Investor Penerbit
menu-mobile

High Risk High Return: Memahami Konsep Risk dan Return dalam Investasi

1 August 2022

|

7 Min Read

|

Author: Rafa Syawalia S
Pengertian High Risk High Return Adalah Strategi Dalam Investasi

Di dalam dunia investasi, kita harus memahami mengenai apa itu high risk high return adalah untuk menentukan strategi dalam investasi dan, jenis instrumen investasi dengan high risk high return.

Dalam kegiatan berinvestasi, tentunya istilah high risk high return adalah hal yang sering terdengar sebagai prinsip atau pedoman investor yang terjun ke dalam dunia penanaman modal. Selain itu, risk and return dalam manajemen keuangan yang ada di dalam investasi bertujuan untuk pengambilan keputusan keuangan perusahaan atau individu yang menaruh modal di instrumen investasi.

Maka dari itu, melakukan investasi tidak bisa dilakukan dengan asal mencoba. Selain modal untuk berinvestasi, perlu juga memahami jenis-jenis instrumen investasi yang perlu disesuaikan kondisi finansial, kebutuhan masing-masing, serta jangka waktu yang diinginkan.

Supaya tidak asing dengan istilah high risk high return, yuk simak apa yang dimaksud high risk high return pada artikel ini.

Definisi High Risk High Return

Dari istilahnya, high risk high return adalah kalimat yang berasal  kata risk dan return. High risk high return artinya prinsip seorang investor harus bisa mengarahkan strategi yang tepat dalam mengambil langkah investasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata risiko adalah akibat kurang menyenangkan, merugikan, membahayakan dari suatu perbuatan atau tindakan. 

Ketika berada di dalam kegiatan investasi, risiko merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Tidak menentunya fluktuasi harga di pasar, kondisi ekonomi-politik di suatu negara dan inflasi memengaruhi kegiatan investasi menjadi tidak pasti sehingga dapatdikatakan berisiko. Akan tetapi, hal ini bisa dicegah dengan strategi agar dapat membuat keputusan  yang tepat. 

Perlunya pemahaman lebih mendalam sebelum memilih jenis investasi yang akan dipilih penting. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan profil risiko sehingga tidak menimbulkan kerugian yang fatal dan besar.

Return adalah timbal balik atau dalam kegiatan investasi diartikan sebagai keuntungan. Return atau keuntungan dapat diartikan sebagai laba, manfaat, dan sebagainya. Pada investasi, perbedaan mengenai return adalah expected return sebagai pengembalian yang diharapkan dan realized return sebagai pengembalian aktual.

Seorang investor yang ingin mendapatkan keuntungan perlu mengambil langkah yang mantap dan strategi yang disesuaikan dari investasi apa yang dipilih. Misalnya, seorang investor menanam modal ke jenis investasi saham. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang terbilang high risk high return. 

Pada bursa efek, harga saham bisa naik dan turun (fluktuasi) tergantung kondisi pergerakan harga di pasar. Investor tersebut perlu mengamati pergerakan harga saham tersebut, menganalisis catatan keuangan perusahaan penerbit saham, dan faktor lainnya sebagai acuan untuk menyusun strategi agar mendapatkan keuntungan dari investasi yang ditanam. 

Prinsip ini sering dihindari untuk beberapa orang dan tidak jarang membuat beberapa orang mundur karena tidak siap menghadapi kerugian. Begitu pula sebaliknya, beberapa orang berani mengenali risiko yang mungkin akan diterima. Dengan ini, ia bisa menyusun persiapan yang tepat untuk menghadapi atau menghindari risiko yang nanti menimpanya. 

Intinya, high risk high return adalah prinsip pengambilan keputusan dalam memilih berinvestasi pada instrumen yang menawarkan risiko tinggi sekaligus memiliki hasil yang relatif tinggi juga. Selain dalam berinvestasi, prinsip ini bisa diterapkan dalam kehidupan untuk mengukur risiko yang akan dihadapi dan hasil dari usaha yang telah dilakukan.

