Investor Penerbit
menu-mobile

Pentingnya Perencanaan Keuangan Jangka Panjang dan Cara Menyusunnya

16 November 2022

|

7 Min Read

|

Author: Alula
 Pentingnya Perencanaan Keuangan Jangka Panjang dan Cara Menyusunnya

Saat membuat rencana keuangan, kamu harus bisa menentukan langkah perencanaan keuangan jangka panjang yang tepat. Kenapa kita perlu menyusun rencana keuangan jangka panjang? Yuk simak artikel berikut!

Perencanaan keuangan jangka panjang adalah alat penggerak yang dirancang untuk mengatur pergerakan keuangan saat ini atau di masa depan. Dengan membuat rencana keuangan maka kamu dapat mengatur keuangan dengan sebaik mungkin.

Perencanaan keuangan jangka panjang dan jangka pendek menjadi hal penting yang harus dilakukan baik bagi individu maupun perusahaan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi arus kas yang dimiliki.

Adanya perencanaan keuangan dapat menentukan bagaimana cara untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan yang spesifik bagi individu atau perusahaan. Selain itu, tujuan perencanaan keuangan dapat menjadi bahan evaluasi bagi kondisi keuangan individu atau perusahaan. Selain itu, dengan membuat perencanaan keuangan yang matang akan mendorong proses pencapaian tujuan dengan cepat melalui manajemen keuangan yang terencana.

Apa Itu Perencanaan Keuangan Jangka Panjang?

Menurut FPSB (Financial Planning Standards Board) Indonesia, perencanaan keuangan merupakan proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara terintegrasi dan terencana. Artinya, perencanaan keuangan jangka panjang adalah kegiatan yang dilakukan untuk merencanakan keuangan individu atau perusahaan untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang yang diinginkan.

Komponen dari perencanaan keuangan jangka panjang adalah untuk mengelola risiko yang akan berdampak negatif pada kondisi finansial seseorang. Risiko tersebut berupa risiko meninggal dini, risiko menghabiskan hari tua tanpa memiliki uang, tidak adanya uang untuk pengobatan dan perawatan di hari tua, dan risiko menderita penyakit kronis yang berpotensi untuk menguras harta yang dimiliki seseorang. Hal tersebut karena harta yang dimiliki perlahan mulai habis untuk membayar biaya pengobatan sakitnya.

Perencanaan keuangan jangka panjang adalah alat yang sangat penting dan berfungsi untuk mengatur pemasukan dan pengeluaran dari individu atau perusahaan. Manfaat dari perencanaan keuangan jangka panjang adalah untuk membantu menyusun rencana yang akurat untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang dan mempersiapkan strategi dalam menghadapi risiko-risiko yang mungkin saja terjadi.

Tujuan Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Tujuan perencanaan keuangan jangka panjang adalah untuk mewujudkan tujuan-tujuan keuangan yang ingin diraih dan sebagai gambaran untuk menentukan apa yang harus dilakukan agar tujuan dapat tercapai. Dengan membuat rencana keuangan maka individu atau perusahaan dapat terhindar dari kekurangan dana saat sedang melakukan proses mewujudkan tujuannya. 

Tujuan perencanaan keuangan juga akan membantu individu atau perusahaan untuk mencapai kebebasan keuangan dan keamanan ekonominya. Menurut OJK (Otoritas Jasa Keuangan), untuk dapat menentukan tujuan perencanaan keuangan, kamu dapat membuatnya dengan perumusan SMART, berupa :

1. Specific

Langkah awal dalam membuat rencana keuangan adalah menentukan target yang jelas. Dengan adanya target yang jelas maka akan semakin mudah untuk mencapai tujuan utama yang diinginkan.

Misalnya kamu ingin mempunyai motor listrik pada 2 tahun yang akan datang. Maka tujuan spesifik kamu adalah membeli motor.

 2. Measurable

Tujuan perencanaan keuangan harus dapat diukur secara berkelanjutan. Dengan demikian, kamu dapat memantau setiap langkah dan tetap berfokus untuk meraih tujuan sesuai dengan target.

Dana yang dibutuhkan untuk membeli motor listrik adalah RP 20.000.000. Tujuan baru yang kamu harus capai adalah memiliki dana senilai 20 juta.

3. Attainable

Tujuan perencanaan keuangan mungkin beragam dan ada saatnya tujuan tersebut memiliki beberapa hal dan tenggat waktu yang sama. Jika hal tersebut terjadi, maka kamu harus memiliki skala prioritas untuk pencapaiannya.

Untuk mendapatkan dana sebesar 20 juta, kamu harus memprioritaskan aktivitas yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan masukan dana yang pasti setiap bulannya. Hindari untuk melakukan utang demi mendapatkan dana tambahan. 

4. Realistic

Membuat tujuan keuangan harus berdasarkan fakta dengan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki.

Untuk mencapai tujuan, kamu dapat mengurangi kegiatan yang mungkin dapat membuat kamu mengeluarkan uang lebih banyak. Misalnya makan diluar, liburan, atau membeli barang yang tidak dibutuhkan.

5. Timely atau Time-Bound 

Dalam membuat rencana keuangan, kamu harus dapat menentukan jangka waktu yang jelas kapan kamu dapat mencapai target keuangan yang diinginkan. Kamu dapat membuat target waktu tersebut dalam beberapa bulan hingga beberapa tahun.

Dengan menyisihkan uang sekitar Rp833.000/bulan kamu sudah bisa mengumpulkan uang senilai 20 juta untuk membeli motor listrik yang kamu idamkan dalam 2 tahun.

