Investor Penerbit
menu-mobile

Money Market Adalah: Pengertian, Fungsi dan Manfaat Money Market

1 November 2022

|

10 Min Read

|

Author: Rafa Syawalia R
Arti Apa Itu Money Market adalah tempat transaksi jual beli

Money market adalah mekanisme pasar yang memungkinkan bagi seseorang atau korporasi untuk dengan mudah melakukan transaksi penjualan dan pembelian dalam bentuk sekuritas keuangan.

Money market adalah pasar yang menyediakan sarana pengalokasikan pinjaman dana jangka pendek. Money market merupakan jenis dari pasar keuangan atau financial markets sebagai tempat terjadinya transaksi berbagai instrumen keuangan dengan melibatkan berbagai pihak. Pasar-pasar ini muncul dalam era modern sekarang, salah satunya adalah money market (pasar uang). 

Untuk lebih lengkapnya, apa itu money market? Simak pengertiannya, fungsi dan manfaatnya dalam artikel berikut. 

Pengertian Money Market

Dalam ranah keuangan, istilah money market tidak asing lagi. Menurut Otoritas Jasa Keuangan, money market merupakan pasar instrumen jangka pendek yang dapat dipindahtangankan seperti sertifikat deposito Eurodollar, surat berharga komersial, dan treasury bills. Terdapat kesamaan dalam instrumen-instrumen tersebut, yaitu likuiditas yang tinggi dan keamanan yang terjamin, sehingga pasar uang dioperasikan oleh para dealer.

Menurut Eko Sudarmanto, dkk, money market adalah sebuah tempat pertemuan abstrak antara pemilik dana jangka pendek dan calon pemakai yang membutuhkan dana baik secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan menurut Bank Indonesia, money market adalah bagian dari sistem keuangan yang berhubungan dengan perdagangan, pinjam-meminjam, atau pendanaan berjangka pendek dengan 1 (satu) tahun dalam mata uang rupiah dan valuta asing.

Pasar uang memiliki kemampuan untuk menunjang transmisi kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan memperlancar sistem pembayaran. Dalam kesederhanaannya, pasar uang adalah tempat instrumen yang diperdagangkan antara pemilik modal dengan peminjam modal dengan jangka pendek.

Instrumen-instrumen money market dapat diubah menjadi uang tunai dengan cepat dan biaya relatif rendah. Sehingga, meskipun return dari produk money market cenderung lebih rendah karena risiko harga yang rendah akibat jangka waktu yang singkat, pasar uang masih menjadi pilihan untuk mengelola kebutuhan jangka pendek.

Fungsi Pasar Uang

Bank Indonesia menggunakan pasar uang rupiah dan valuta asing untuk mengendalikan kebijakan moneter. Dalam rangka meningkatkan efektivitas kebijakan moneter, Bank Indonesia juga melakukan pengaturan terhadap sistem pembayaran, pengelolaan uang rupiah, dan tindakan makroprudensial. Pendalaman pasar keuangan diperlukan untuk menciptakan pasar uang domestik yang efisien, likuid, dan teratur.

Fungsi pasar uang adalah sebagai tempat terjadinya transaksi jangka pendek antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana. Pasar uang juga dapat digunakan sebagai sarana investasi jangka pendek yang aman dan likuid. Dengan adanya pasar uang yang efisien, pelaku ekonomi dapat memperoleh dana dengan biaya yang lebih rendah, serta memanfaatkan dana yang dimiliki dengan lebih efektif.

Secara lebih lanjut, berikut fungsi dari pasar uang:

1. Fungsi Likuiditas

Seperti pada penjelasan mengenai apa itu money market adalah sebagai likuiditas antara pemilik modal dengan peminjam modal. Untuk memperoleh kelebihan kas (uang tunai) yang dimiliki, biasanya para pemilik modal atau investor akan menyimpan kas tersebut di money market seperti deposito dan Sertifikat Bank Indonesia. 

Nantinya jika ingin memperoleh pendapatan jangka pendek, maka dihasilkan dari perputaran pinjam-meminjam dan jual beli. Sedangkan untuk pengusaha, fungsi money market dijadikan sebagai sumber modal jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan bisnis.

