9 June 2022
|
7 Min Read
|
Kegiatan ekonomi adalah suatu usaha yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dasar dari kegiatan ekonomi masyarakat secara sederhana terdiri dari kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi.
Kegiatan ekonomi masyarakat tidak dapat dihindari dan akan terus terjadi. Dengan ini, roda perekonomian terus berputar dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. Secara sederhana jenis-jenis kegiatan ekonomi ada tiga, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.
Agar mendapat gambaran lebih dalam tentang hal ini, Anda juga perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan ekonomi dan apa saja jenis-jenis kegiatan ekonomi sektor industri di Indonesia. Baca terus artikel ini ya!
Kegiatan ekonomi adalah suatu usaha yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan ekonomi masyarakat secara sederhana bisa dipahami lewat penjelasan kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi berikut ini.
Kegiatan produksi dilakukan oleh produsen untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan pasar atau konsumen. Dengan memenuhi kebutuhan masyarakat atas barang atau jasa, produsen akan mendapatkan keuntungan.
Contoh kegiatan ekonomi produksi adalah perusahaan konveksi memproduksi pakaian, seseorang memasak makanan untuk catering, atau petani menanam sayuran untuk dijual.
Setelah barang diproduksi oleh produsen, barang atau jasa yang dihasilkan akan melalui proses distribusi. Perjalanan barang atau jasa dari tangan produsen hingga sampai ke tangan konsumen inilah yang disebut dengan kegiatan ekonomi distribusi. Pihak yang melakukan kegiatan distribusi disebut dengan distributor.
Tugas utama dari distributor ini adalah membeli barang atau jasa dari produsen kemudian menjualnya kembali ke konsumen atau masyarakat. Sederhananya terdapat beberapa jenis distributor. Mulai dari agen (dealer), broker (makelar), komisioner, importir, eksportir, grosir, hingga retailer (pedagang eceran). Setiap distributor yang disebutkan dapat melakukan kegiatan penyaluran produk secara langsung ke konsumen tanpa melalui perantara, yaitu distribusi langsung. Atau, distribusi yang memerlukan perantara untuk menyampaikan produk kepada konsumen, yaitu distribusi tidak langsung.
Konsumsi merupakan kegiatan ekonomi yang menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa secara bertahap atau sekaligus. Kegiatan ini selalu dilakukan oleh manusia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder, atau tersier. Kegiatan konsumsi bisa terjadi ketika produsen menjual barang atau jasa langsung kepada konsumen. Bisa juga kegiatan konsumsi terjadi ketika konsumen membeli barang atau jasa dari distributor.
Kegiatan konsumsi sendiri bisa ditemukan dalam aktivitas sehari-hari. Contohnya seperti seseorang menggunakan jasa ilustrator untuk melukis potret dirinya, seorang ibu membeli kuota internet via aplikasi mobile banking, ataupun perusahaan otomotif yang membeli bahan baku produksi.
Setiap harinya, berbagai lapisan masyarakat di Indonesia turut berpartisipasi dalam menggerakan roda perekonomian negara. Artinya, kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan karena setiap orang mempunyai usaha berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan peran yang dimilikinya. Roda kegiatan ekonomi masyarakat di Indonesia secara sederhananya digerakan oleh jenis-jenis kegiatan ekonomi berikut.
Tanah Indonesia yang subur dan luas menjadikan industri ini secara luas menjadi dasar kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia. Industri ini terdiri dari budidaya tanaman dan ternak yang kemudian dapat digunakan untuk menghasilkan makanan dan barang lainnya, yang kemudian dijual dan didistribusikan ke konsumen di Indonesia dan diekspor ke negara lain.
Manufaktur adalah proses kegiatan ekonomi masyarakat yang mengubah bahan mentah dan komponen menjadi produk akhir untuk dijual di pasar. Kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia di industri ini banyak sektornya. Mulai dari industri makanan, industri perminyakan, industri kertas, industri kayu, industri kulit, industri pabrik tekstil, industri pakaian jadi, industri alat transportasi, industri peralatan listrik, dan banyak lagi.
Kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia di sektor ini adalah produksi berita, informasi, atau wawasan yang didistribusikan kepada masyarakat. Konsumen akan mendapatkan kesadaran atau pengetahuan baru tentang fenomena-fenomena yang terjadi di dunia. Industri ini menggunakan platform media seperti koran, televisi, radio, blog online, website, atau podcast untuk distribusi berita yang diproduksi.
Kegiatan ekonomi masyarakat di industri ini berfokus pada proses menemukan dan mengekstrak logam, mineral, atau bahan bakar dari permukaan bumi untuk didistribusikan hingga ke tangan konsumen. Karena kekayaan hasil tambang, negara Indonesia sendiri memiliki beberapa perusahaan besar yang bergerak di industri ini. Mulai dari pertambangan emas, batu bara, timah, dan minyak bumi.
Meski terkenal sebagai salah satu negara pemilik tambang emas dan batu bara terbesar di dunia, kegiatan industri ini masih perlu banyak evaluasi. Misalnya perketatan regulasi perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) agar dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya dapat diminimalisir.