Perbedaan Rencana Keuangan Jangka Panjang dan Pendek

Rencana keuangan jangka panjang dan pendek berfungsi untuk menunjukkan seberapa efektif individu atau perusahaan dapat mencapai rencana keuangannya. Selain itu, rencana keuangan juga menjadi gambaran bagi individu atau perusahaan untuk mempertimbangkan langkah yang akan diambil untuk menyikapi kondisi atau risiko yang mungkin terjadi.

Perbedaan perencanaan keuangan jangka pendek dan perencanaan keuangan jangka panjang adalah tenggat waktu perwujudan atas tujuan yang akan diraih. Perencanaan keuangan jangka pendek merujuk pada pemecahan masalah dan pengembangan strategi yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dalam waktu sesingkat-singkatnya. 

Perencanaan keuangan jangka pendek merupakan perencanaan keuangan yang dapat dicapai dalam kurun waktu dibawah satu tahun hingga empat sampai lima tahun. Biasanya perencanaan keuangan jangka pendek dengan kondisi yang terjadi saat proses perwujudan tujuan tersebut.

Sedangkan perencanaan keuangan jangka panjang proses memproyeksikan perencanaan keuangan untuk meraih tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu di atas lima tahun. Proyeksi rencana yang dibuat akan  menghasilkan asumsi tentang kondisi ekonomi dan skenario pengeluaran yang akan terjadi di masa depan.  

Kenapa Kita Perlu Menyusun Rencana Keuangan Jangka Panjang?

Perencanaan keuangan jangka panjang adalah alat panduan yang berfungsi bagi perusahaan untuk melihat perubahan dan perkembangan yang terjadi. sangat penting bagi perusahaan untuk membuat rencana keuangan agar dapat mencapai tujuan keuangan jangka panjangnya.

Berikut 7 langkah perencanaan keuangan jangka panjang bagi perusahaan.

1. Menghitung dan Mencatat Total Pendapatan

Langkah pertama dalam membuat perencanaan keuangan jangka panjang adalah dengan mencatat dan menghitung semua total pembelanjaan yang telah diterima. Dengan demikian, kamu dapat mengalokasikan dana setiap bulannya dengan efektif.

2. Membuat Anggaran Belanja Rutin

Kamu dapat menuliskan apa saja pengeluaran yang terjadi setiap bulannya. Pengeluaran dari perencanaan jangka panjang adalah biaya biaya konsumsi, transportasi, listrik, cicilan, dan lain sebagainya. Catatan pengeluaran tersebut akan berfungsi sebagai alat untuk mengetahui seberapa banyak pengeluaran yang dikeluarkan individu atau perusahaan setiap bulannya dan dapat menjadi tolak ukur bagi individu atau perusahaan dalam menyisihkan dana untuk pengeluaran tak terduga yang mungkin terjadi.

3. Tentukan Prioritas Keuangan

Sangat penting bagi individu atau perusahaan untuk mengetahui prioritas keuangan yang ingin dicapai bersama. Dengan memiliki prioritas keuangan, maka individu atau perusahaan dapat menghindari masalah keuangan atau risiko yang mungkin akan terjadi dimasa depan.

4. Mencatat Semua Pengeluaran

Mencatat semua pengeluaran individu atau perusahaan merupakan hal yang penting untuk mengetahui kemana semua aset pergi. Catatan pengeluaran dapat menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perencanaan keuangan atau dapat mengurangi pengeluaran yang tidak penting dan dapat dikurangi pada bulan selanjutnya atau periode tertentu.

5.    Menyiapkan dana Darurat

Dana darurat menjadi hal yang sering dilupakan oleh individu atau perusahaan. Padahal dana darurat memiliki fungsi penting untuk mendanai anggaran pengeluaran yang mungkin dibutuhkan secara tiba-tiba pada periode  tertentu.

6.    Menjaga Rasio Utang

Untuk dapat menjaga rasio utang, individu atau perusahaan harus mempertimbangkan pembelian barang sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki agar pembelian konsumtif dengan sistem utang tidak melonjak.

7.    Memisahkan Tabungan dan Dana Investasi

Sangat penting bagi individu atau perusahaan untuk dapat menyisihkan pendapatannya dan melakukan investasi dan menabung. Tabungan akan menjadi aset individu atau perusahaan yang dapat digunakan untuk keperluan-keperluan terkait kebutuhan individu atau perusahaan. Sedangkan investasi berpotensi menjadi penghasilan tambahan tiap bulan yang akan didapatkan.

Penutup

Perencanaan keuangan jangka panjang adalah proses penting yang harus dilakukan oleh individu atau perusahaan untuk dapat meraih tujuan ekonomi yang stabil melalui pengelolaan keuangan. Dari beberapa langkah dari menyusun rencana keuangan jangka panjang, investasi dapat menjadi pilihan terbaik untuk mendorong perencanaan tersebut. 

Saat ini kamu sudah dapat memulai investasi dengan jumlah nominal dana yang terjangkau dengan menggunakan investasi equity crowdfunding. Equity crowdfunding adalah skema pendanaan bisnis seperti UMKM dengan sistem pengumpulan dana secara patungan oleh masyarakat luas dalam bentuk kepemilikan saham.

Pilihlah platform dengan legalitas yang jelas saat melakukan investasi. LandX menjadi pilihan platform yang tepat untuk melakukan investasi crowdfunding karena telah mengantongi izin dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Dengan menggunakan investasi equity crowdfunding, kamu berpotensi untuk mendapatkan passive income setiap bulannya. Passive income tersebut nantinya dapat digunakan untuk dana darurat dalam membuat rencana keuangan.

Yuk Miliki Saham Investasi Bisnis dengan Modal Mulai dari Rp1 juta!