30 September 2022
|
5 Min Read
|
Bisnis franchise adalah sistem bisnis yang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Konsep franchise memberi kemudahan memasarkan produk dan lebih cepat berkembang. Cari tahu seputar franchising lewat artikel ini yuk.
Ketika kamu lagi berlibur ke luar kota pasti sering melihat restoran atau kedai kopi favorit turut hadir di kota lain. Kira-kira seperti itulah bisnis franchising. Arti franchising sendiri adalah waralaba yang berasal dari bahasa Inggris dan Prancis. Dalam bahasa Indonesia, kata waralaba adalah kerja sama dalam bidang usaha dengan kesepakatan yang sudah ditentukan. Bisnis waralaba adalah bisnis yang mengedepankan hak atau kebebasan seseorang menjual produk, jasa, dan layanan.
Bisnis franchise terbilang selalu memiliki banyak peminat. Karena dengan konsep franchising, terdapat keuntungan berupa produk yang ditawarkan lebih mudah berkembang karena telah dikenal pasar. Dalam bisnis franchise sendiri, sektor FnB (food and beverages) cukup ramai digandrungi oleh pebisnis dan investor karena sektor bisnis FnB sendiri tidak akan mati gaya.
Namun, memiliki bisnis tanpa melakukan strategi untuk menangani risiko, kerugian, dan hal-hal yang tidak ingin terjadi juga dapat berpotensi menimbulkan kerugian. Jadi, seperti apa itu franchising? Bagaimana risiko yang dihadapi dengan memiliki bisnis franchise? Yuk simak artikel ini.
Waralaba atau franchise dalam Peraturan Menteri Perdagangan No.71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba, pengertian franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis yang memasarkan barang, jasa dan layanan yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba.
Dalam bisnis franchise, pemilik produk atau merek kerap disebut franchisor sedangkan untuk pembeli merek dinamakan franchisee. Franchisor bisa juga merupakan badan usaha yang memberikan hak atas merek dagangnya ataupun pemilik pribadi. Dengan demikian, apa itu franchising merupakan kerja sama franchising antara franchisor dan franchisee yang menerapkan konsep bisnis hak pengelolaan secara bersama.
Franchise merupakan cara berbisnis dengan memperoleh hak pada merek dagang yang dibeli, produk yang sama dengan bisnisnya, sampai bahan bakunya. Hadirnya franchise ini perlu kesepakatan dari franchisor dan franchisee untuk memenuhi ketentuan dan persyaratan yang sudah ditentukan dan disepakati.
Perjanjian dari kedua pihak juga memuat berbagai informasi seperti teknis dalam bisnis, marketing, prosedur, royalty fee yang wajib dibayar dan masih banyak lagi. Kurang lebih seperti itu mengenai konsep sistem bisnis franchise. Lalu bagaimana skema bisnis franchise sendiri?
Dalam skema franchise, sederhananya, pemilik modal hanya perlu menyediakan dana dan penerima waralaba hanya menerima bisnis yang sudah siap diproduksi dan dipromosikan di tangan. Bisnis franchise memberikan kemudahan pada manajemennya, karena untuk penerima waralaba hanya diharuskan menerapkan standar dan pedoman yang berlaku.
Sebagai contoh, kamu membeli sebuah merek franchise minuman boba, maka maka kamu akan mendapatkan bahan-bahan tersebut, alat produksi, desain tempat sampai karyawan. Kamu tidak perlu repot dengan resep, alat-alat produksi, dan bahan baku karena kamu hanya perlu menjalankan bisnis tersebut dan meningkatkan penjualan.
Franchising sangat menjanjikan untuk memberi keuntungan dalam membangun bisnis. Selain itu, kamu tidak perlu memikirkan branding merek lagi jika memiliki bisnis franchise yang cukup terkenal. Untuk membangun bisnis franchising perlu mengetahui tipe dalam sistem bisnis franchise ini yang dibagi menjadi:
Di Indonesia, macam-macam sistem franchising dikelompokan menjadi:
Berbisnis dengan konsep franchising tentunya memiliki tantangan dalam menjalani bisnisnya, termasuk dalam menjalankan bisnis franchise pun demikian.
Kelebihan bisnis franchising:
Selain itu juga, dalam bisnis franchise harga yang kerap ditawarkan ke konsumen sudah sesuai, dan hal tersebut dapat mempertahankan pelanggan untuk kembali lagi. Selain kelebihan, terdapat juga kekurangan bisnis franchising diantaranya:
Kita telah membahas seputar apa itu franchising. Franchising adalah mitra bisnis dengan melakukan kerja dalam bidang usaha berbagi hasil sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditentukan. Pada sistem franchising adalah kepemilikan merek franchise dengan memberikan izin dan hak kepada pihak lain untuk memakai merek, produk, serta sistem operasional dalam menjalankan usaha.
Seperti yang kita ketahui saat ini, baik pebisnis dan investor sangat tertarik dengan sistem franchise yang menjamur di Indonesia, karena modal yang cukup murah dan efektivitas penjualan cukup mudah dibandingkan membangun usaha dari nol.
Nah, saat ini ada juga loh opsi investasi dengan modal minim dimulai dari Rp1 juta untuk menjadi bos bisnis potensial melalui skema equity crowdfunding. Opsi ini adalah kepemilikan saham bisnis UMKM yang kamu danai, kamu akan mendapatkan keuntungan berupa dividen sesuai dengan performa bisnis.
Dengan skema ini, kamu bisa mencari dan memiliki berbagai merek bisnis .dari berbagai sektor industri seperti, FnB coffee shop, retail, jasa laundry, dan properti. Peluang investasi melalui aplikasi equity crowdfunding seperti LandX yang berpengalaman melakukan pendanaan bisnis potensial, terpercaya dan sudah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan membuat investasi kamu aman dan menguntungkan.