Ada dua tipe pendanaan jangka pendek yang dalam transaksi pasar uang yaitu, pendanaan spontan dan pendanaan yang memerlukan negosiasi. Pendanaan spontan adalah tipe pendanaan yang terjadi karena perubahan situasi ketika berlangsungnya aktivitas ekonomi. Sedangkan pendanaan yang memerlukan negosiasi merupakan tipe pendanaan yang memerlukan diskusi dan perjanjian proses selama prosesnya.

Dengan demikian, pasar uang merupakan sumber pendanaan yang bisa dimanfaatkan oleh pencari modal untuk kelangsungan usaha atau biaya modal kerja. Hal ini sejalan dengan harapan Bank Indonesia agar pasar uang di Indonesia dapat menjadi alternatif sumber pendanaan.

2. Fungsi Kebijakan

Seperti yang dilansir dari Bank Indonesia, money market dianggap efisien, likuid, dan tidak hanya mendukung efektivitas kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah. Money market juga bisa memberikan fleksibilitas bagi pelaku pasar dalam rangka pengelolaan dana.

Untuk menjaga perekonomian secara makro, produk surat berharga pemerintah atau yang diterbitkan oleh bank sentral seperti Sertifikat Bank Indonesia dapat berfungsi sebagai alat kontrol likuiditas dan stabilitas nilai tukar mata uang.

3. Fungsi Informasi

Untuk pelaku-pelaku pasar uang, seperti perbankan, perusahaan, pemerintah, dan otoritas moneter–terkait arah kebijakan kondisi moneter, prefensi, dan tingkah laku peserta money market, adanya fungsi money market sebagai sarana informasi mengenai perkembangan pasar itu sendiri dan sebagai gambaran mengenai kondisi atau prospek ekonomi domestik dan luar negeri.

4. Akumulasi Kekayaan

Ketika seseorang meminjamkan kekayaan atau menjualnya dalam money market, surat berharga jangka pendek yang diterbitkan pemerintah dapat mendukung pembangunan negara. Aset ini yaitu kekayaan disebut akumulasi kekayaan atau accumulation of wealth sebagai imbal hasil keuntungan dari aktivitas investasi sangat bergantung pada produk-produk dalam money market yang dipilih seperti deposito, Sertifikat Bank Indonesia, commercial papers, treasury bills dan lain-lain.

Perbedaan Money Market dan Capital Market

Money market dan capital market merupakan sarana bagi para investor untuk melakukan investasi. Keduanya memiliki perbedaan karakteristik tertentu baik dari segi jangka waktu, instrumen yang diperjualbelikan, tempat penjualan maupun tujuan para penjual dan pembelinya. 

Pada dasarnya, money market dan capital market adalah dua jenis pasar keuangan yang berbeda dengan karakteristik dan tujuan yang berbeda pula. Money market adalah pasar keuangan jangka pendek yang menyediakan instrumen-instrumen keuangan dengan tenor pendek seperti surat berharga komersial, sertifikat deposito, dan treasury bills. Instrumen-instrumen ini diperdagangkan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan jangka pendek, seperti untuk membiayai persediaan dan pembayaran hutang dagang.

Sementara itu, capital market adalah pasar keuangan jangka panjang yang menyediakan instrumen-instrumen keuangan dengan tenor yang lebih panjang seperti saham, obligasi, dan reksa dana. Instrumen-instrumen ini digunakan untuk membiayai investasi jangka panjang seperti ekspansi bisnis, pengembangan infrastruktur, atau proyek-proyek besar lainnya. Oleh karena itu, money market dan capital market memiliki perbedaan utama dalam

Pada money market lebih bersifat abstrak yang tidak memiliki tempat khusus seperti capital market. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbedaan money market dan capital market:

1. Instrumen yang Diperjualbelikan

Pada money market sarana pengalokasian dan pinjaman dana yang disediakan adalah dalam kurun waktu jangka pendek yang tidak lebih dari satu tahun serta merupakan likuiditas primer. Sedangkan pada capital market instrumen yang diperjualbelikan adalah surat-surat berharga jangka panjang dan merupakan dana yang bersifat permanen dan semi permanen.

