27 September 2022
|
5 Min Read
|
Perkembangan equity crowdfunding di Indonesia telah tumbuh ke arah positif. LandX, platform crowdfunding di Indonesia telah bagikan dividen hingga Rp 1 miliar. Simak seputar LandX di sini!
LandX sebagai platform equity crowdfunding di Indonesia telah dipercayai oleh banyak investor dalam melakukan pendanaan terhadap berbagai bisnis UMKM berpotensi.
Oleh karena itu, atas kepercayaan dari berbagai investor yang melakukan pendanaan di LandX, Kami telah membagikan dividen kepada para investornya sebesar 1 M rupiah.
Perkembangan equity crowdfunding di Indonesia saat ini sedang mengalami pertumbuhan ke arah yang positif. Equity crowdfunding merupakan investasi dengan sistem pendanaan yang dilakukan oleh banyak investor terhadap salah satu bisnis UMKM yang berpotensi.
Bagaimana sih kinerja LandX Indonesia hingga dapat membagikan dividen sebesar 1 M rupiah tersebut? Lalu, apa saja bisnis-bisnis UMKM di LandX yang menyumbangkan dividen hingga sebesar itu? Yuk, simak lengkapnya di sini!
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu platform equity crowdfunding Indonesia yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah LandX.
LandX merupakan platform equity crowdfunding yang memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mendanai bisnis-bisnis UMKM berpotensi secara patungan.
LandX sendiri merupakan platform investasi yang aman untuk pemula dengan berbagai industri UMKM di dalamnya.
Sebagai platform equity crowdfunding, LandX telah memiliki market cap terbesar se-Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari jumlah investor yang terdaftar telah mencapai 88.215 investor di seluruh Indonesia.
Selain itu, LandX juga telah memiliki 44 perusahaan penerbit dari berbagai industri yang berpotensi. LandX selalu berusaha untuk memberikan laporan keuangan secara tepat waktu dan pembagian hasil investasi yang transparan pada seluruh investornya.
Berkat kepercayaan dari banyak investor yang telah melakukan pendanaan, LandX telah membagikan dividen ke investor hingga 1 miliar rupiah bersama empat perusahaan UMKM berpotensi di dalamnya.
Keempat perusahaan UMKM penerbit di dalamnya yaitu, PT Rumah Sejahtera Kemilau Investama (JKT006) dengan pembagian nilai dividen sebesar Rp 92 juta, PT FCP Optima Indonesia (JOG1) membagikan nilai dividen sebesar Rp 93 juta, PT Gula Garam Asia (HONG) membagikan nilai dividen sebesar Rp 708 juta, dan PT Okinawa PIM Indonesia (OPIM) yang membagikan dividen sebesar Rp 192 juta.
Merujuk dari laman Kompas, PT Gula Garam Asia yang menyumbangkan nilai dividen paling besar baru saja berdiri selama 6 bulan dan telah memiliki 1.407 investor di dalamnya.
Untuk PT Rumah Sejahtera Kemilau, pembagian dividen kali ini bukanlah pembagian pertama kalinya. PT Rumah Sejahtera Kemilau telah membagikan dividen sebanyak 8 kali dari pertama kalinya mereka listing di LandX dengan total nilai dividen sebesar Rp 571 juta.
Dilansir dari laman IDX channel, “LandX selalu terbuka bagi setiap penerbit yang akan melakukan ekspansi usahanya. Tentu saja, selama tidak ada masalah dalam proses listing sebelumnya dan perusahaan tersebut telah lolos background checking dari tim kami,” ujar Aldy Gunawan selaku Co-Founder dan COO dari LandX.
LandX juga senantiasa terus berupaya dalam mempertahankan performa penerbit melalui survei lokasi atau cabang secara berkala, konsultasi strategi bisnis dan keuangan dengan penerbit, mengadakan kolaborasi marketing bersama penerbit, dan menyediakan fitur Kinerja Aset sebagai bukti transparansi LandX pada investor.
Untuk ke depannya, LandX tidak hanya berfokus pada skema equity crowdfunding saja, tetapi terbuka juga bagi perusahaan-perusahaan atau pebisnis yang ingin mengajukan hutang (debt financing).
Sehingga, diharapkan bisnis-bisnis UMKM di Indonesia dapat terus berkembang dan dapat memajukan perekonomian Indonesia.
Apa itu equity crowdfunding? Equity crowdfunding adalah investasi melalui sistem pendanaan yang dilakukan secara patungan dengan beberapa investor pada bisnis UMKM berpotensi.
Nah, melalui equity crowdfunding ini memberikan kesempatan pada masyarakat Indonesia untuk ikut andil dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan cara mendanai bisnis-bisnis UMKM Indonesia.
Melalui pendanaan ini, nantinya bisnis UMKM di Indonesia dapat berkembang dan dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Equity crowdfunding sendiri sekilas mirip dengan investasi di pasar modal. Tetapi, penawaran saham disini dilakukan langsung pada pemodal secara online. Adapula, skema pendanaan equity crowdfunding melibatkan tiga pihak, yaitu penerbit sebagai bisnis yang membutuhkan pendanaan, platform penyelenggara equity crowdfunding, dan investor.
Nantinya, penerbit sebagai bisnis UMKM yang membutuhkan dana akan mengajukan proposal yang berisikan seputar bisnis, proyek yang dijalankan, hingga prospek bisnis ke depannya pada platform penyelenggara equity crowdfunding Indonesia.
Lalu, bagaimana sih perkembangan equity crowdfunding di Indonesia? Perkembangan equity crowdfunding di Indonesia sendiri sedang mengalami pertumbuhan ke arah yang positif.
Hal ini dapat dilihat dari berbagai perusahaan fintech di Indonesia yang mulai mengembangkan sistem equity crowdfunding, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dengan cara berinvestasi dalam membangun bisnis secara patungan.
Nah, dengan semakin berkembangnya equity crowdfunding di Indonesia membuat kesenjangan antar UMKM dalam mendapatkan modal menjadi lebih kecil lagi, karena mendapat akses modal bukanlah hal yang mudah bagi beberapa UMKM.
Nah, kita telah membahas seputar equity crowdfunding dan salah satu platformnya, yaitu LandX.
Bagi kamu para calon investor pemula cocok lho memulai investasi dengan sistem equity crowdfunding di LandX. Karena LandX merupakan platform equity crowdfunding kredibel, terpercaya, dan telah mengantongi izin dari OJK.
LandX pun senantiasa menjaga keamanan dan transparansi bagi para investor yang melakukan pendanaannya.
Di LandX kamu bisa mendanai berbagai industri bisnis UMKM, mulai dari bisnis kuliner hingga bisnis properti semuanya dapat kamu danai di LandX. Juga, memulai investasi di LandX kamu hanya memerlukan modal yang kecil, mulai dari Rp 1 jutaan saja!
Gimana? Tertarik untuk berinvestasi di LandX dan menikmati keuntungannya? Download saja aplikasi LandX, lalu kamu dapat memilih berbagai bisnis UMKM berpotensi yang terdapat di aplikasi, lalu kamu danai deh!
Selanjutnya, kamu dapat memantau perkembangan bisnisnya di Kinerja Aset dan menunggu dividen yang telah kamu danai!