28 June 2022
|
9 Min Read
|
Setiap menjalankan suatu usaha, pasti kita akan menghadapi banyak kompetitor. Oleh karena itu agar usaha berkembang, penting untuk melakukan analisis kompetitor!
Bagi Anda yang memulai sebuah usaha, tantangan yang selalu ada dan akan selalu dihadapi adalah kompetitor. Anda akan menghadapi banyak kompetitor yang memiliki jasa dan produk yang sama dengan usaha Anda.
Jika Anda tidak dapat menghadapi kompetitor dengan baik, niscaya usaha yang sedang dijalani tidak dapat berkembang bahkan bisa bangkrut
Karena calon customer Anda akan lebih memilih kompetitor. Maka, tanpa customer berarti tidak ada pemasukan. Tidak ada pemasukan berarti usaha Anda akan bangkrut.
Oleh sebab itu, penting untuk Anda dapat melakukan analisis kompetitor sebelum menjalankan usaha Anda. Supaya Anda dapat mengontrol pergerakan dan perkembangan kompetitor, dan usaha Anda pun sukses dapat bertahan lama.
Di artikel kali ini akan membahas lengkap seputar analisis kompetitor. Jadi, mari kita bahas bersama.
Dalam menjalankan usaha, menemukan pesaing atau kompetitor merupakan hal yang lumrah terjadi.
Kondisi diatas sama seperti kita sedang mengikuti lomba lari, banyak orang yang ikut dalam perlombaan. Orang-orang tersebut adalah rival atau kompetitor kita. Jika kita telah menganalisa dan mengetahui kelemahan dari rival, maka kita dapat mengalahkan rival-rival yang ada.
Begitu pula yang terjadi dalam dunia usaha. Jika Anda telah melakukan analisis kompetitor secara detail, niscaya usaha Anda akan berkembang. Oleh karena itu Anda harus mengetahui apa itu analisis kompetitor.
Sebelum kita membahas analisis kompetitor, kita harus mengetahui terlebih dulu apa itu kompetitor?
Menurut Commerce Commission, kompetitor adalah usaha atau bisnis lain yang menawarkan barang dan jasa yang sama atau serupa dengan usaha atau bisnis Anda.
Sedangkan menurut Market Business News, kompetitor adalah orang, bisnis, tim, atau organisasi yang bersaing dengan Anda atau perusahaan Anda.
Kompetitor seringkali disebut sebagai penghambat sebuah usaha untuk maju dan berkembang.
Tidak! Anda harus mengubah pikiran tersebut. Justru Anda harus berpikir bahwa kompetitor merupakan titik awal dari pengembangan bisnis Anda.
Adanya kompetitor dapat dijadikan sebuah peluang bagi bisnis Anda untuk menjadi yang lebih baik, dengan mengeluarkan berbagai ide dan inovasi baru dan belum pernah dipakai oleh kompetitor Anda.
Makanya untuk dapat mengalahkan kompetitor, Anda harus melakukan analisis kompetitor. Selanjutnya kita akan membahas seputar analisis kompetitor.
Bagi Anda yang menjalankan usaha, tentu Anda ingin mengalahkan berbagai kompetitor yang ada. Boleh Anda berkeinginan untuk mengalahkan kompetitor, tapi harus dilakukan dengan cara yang sehat.
Tidak boleh, tiba-tiba Anda menyuruh banyak orang untuk berkomentar jelek di akun media sosial kompetitor. Itu tidak boleh dilakukan! Untuk dapat mengalahkan kompetitor, Anda harus tahu seputar analisis kompetitor.
Jadi, apa itu analisis kompetitor?
Menurut hubspot, analisis kompetitor adalah strategi yang dilakukan untuk mendapatkan wawasan tentang produk, penjualan, dan strategi pemasaran dari pesaing atau kompetitor.
Sedangkan merujuk dari tulisan Blind Spot in Competitive Analysis, analisis kompetitor adalah proses ketika perusahaan mencoba untuk mendefinisikan dan memahami bisnisnya, mengidentifikasi pesaingnya, menentukan kekuatan dan kelemahan para pesaingnya, dan mengantisipasi langkah mereka.
Dengan melakukan analisis kompetitor sebelum memulai bisnis, Anda akan mengetahui seluk beluk dari kompetitor. Kemudian Anda dapat mengidentifikasikan bagian yang memiliki peluang potensial untuk dapat mengunggulinya.
Melakukan analisis kompetitor bukan hanya sekedar dilakukan saja, namun memiliki tujuan yang jelas.
Tujuan utama analisis kompetitor untuk bisnis adalah:
Dengan mengetahui secara detail kompetitor, Anda akan mendapatkan informasi yang menjadi peluang dalam mengambil setiap keputusan untuk usaha Anda.