Kegiatan ekonomi masyarakat di industri perikanan meliputi aktivitas menangkap, membudidayakan, memproses, mengawetkan, menyimpan, mendistribusikan, dan memasarkan produk ikan. Meski memiliki kekayaan sumber daya laut yang besar, kegiatan ekonomi masyarakat di Industri ini masih perlu banyak evaluasi.
Mulai dari peningkatan kapasitas kapal ikan buatan lokal, penegakan hukum dan transparansi perizinan untuk mencegah illegal fishing, melengkapi sarana dan prasarana pelabuhan perikanan, hingga melatih keterampilan dan menyertifikasi nelayan agar industri ini dapat berjalan secara sustainable.
Karena kegiatan ekonomi masyarakat berputar pada siklus produksi, distribusi, dan konsumsi, berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Ketersediaan sumber daya alam akan mempengaruhi proses produksi dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Jika bahan baku menurun, maka secara beriringan proses produksi, distribusi, dan produksi akan terganggu kestabilannya. Mulai dari tanah, air, minyak, batu bara, logam mulia, mineral, bahkan tanaman adalah sumber daya alam yang berperan besar dalam proses kegiatan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ekonomi masyarakat tidak dapat berjalan jika tidak ada aktivitas sumber daya manusia. Mulai dari kegiatan produksi dan distribusi hingga sampai ke tangan konsumen, sumber daya manusia memiliki perannya masing-masing untuk menunjang proses ini.
Jika sumber daya manusia atau tenaga kerja efisien dan terampil, maka kemampuan negara untuk menjalankan kegiatan ekonomi juga akan semakin tinggi. Adanya ketimpangan pendidikan atau keterampilan tenaga kerja akan mempengaruhi jumlah tenaga kerja yang menyebabkan kerugian atau tersendatnya kegiatan ekonomi masyarakat.
Transportasi diperlukan sebagai sarana penyaluran barang atau jasa dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Jika suatu negara memiliki sarana transportasi yang baik, maka aksesibilitas jangkauan penyaluran barang atau jasa kepada konsumen akan semakin meningkat.
Sumber daya alam dan sumber daya manusia tidak dapat memiliki akses untuk kegiatan produksi, distribusi, atau konsumsi jika tidak tersedia jalur transportasi yang memadai. Misalnya, jika akses distribusi sayuran dari Daerah A ke Daerah B tertutup karena terjadi longsor, secara otomatis kegiatan distribusi dan konsumsi akan terganggu.
Nilai kurs mata uang pasti mengalami peningkatan dan pelemahan. Saat nilai kurs mata uang sebuah negara melemah, maka harga barang yang diproduksi negara tersebut akan didistribusikan dengan harga relatif murah di luar negeri, begitu pun sebaliknya.
Selain itu, terdapat kurs mata uang negara seperti Amerika Serikat yang secara spesifik dapat mempengaruhi nilai barang tertentu, yaitu emas. Karena itu, dapat dikatakan nilai kurs ini dapat saling berdampak pada pembayaran antar negara, harga barang pasar domestik atau internasional, dan keseluruhan kegiatan ekonomi masyarakat.
Suku bunga merupakan faktor yang mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat karena bisa mempengaruhi likuiditas uang tunai dalam perekonomian. Dengan adanya peningkatan suku bunga dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam berinvestasi, arus kas di negara akan menurun dan berakibat pada penurunan likuiditas keuangan di negara tersebut.
Sedangkan dengan adanya penurunan investasi, arus kas di negara tersebut akan meningkat dan berakibat pada peningkatan likuiditas keuangan di negara tersebut. Perubahan likuiditas ini juga akan mempengaruhi suku aktivitas ekonomi masyarakat di suatu negara.
Dalam kondisi adanya penawaran dan permintaan atas barang, maka pasarlah yang akan menentukan harga bagi produsen maupun konsumen, serta kuantitas barang yang akan beredar di pasar. Produsen menetapkan harga atau penawaran dengan mempertimbangkan keuntungan yang akan didapat. Sementara itu, konsumen akan melakukan pembelian atau permintaan barang berdasarkan pertimbangan utilitas. Inilah yang dimaksud dengan faktor supply-demand mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat.
Setiap kegiatan ekonomi masyarakat setiap negara umumnya dibagi menjadi tiga sektor dasar, yaitu sektor primer (pertanian, peternakan, dan kehutanan), sektor sekunder (produksi industri dan konstruksi), serta sektor tersier (perdagangan, perbankan, dan niaga).
Jika terdapat perubahan yang disebabkan oleh faktor kebijakan pemerintah, perubahan kondisi sosio-politik dan kultural dunia, atau faktor lainnya yang mengancam sektor utama ini, maka kegiatan ekonomi masyarakat pasti akan terdampak.
Itu dia penjelasan mengenai kegiatan ekonomi masyarakat di Indonesia dan berbagai faktor yang bisa mempengaruhi kestabilan dan kelancaran prosesnya. Dengan memahami penjelasan di atas, Anda memiliki konsep dasar yang bisa membantu Anda memahami konsep ekonomi lainnya seperti konsep harga pasar modal, harga barang, dan banyak lainnya.