2. Tempat Transaksi

Capital market memiliki tempat transaksi tertentu yang disebut dengan bursa efek. Sedangkan tempat transaksi money market adalah bersifat abstrak yang artinya penjualan dan pembelian tidak dilakukan di dalam pasar tertentu.

3. Struktur Organisasi

Struktur organisasi capital market lebih terorganisir karena memiliki tempat transaksi khusus serta dalam pelaksanaanya juga diatur dan diawasi oleh otoritas pasar modal. Sedangkan, money market tidak terorganisasi.

4. Tujuan Penjual atau Pemilik Modal

Money market ditujukan untuk memenuhi kebutuhan modal jangka pendek seperti modal kerja, sedangkan capital market lebih ditekankan pada tujuan investasi atau untuk ekspansi perusahaan. 

Jika seorang investor membeli surat-surat berharga di money market, maka dia mencari keuntungan sedangkan di capital market selain mencari keuntungan, investor bisa menguasai perusahaan tersebut.

Instrumen Pasar Uang di Indonesia

Berikut adalah instrumen ataupun surat-surat yang diperjualbelikan di money market Indonesia, yaitu:

  • Sertifikat Bank Indonesia (BI)
    Sertifikat Bank Indonesia (BI) adalah instrumen utang yang diterbitkan oleh pemerintah selaku bank sentral. Tujuan penerbitan Sertifikat Bank Indonesia biasanya untuk mengendalikan jumlah uang beredar, mencegah inflasi, dan menjaga stabilitas nilai tukar. Jangka waktu Sertifikat Bank Indonesia lebih singkat dari deposito, yaitu kurang dari 1 tahun, misalnya periode 1, 3, 6, 9, atau 12 bulan. Tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia akan mengacu BI Rate (BI 7-Day Repo Rate).
  • Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
    Surat Berharga Pasar Uang adalah surat-surat berharga yang berjangka pendek yang diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk Bank Indonesia.
  • Sertifikat Deposito
    Deposito adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh suatu bank umum dalam suatu nominal, jangka waktu, dan tingkat bunga. Nasabah yang menempatkan sejumlah uang di rekening bank berhak atas imbal hasil (return) berupa bunga (%). Umumnya, bunga deposito berkisar antara 4-6% per tahun. Jangka waktu simpanan deposito secara teoritis yaitu maksimal 1 tahun, namun dalam praktiknya, tenor deposito bisa sampai 2 tahun. Bunga deposito biasanya lebih kecil dari kupon obligasi.
  • Commercial Paper Promes
    Surat berharga komersial adalah surat promes jangka pendek tanpa jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan dan pemerintah asing. Bagi banyak penerbit besar yang layak mendapatkan kredit, commercial paper promes adalah alternatif berbiaya rendah untuk pinjaman bank. Investor commercial paper promes mendapatkan hasil kompetitif dan ditentukan pasar dalam bentuk wesel yang jatuh tempo dan jumlahnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka.
  • Call Money
    Call money yaitu kegiatan pinjam meminjam dana antara satu bank dengan bank lainnya dalam jangka waktu yang singkat.
  • Repurchase Agreement
    Repurchase agreement adalah transaksi jual surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat-surat berharga tersebut pada tanggal dan harga yang telah ditetapkan dahulu.
  • Banker’s Acceptance
    Banker’s acceptance merupakan instrumen money market yang digunakan untuk memberikan kredit pada eksportir atau importir untuk membayar sejumlah uang barang atau membeli valuta asing 

Pelaku Pasar Uang

Secara umum, para pelaku utama di money market adalah sebagai berikut:

  1. Bank Komersial, memiliki tiga peran, sebagai lembaga perantara untuk proses permintaan dan penawaran dana (uang), sebagai dealer di pasar over-the counter (OTC) untuk produk derivatives, dan sebagai pemberi jasa fee base income.
  2. Pemerintah pusat dan daerah juga merupakan pelaku utama pasar uang yang membutuhkan dana talangan (bridging funds) dengan jumlah besar untuk membiayai proyek-proyek pemerintah.
  3. Perusahaan swasta non-bank biasanya membutuhkan instrumen pasar uang untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
  4. Money market fund atau bisa disebut Money Market Mutual Funds (MMMFs) beroperasi dalam bentuk perusahaan broker untuk kelompok reksa dana. Money market funds adalah reksa dana yang diinvestasikan 100% pada instrumen pasar uang jangka pendek. Investor dapat berpartisipasi dalam portofolio yang lebih beragam daripada berinvestasi secara mandiri.
  5. Brokers dan Dealers adalah pihak-pihak yang memasarkan produk perbankan, baik di pasar perdana maupun pasar sekunder.
  6. Bank Sentral adalah salah satu pelaku utama pasar uang karena memiliki tanggung jawab dan tugas untuk menjaga stabilitas moneter melalui pengendalian jumlah likuiditas di money market.