Setelah Anda mengetahui apa itu analisis kompetitor dan tujuannya. Melakukan analisis kompetitor juga memiliki berbagai manfaat untuk usaha yang sedang Anda jalani.
Berikut ini beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan dari analisis kompetitor.
Menciptakan strategi pemasaran yang lebih baik Dengan Anda melakukan analisis kompetitor dengan detail, Anda telah memahami kompetitor dengan baik. Maka selanjutnya Anda dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih baik dan efektif.
Sehingga dengan strategi yang lebih solid, usaha Anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dan usaha Anda dapat berkembang menjadi besar.
Menemukan peluang yang belum tersentuh kompetitor Dengan melakukan analisis kompetitor, Anda akan menemukan peluang yang belum digunakan oleh kompetitor dan sebenarnya dibutuhkan oleh calon customer Anda dan kompetitor.
Oleh karena itu Anda dapat mengambil peluang tersebut untuk digunakan di usaha Anda dalam memenuhi kebutuhan calon customer.
Memanfaatkan kelemahan kompetitor Anda juga akan mengetahui kelemahan yang dimiliki kompetitor atas hasil Anda melakukan analisis kompetitor.
Jika kompetitor Anda tidak memiliki kemampuan atau sumber daya tertentu, namun Anda memiliki dan dapat melakukannya. Maka, ini menjadi kesempatan untuk membantu memenuhi kebutuhan calon konsumen melalui usaha Anda.
Sebelum melakukan analisis kompetitor, terlebih dahulu Anda mengetahui jenis kompetitor. Agar Anda dapat mengetahui kompetitor mana yang menjadi prioritas utama untuk dianalisis.
Berikut ini tiga jenis kompetitor, diantaranya adalah:
Kompetitor Langsung (Direct Competitors) Kompetitor langsung adalah kompetitor dengan produk, pasar, industri, dan harga yang ditawarkan sama dengan pesaingnya. Contohnya seperti perusahaan minuman soda raksasa di dunia, Coca cola dan Pepsi.
Kedua perusahaan ini merupakan kompetitor langsung, keduanya memiliki produk dan target pasar yang sama dengan ciri khasnya sendiri.
Kompetitor Tidak Langsung (Indirect Competitors) Kompetitor tidak langsung dimana kompetitor menjual produk yang tidak sama dengan produk Anda, tetapi menawarkan solusi yang sama diperlukan oleh customer Anda.
Kompetitor memiliki produk yang berbeda namun dapat menjadi alternatif produk pengganti. Contohnya perusahaan teh dengan perusahaan kopi. Kedua perusahaan ini menawarkan produk yang berbeda, namun memberikan solusi yang sama untuk customernya.
Kompetitor Bayangan (Replacement Competitors) Pada jenis ini , kompetitor memiliki produk dan tujuan yang berbeda dengan Anda, namun memiliki target pasar yang sama.
Contohnya seperti klinik kecantikan dan salon. Salon menawarkan layanan untuk perawatan rambut, wajah, dan tubuh yang tergolong ringan. Sedangkan klinik kecantikan menawarkan pelayanan berupa treatment untuk kecantikan yang menggunakan tindakan media dan peralatan canggih.
Kedua usaha ini sama-sama memiliki target pasar yang sama, yaitu wanita.
Langkah pertama yang dapat dilakukan dapat menganalisis kompetitor adalah identifikasi kompetitor atau pesaing. Untuk mengetahui kompetitor dengan detail, Anda harus melakukan identifikasi terlebih dulu.
Mengidentifikasi kompetitor yang dapat Anda lakukan yaitu dengan mengetahui jenis produk atau jasa yang ditawarkan, seberapa besar pasar yang dikuasai kompetitor, mengidentifikasikan peluang ancaman dari pesaing, serta menemukan kelemahan dan keunggulan dari pesaing.
Ketika sedang analisa kompetitor, Anda dapat memakai SWOT. dengan memakai SWOT, Anda akan mengetahui Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), serta Threats (ancaman) dari kompetitor.
Untuk dapat menganalisis menggunakan SWOT kamu dapat memanfaatkan beberapa tools online untuk menilai kompetitor kamu, terutama dari website mereka. Sudah sejauh mana kompetitor kamu, ranking berapa kompetitor kamu dalam websitenya.
Berikut ini beberapa rekomendasi tools dapat Anda gunakan sebagai analisis kompetitor.
Kamu dapat menggunakan SEMrush sebagai tools untuk mengetahui posisi ranking website para kompetitor di Google. Selain itu, pada tools ini kamu dapat mengetahui data analisis kompetitor, link building, keyword research, maupun SEO On-page.
Di Ahrefs kamu dapat mengetahui ranking, traffic, dan performa setiap keyword yang digunakan kompetitor setiap waktu.