Hubungan Risk and Return

Risk and return adalah risiko dan pengembalian. Apa yang dimaksud risk and return ini adalah istilah yang saling bertolak belakang. Namun, dalam investasi, high risk high return adalah hubungan yang positif karena keduanya linear dan searah. 

Hal ini disebabkan karena dalam kegiatan investasi, faktor yang mempengaruhi risiko seperti inflasi, mekanisme pasar, kondisi ekonomi dan politik, serta masih banyak lagi membuat kegiatan investasi bersifat tidak pasti dan memunculkan risiko (risk) sebagai kondisi yang tidak diharapkan, seperti kerugian.

Sedangkan dengan pengembalian (return) dipengaruhi oleh faktor yang sama dengan risk, namun merupakan kondisi yang diharapkan. Maka dari itu sering terdengar, high risk high gain sebagai semakin tinggi risiko semakin tinggi juga keuntungan yang didapatkan. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah risiko, maka rendah juga tingkat keuntungannya atau low risk low return. 

Jenis-jenis Instrumen Investasi High Risk High Return

Ciri-ciri investasi high risk high return adalah instrumen yang memiliki volatilitas yang tinggi, banyak dibeli oleh spekulator, dan bukan aset yang sudah mapan. Lebih lengkapnya berikut instrumen investasi yang tergolong high risk investment:

Saham

Saham merupakan bentuk sekuritas yang mewakili kepemilikan sebagian dari perusahaan tertentu. Saham merupakan contoh high risk high return yang paling terkenal dan banyak digunakan oleh para investor. 

Sebagai contoh, biasanya common stock atau saham biasa memiliki karakteristik risiko tinggi, return atau pengembalian dana juga biasanya lebih tinggi dalam instrumen ini. Dalam kasus likuidasi bisnis, pemilik saham berada di posisi paling akhir menerima aset setelah dibagikan terlebih dahulu kepada kreditur perusahaan dan pemegang saham preferen.

Berbeda dengan saham preferen yang low risk high return, saham preferen memiliki risiko rendah dan berpotensi pengembalian dana cukup besar sebagai investasi minim risiko.

Keunggulan saham preferen menawarkan low risk dalam investasi lebih aman dari common stock. Pemegang saham ini memiliki hak didahulukan dalam pembagian dividen dan memberikan pendapatan tetap yang berbentuk bunga obligasi.

Investasi saham dapat dijalankan dalam jangka panjang maupun pendek, tergantung tujuan investor masing-masing. Walaupun risiko yang ditawarkan investor relatif tinggi, tingkat pengembalian dalam investasi sejalan dengan risikonya. Maka dari itu, investasi saham terkenal dengan prinsip high risk high return.

Sebaiknya, perlu pemahaman lebih lanjut sebelum mengambil risiko dalam berinvestasi instrumen saham. Seperti memahami tren pasar yang sedang terjadi, prediksi ekonomi di waktu yang akan datang, analisis mengenai pergerakan saham untuk melakukan strategi kedepannya. 

Cryptocurrency

Cryptocurrency adalah mata uang bersifat digital dan digunakan independen dari sistem perbankan sentral. Transaksi cryptocurrency di-enkripsi untuk menjaga keamanannya. Jenis investasi cryptocurrency cukup popular di kalangan investor.

Namun, risiko yang ditawarkan relatif tinggi dilihat dari fluktuasi harga. Selain itu, cryptocurrency dipercaya akan berkembang di masa depan. Instrumen investasi ini tidak terkait dengan Lembaga keuangan dan perbankan konvensional maka risiko yang ditawar juga relative tinggi.

Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang dikeluarkan pemerintah atau perusahaan tertentu untuk dapat berdagang di pasar modal. Prinsip keuntungan yang didapatkan dari obligasi yakni bunga bisa dicairkan dalam jangka waktu tertentu. Risiko yang ditawarkan sedang, namun ada obligasi dengan karakteristik high risk high return dalam investasi yaitu junk bond atau obligasi sampah.  

