. Pendapatan ini dapat berfungsi sebagai indikator kuatnya perkembangan atau kestabilan bisnis milik perusahaan. 

5. Pengeluaran

Pengeluaran bisnis termasuk dalam unsur-unsur laporan keuangan yang misalnya adalah upah atau gaji, biaya administrasi, biaya penjualan, biaya depresiasi aset, dan biaya bunga yang dibayarkan atas pinjaman. Singkatnya, pengeluaran adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memproduksi barang, memberikan layanan, atau melakukan aktivitas lain terkait operasional bisnis adalah pengeluaran perusahaan.

Memahami unsur-unsur laporan keuangan dan fungsinya ini sangat penting, apalagi kalau kamu tertarik untuk mulai investasi atau menjadi pemilik bisnis. Karena itu, agar kamu bisa menyusun strategi bisnis atau berinvestasi dengan prospek menjanjikan, pastikan untuk mempelajari penjelasan soal unsur-unsur laporan keuangan, jenis, hingga fungsinya di atas ya!

Jadi Bos Bisnis Cuan Menjanjikan Cuma Butuh Modal 1 Juta, Mulai Investasi di LandX Sekarang!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga