10 July 2022
|
6 Min Read
|
Pahami apa itu convertible bonds atau obligasi konversi menjadi saham serta jenis, manfaat, kelebihan dan kekurangan convertible bonds dalam artikel ini.
Terdapat berbagai cara untuk meningkatkan modal bagi perusahaan dan startup. Perusahaan biasanya dapat meningkatkan modal dengan dua cara, yaitu utang atau ekuitas. Perusahaan menerbitkan surat utang yang disebut obligasi.
Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan perusahaan untuk diperjualbelikan kepada masyarakat sebagai investor. Uniknya, terdapat obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham jika memenuhi suatu persyaratan.
Obligasi konvertibel atau convertible bonds adalah obligasi yang diterbitkan perusahaan dan dapat dikonversi menjadi saham. Selain obligasi konversi terdapat juga utang konversi atau convertible debt. Convertible debt adalah utang jangka panjang tanpa jaminan yang diterbitkan perusahaan dan dapat dikonversi menjadi saham.
Pada artikel ini kita akan bahas terlebih dahulu mengenai convertible bonds serta kelebihan dan kekurangan convertible bonds.
Yuk, kita bahas lebih lanjut dalam artikel ini.
Mari kita bahas apa itu convertible bonds?
Convertible bonds adalah obligasi perusahaan yang dapat dikonversi menjadi saham. Konversi obligasi menjadi saham ini telah ditentukan dan dapat dilaksanakan bila telah mencapai suatu rasio pertukaran obligasi dan atau memenuhi persyaratan. Syarat convertible bonds sangatlah beragam seperti wanprestasi, histori pembayaran utang, dan lainnya tergantung perusahaan selaku penerbit
Convertible bonds dikenal juga sebagai obligasi konversi yang merupakan jenis sekuritas hibrida (Security hybrid). Pada convertible bonds, security hybrid artinya persilangan dari unsur obligasi dan ekuitas, khususnya lebih ke arah saham warrant.
Baca juga: Penjelasan Saham Warrant
Mari kita ingat singkat kembali tentang sifat obligasi dan saham warrant.
Sama-sama instrumen investasi, Bareksa mengatakan obligasi adalah surat utang untuk jangka waktu tertentu yang diterbitkan oleh penerbit, yakni pemerintah atau perusahaan. Serta saham warrant adalah hak untuk membeli saham perusahaan di harga yang telah ditetapkan.
Obligasi dikenal sebagai instrumen investasi risiko rendah, sedangkan saham adalah jenis investasi risiko tinggi. Sehingga convertible bonds adalah jenis obligasi dengan risiko tinggi.
Jadi, convertible bonds merupakan surat utang perusahaan yang dikonversi menjadi saham dan dapat dibeli pemegang saham di harga yang telah ditetapkan. Keuntungan convertible bonds bagi investor adalah dapat membeli saham di harga yang lebih murah dari pasaran. Convertible bonds biasanya memiliki tingkat suku bunga yang rendah.
Pada sisi penerbit, mengkonversi obligasi menjadi saham artinya menambah jumlah saham beredar. Sehingga sisi penerbit akan mengalami dilusi saham sewaktu pemegang obligasi melakukan konversi obligasinya ke saham baru.
Dilusi saham adalah penurunan persentase kepemilikan saham karena bertambahnya jumlah total saham beredar. Lalu apa manfaat convertible bonds?
Pinjaman dana yang diberikan investor obligasi dilakukan dengan tujuan dana obligasi dikonversi menjadi saham perusahaan penerbit obligasi sesuai syarat dan perjanjian.
Jenis obligasi dengan kewajiban yang harus dipenuhi investor yaitu mengubah obligasi menjadi saham saat jatuh tempo. Tanggal jatuh tempo obligasi wajib konversi biasanya singkat, namun dengan tingkat pengembalian yang cenderung tinggi.
Saham preferen yang dapat dikonversi adalah sekuritas hibrida yang memberikan opsi kepada pemegangnya untuk mengubah saham preferen mereka menjadi saham biasa setelah tanggal yang ditentukan. Saham preferen adalah saham yang memberikan pendapatan tetap berupa dividen. Investor memilih untuk untuk convertible preferred stock karena dapat berpartisipasi ketika terjadi apresiasi harga saham. Seperti telah dibahas sebelumnya, apresiasi harga saham dapat terjadi diikuti kinerja luar biasa dari perusahaan.
Obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham jika syarat tertentu terpenuhi. Syarat contingent convertible yaitu investor diperkenankan mengkonversi menjadi saham apabila harga saham di pasar modal mencapai persentase tertentu diatas harga konversi.
Apa alasan perusahaan menerbitkan convertible bonds? Apa saja keuntungan convertible bonds bagi perusahaan dan investor? Yuk, kita bahas lebih lanjut.
Berikut beberapa pro kontra atau kelebihan dan kekurangan convertible bonds menurut Investopedia:
Itulah pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan convertible bonds yang dapat menambah pemahaman Anda.
Mari kita ulas kembali, convertible bonds atau obligasi konversi adalah obligasi perusahaan yang dapat dikonversi menjadi saham. Convertible bonds hanya dapat dilakukan jika telah memenuhi suatu persyaratan sesuai perjanjian.
Convertible bonds dipilih investor bisa karena beberapa alasan sesuai jenisnya yaitu memiliki hak stock option atau pada hal ini disebut call option, atau karena kewajiban jatuh tempo mengharuskan obligasi wajib konversi.
Convertible bonds sendiri tidak banyak diterbitkan perusahaan karena merupakan jenis investasi risiko tinggi. Jika Anda adalah seorang dengan profil risiko tinggi, silakan pelajari lebih lanjut sebelum mencoba.
Selain investasi risiko tinggi, terdapat juga investasi minim risiko seperti obligasi jangka pendek, deposito, reksa dana, serta equity crowdfunding. Pada equity crowdfunding, Anda dapat memiliki saham bisnis dengan keuntungan dividen rutin sesuai perjanjian pada prospektus perusahaan.
Ingat, semua jenis instrumen investasi memiliki risiko tersendiri. Oleh karena itu, sesuaikan dengan profil risiko Anda dengan pelajari lebih lanjut berbagai instrumen investasi.