Strategi Penerapan High Risk High Return dalam Investasi 

Setelah memahami konsep high risk high return adalah sama dengan mempelajari lebih dalam mengenai investasi. Supaya investasi kamu lebih aman, minim risiko dan menguntungkan, kamu bisa menerapkan beberapa strategi di bawah ini:

1. Hati-hati dan Teliti Memilih Produk Investasi

Mencermati kelebihan dan kekurangan berbagai instrumen perlu diperhatikan, misalkan ketika kamu memilih investasi high risk high return artinya kamu perlu mempelajari lebih banyak lagi ke orang yang ahli serta berpengalaman. 

2. Mempelajari Lebih Detail

Setelah memilih produk investasi, baik itu dengan skala high risk atau low risk, perlunya mencari informasi lebih banyak mengenai produk investasi yang sudah kamu pilih. Kamu perlu belajar lebih dalam bersama ahlinya, dari teman yang mengerti investasi, bisa juga mencari beberapa teman internet  untuk mendapatkan informasi. Dengan begitu kamu bisa menyusun strategi dengan matang ketika melakukan investasi nantinya.

3. Pelajari Perusahaan dan Industri

Sebagai investor tentunya tidak boleh lelah dalam belajar, selain mempelajari jenis investasinya, risiko yang ditawarkan, seorang investor perlu juga mempelajari latar belakang perusahaan dan industrinya. 

Sebelum menanamkan modal melalui portfolio atau rekan bisnis, hal ini perlu sebagai acuan jenis industri sedang naik atau turun meskipun investasi kecil yang dilakukan, sebagai investor tidak boleh mengabaikan hal kecil sekalipun. 

4. Memperhatikan Kondisi Ekonomi dan Politik

Sebagai tambahan, begitu mempelajari instrumen yang nanti dipilih, dan perusahaan serta industri investasi yang akan dilakukan. Situasi ekonomi pada investasi high risk high return nantinya akan berpengaruh karena kebijakan yang dilakukan akan berdampak pada perusahaan.

Diversifikasi dalam Investasi

Risiko merupakan aspek yang tidak dapat dihindarkan dalam kegiatan tidak pasti seperti investasi. Penerapan strategi mitigasi risiko adalah upaya strategi yang disusun untuk menghadapi berbagai potensi kerugian yang mungkin saja muncul.  Untuk meminimalisasikan hal tersebut, diversifikasi adalah salah satu tips yang bisa digunakan.  

Strategi ini dikenal dengan “jangan memasukkan semua telur ke dalam satu keranjang” karena jika kamu menaruhkan semua telur dalam satu keranjang maka kemungkinan hancurnya akan tinggi. Hal ini juga berlaku dalam investasi, jika menaruh semua aset dalam satu instrumen saja maka kerugian yang kamu dapatkan besar juga.

Kamu bisa memulai dengan mengatur alokasi dana investasi, misalnya sebagian aset kamu ditanamkan ke bisnis potensial melalui skema securities crowdfunding. Melalui skema securities crowdfunding kamu bisa membeli saham dari berbagai bisnis potensial dengan prospek keuntungan jangka panjang.

Dengan skema ini, kamu bersama masyarakat luas bersama-sama mendanai bisnis potensial di berbagai industri dan mendapatkan keuntungan rutin berupa dividen. 

Melalui platform equity crowdfunding yang berpengalaman, LandX membantu perkembangan dan ekspansi bisnis potensial dan telah berizin Otoritas Jasa Keuangan, sehingga membantu kamu menemukan bisnis terbaik untuk investasi jangka panjang kamu.

Temukan Bisnis Menjanjikan dengan Keuntungan Terbaik Lewat LandX Sekarang Juga!

Yuk mulai patungan bisnis menguntungkan jangka panja g bersama LandX

Baca Juga