Pada tolls ketiga ini kamu dapat mengetahui dan membandingkan konten, traffic, keyword, dan backlink antara website kompetitor dan website milik usaha Anda
Dari WebCEO Anda akan mengetahui ranking website kompetitor di Google secara lokal atau global. Di tools ini juga kamu dapat mengetahui keyword research, kecepatan website, internal link, dan analisis media sosial milik kompetitor.
Untuk Anda yang masih pemula, tools satu ini cukup untuk dipakai. Melalui Moz Pro Anda dapat mengecek ranking website, kata kunci, audit situs, dan backlink dari kompetitor.
Lakukan analisis dari SWOT tersebut antara usaha Anda dengan kompetitor. Lalu, ambil kesimpulan untuk strategi yang dapat digunakan dalam mengembangkan usaha Anda.
Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya. Terdapat 3 jenis kompetitor yakni, kompetitor langsung, kompetitor tidak langsung, dan kompetitor bayangan.
Dengan kita mengenal kompetitor, Anda akan mengetahui kompetitor mana yang menjadi prioritas dan paling kuat serta menjadi perhatian khusus dari Anda. kompetitor yang paling kuat dan menjadi prioritas Anda adalah jenis kompetitor langsung.
Kenali target pasar kompetitor merupakan langkah yang harus Anda lakukan.
Karena bisa saja produk atau jasa yang Anda tawarkan sama dengan kompetitor Anda, namun memiliki target pasar berbeda.
Misalnya, target pasar pesaing Anda adalah pelaku UMKM. Sedangkan target pasar usaha Anda adalah pelajar dan mahasiswa.
Dengan perbedaan target pasar ini walaupun produk atau jasa yang ditawarkan sama, namun cara, teknik, dan metode dalam menjalankan bisnis akan berbeda. Dari segi pemasaran juga nanti keduanya akan berbeda.
Jadi, penting untuk kenali target pasar kompetitor.
Saat ini segala bisnis atau usaha telah memiliki akun media sosial sebagai sarana untuk promosi barang atau jasa yang ditawarkan.
Makanya, memantau media sosial kompetitor perlu dilakukan untuk mengetahui seperti aktivitas dan tingkat popularitas kompetitor di media sosial, reputasi kompetitor di mata publik media sosial, dan seberapa baik konten yang dihasilkan kompetitor hingga dapat menarik calon customer di media sosial.
Dengan memantau media sosial kompetitor, Anda dapat mengetahui strategi yang digunakan kompetitor. Lalu Anda dapat mencari peluang dari kompetitor untuk menghasilkan konten yang lebih baik dan dapat menarik calon customer.
Dengan promosi, calon customer akan mengetahui usaha dan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Tanpa promosi mustahil usaha Anda akan berjalan baik.
Oleh karena itu kamu harus mengetahui promosi apa yang dilakukan oleh kompetitor. Misalnya seperti promo apa yang sedang ditawarkan kompetitor, kompetitor menggunakan tools apa sebagai media promosi.
Siapa influencer yang dipakai oleh kompetitor untuk mempromosikan produk atau jasanya, berapa luas jangkauan dan berapa banyak audiens yang engage dengan promo yang diberikan kompetitor.
Ini merupakan langkah-langkah dari analisis kompetitor yang bisa Anda coba untuk mengembangkan usaha Anda. Ingat, kita memang memiliki banyak kompetitor dan pesaing. Tapi kita tidak boleh menyerah, kita harus mencari peluang secara sehat untuk mengembangkan usaha kita hingga sukses dan bertahan lama. Tetap semangat, ya!
Kita telah membahas seputar analisis kompetitor. Di sepanjang kehidupan, pasti kita memiliki kompetitor, baik itu di sekolah, pertemanan, dunia kerja, hingga bisnis atau usaha yang kita jalani.
Dengan banyaknya kompetitor, tujuan kita dan mereka itu sama, hanya satu, yaitu keuntungan atau cuan alias uang!
Nah, untuk kamu yang juga ingin memiliki penghasilan besar dan kamu juga bisa menjadi salah satu pemilik usaha atau bisnis yang memiliki reputasi baik. Kamu bisa melakukannya dengan cara investasi. Investasi yang kamu lakukan yakni dengan metode equity crowdfunding.
Equity crowdfunding sendiri merupakan skema pendanaan untuk bisnis kecil dengan cara patungan masyarakat luas untuk mendanai UMKM. Disini Anda bisa menjadi salah satu pemilik bisnis yang telah didanai.
Anda juga akan mendapatkan keuntungan dari equity crowdfunding, yaitu Anda akan menerima return dividen dari project bisnis yang telah Anda danai.
LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding yang dapat membantu Anda mendanai bisnis yang memiliki prospek bagus dengan modal kecil dan untung besar.
LandX, platform equity crowdfunding terpercaya, transparan, dan telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda bisa mendapatkan keuntungan besar dan modal kecil.
