6 June 2022
|
5 Min Read
|
Sleeping investor adalah tipe investasi yang cocok untuk anak muda yang punya modal kecil dan masih awam di dunia investasi. Dengan mendiamkan aset investasinya dalam jangka waktu yang panjang, seorang sleeping investor bisa dapat keuntungan menjanjikan secara berkala.
Istilah sleeping investor artinya mengacu pada tipe orang yang berinvestasi pada instrumen keuangan untuk jangka panjang. Seperti namanya, apa itu sleeping investor adalah orang yang membeli instrumen keuangan untuk didiamkan atau “ditidurkan” dalam jangka waktu lama agar dapat memperoleh keuntungan besar. Agar lebih memahami tipe investasi ini, baca terus artikel ini ya!
Apa yang dimaksud dengan sleeping investor adalah cara seseorang untuk menanamkan dananya dalam bentuk investasi untuk periode yang cukup lama. Arti sleeping investor adalah seorang mendiamkan aset investasinya dalam jangka waktu yang panjang dengan harapan akan mendapatkan keuntungan atas sejumlah modal yang telah dikeluarkan.
Metode investasi ini jelas berbeda dengan trader yang memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan cepatnya fluktuasi harga aset harian. Dapat dikatakan, sleeping investor adalah orang yang bisa dapat keuntungan tanpa harus melakukan apa-apa karena keuntungan yang didapat dari aset investasi akan selalu ada.
Menjadi sleeping investor adalah solusi untuk kamu anak muda yang merupakan pemula dalam berinvestasi. Jika kamu menabung, maka dana yang terkumpul akan sesuai dengan uang yang dialokasikan, belum lagi dipotong biaya admin dari bank.
Namun jika dana diinvestasikan, maka keuntungan sebagai sleeping investor adalah nominal yang terus meningkat dibanding dana awal yang disisihkan. Nantinya, uang ini kamu bisa tabung untuk kebutuhan utama atau pun kebutuhan sekunder lainnya. Tidak hanya untuk hobi atau travelling, keuntungan dari menjadi sleeping investor adalah memperoleh opsi untuk memiliki simpanan hari tua.
Singkatnya, keuntungan jadi sleeping investor adalah kamu bisa duduk manis menunggu uang yang menghampirimu, bukan kamu yang bekerja mengejar uang tersebut. Dengan memiliki menyisihkan uang untuk beli aset investasi, passive income kamu akan terus menghasilkan keuntungan seiring dengan berjalannya waktu.
Kamu bisa mengumpulkan keuntungan ini untuk masa depan impianmu. Mulai dari keinginan untuk pensiun dini dan keliling dunia, punya rumah idaman di usia muda, atau apapun kondisi finansial idealmu. Hal ini bisa direalisasikan dengan membangun strategi terbaik untuk berinvestasi.
Zaman sekarang, instrumen investasi bisa kamu pilih sesuai dengan kemampuan modal dan preferensi profil risiko yang ingin dimiliki. Mulai dari investasi emas, cryptocurrency, saham, properti, reksa dana, hingga equity crowdfunding.
Jika kamu memiliki modal besar, opsi yang dimiliki sleeping investor adalah instrumen high risk high return seperti saham dan cryptocurrency. Namun, untuk kamu yang masih muda, pemula, dan memiliki modal minim, salah satu opsi terbaik untuk menjadi sleeping investor adalah berinvestasi di equity crowdfunding.
Sebenarnya cara utama untuk menjadi sleeping investor adalah niat atau tekad yang kuat. Karena persiapan yang dibutuhkan sleeping investor adalah modal investasi, keinginan belajar risiko berbagai jenis instrumen investasi, hingga akhirnya membeli dan mengumpulkan aset untuk investasi jangka panjang. Berikut penjelasan lengkap tentang cara menjadi sleeping investor.
Sama halnya dengan memulai bisnis, memulai investasi juga butuh modal. Modal yang dimaksud di sini berupa sejumlah uang yang dialokasikan untuk membeli instrumen investasi. Kamu bisa belajar mengumpulkan modal awal untuk investasi dengan menyisihkan 10% dari seluruh dana penghasilanmu.
Agar maksimal mendapatkan keuntungan menjadi seeping investor, sebaiknya kamu berinvestasi di beberapa jenis instrumen investasi. Sebelumnya, tentu kamu harus mempelajari profil risiko dan prospek profit jangka panjangnya.
Sehingga nantinya, kamu tidak harus memantau aset yang ditanamkan secara terus-menerus. Sebagai sleeping investor, kamu hanya perlu mengecek secara berkala, baik mingguan atau bulanan untuk mengetahui pergerakan asetmu.
Zaman sekarang investasi banyak dilakukan melalui platform online. Karena itu kamu harus berhati-hati dalam memilih platform investasi. Pastikan kamu mengecek sistem pengelolaan dana, skema investasi, transparansi profil risiko, hingga ketentuan biaya admin.
Penting juga untuk memilih platform pengelola investasi yang berpengalaman, aman, dan mengantongi sertifikasi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Meski menjanjikan keuntungan yang menjanjikan, bukan berarti kamu bisa mengandalkan return dari investasi saja. Apalagi sebagai anak muda, kamu tetap perlu memiliki penghasilan utama yang didapatkan dari bekerja atau melakukan aktivitas bisnis lainnya.
Seorang sleeping investor tidak terbebani untuk melakukan pemantauan atas perubahan atau fluktuasi harga asetnya setiap waktu. Karena itu, dengan memiliki kegiatan lain yang menghasilkan active income, kamu bisa tetap produktif mendapatkan penghasilan utama dan penghasilan berkala dari menjadi sleeping investor.
Investasi saham masih memang menjadi favorit penanaman modal para sleeping investor. Meskipun identik dengan high risk high return, sekarang terdapat skema investasi yang bisa jadi pilihan bagi anak muda yang belum memiliki modal yang besar yaitu skema Securities Crowdfunding (SCF) yang merupakan pengembangan skema Equity Crowdfunding (ECF).
Melalui skema ini, anak muda seperti kamu punya banyak pilihan untuk mengalokasikan dana yang dimiliki ke banyak bisnis UMKM potensial. Semakin masif perkembangan bisnis dari suntikan dana yang didapatkan dari urun dana saham UMKM, peluang investor untuk terus mendapatkan profit jangka panjang melalui dividen rutin juga akan semakin besar.
Hal ini menjadikan investasi beli saham dengan skema equity crowdfunding menawarkan risiko yang rendah. Selain itu, adanya pembagian dividen yang rutin tentu menawarkan prospek penghasilan pasif jangka panjang. Karena itu, berinvestasi di equity crowdfunding cocok untuk kamu yang ingin menjadi sleeping investor
Jika kamu merasa tertarik untuk menjadi sleeping investor dengan membeli saham UMKM, pastikan untuk memilih platform urun dana yang sudah berpengalaman dan di bawah pengawasan OJK seperti LandX ya!