Security Market Line

Security Market Line adalah garis yang menghubungkan antara tingkat return yang diharapkan investor dari sebuah aset sekuritas dengan risiko sistematis yang ada. Security Market Line kerap disingkat sebagai SML sering dipergunakan untuk menilai sekuritas secara individual dalam kondisi serta situasi pasar yang relatif netral. SML sering disebut juga dengan Garis Pasar Sekuritas.

Security Market Line (SML) merupakan garis paling penting yang terdapat dalam teori harga aset modal (CAPM) dan digunakan dalam analisis portofolio. Garis ini memperlihatkan hubungan antara risiko dan imbal hasil yang diharapkan dari suatu portofolio yang efisien.

Konsep SML membantu investor memperkirakan imbal hasil yang dapat diperoleh dari suatu investasi tertentu dalam kaitannya dengan risiko. Dengan memahami SML, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan mengurangi risiko investasi yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, pemahaman tentang SML sangat penting dalam dunia keuangan.

Security Market Line merupakan visualisasi CAPM (Capital Asset Pricing Models), ketika sumbu x pada grafik mewakili risiko, serta sumbu y pada grafik mewakili pengembalian yang diharapkan. Risiko sistematis dapat diukur dengan menggunakan Beta (β).

Security Market Line dapat digunakan untuk membantu investor dalam menentukan apakah suatu produk investasi akan menawarkan pengembalian yang diharapkan dan menguntungkan apabila dibandingkan dengan tingkat risikonya.

Rumus Security Market Line (SML)

ERi = Rf + βi [ERM – Rf]

Keterangan:

ERi   = Pengembalian yang diharapkan dari sekuritas

Rf     = Tingkat bebas risiko dan mewakili perpotongan y dari SML

βi      = Risiko sistematis

ERM = Pengembalian pasar yang diharapkan  

Security Market Line biasanya digunakan oleh pengelola uang dan investor untuk mengevaluasi produk investasi yang mereka pikirkan untuk dimasukan ke dalam portofolio. 

Nah, kesimpulan apa itu money market adalah tempat yang dijadikan wadah investasi bagi masyarakat pemodal atau investor. Sedangkan bagi peminjam dana seperti perusahaan, instrumen pasar uang dapat berfungsi untuk memenuhi likuiditas jangka pendek.

Selain itu juga, money market mampu mengendalikan stabilitas perekonomian negara. Sistem keuangan pun stabil melewati transaksi jual beli atau keuangan yang dilakukan pada money market. Demikian ulasan mengenai apa itu money market, fungsi pasar uang, perbedaan money market dan capital market,dan manfaatnya untuk pemilik modal, peminjam dana, serta negara.

Dari artikel diatas kita telah mengetahui mengenai money market secara lengkap. Pada umumnya, money market merupakan sarana pinjam-meminjam dan jual beli dengan jangka waktu yang pendek.

Jika kamu tertarik untuk melakukan investasi jangka panjang, kamu bisa juga loh berinvestasi melalui skema equity crowdfunding. Melalui skema equity crowdfunding kamu bisa berinvestasi ke bisnis potensial dengan urun dana bersama masyarakat luas.

Tentunya kamu perlu menyesuaikan profil risiko terhadap bisnis yang kamu danai. Bisnis yang kamu pilih tadi akan berkembang dan memiliki potensi untuk bertahan dalam kurun waktu jangka panjang. Kamu juga akan mendapatkan keuntungan sesuai performa dari bisnis anda.

Karena itu,

Yuk Mulai Tingkatkan Level Investasi Anda Sekarang….

Baca Juga