10 November 2022
|
6 Min Read
|
Apa yang dimaksud dengan bursa komoditas? Bursa komoditas atau disebut juga bursa berjangka komoditi adalah tempat pelaku pasar melakukan jual-beli komoditas. Untuk menuju bursa komoditi dan derivatif bisa melalui perusahaan pialang.
Selain membahas apa yang dimaksud dengan bursa komoditas, melalui artikel ini kamu juga akan memahami arti dari komoditas itu sendiri, manfaat bursa komoditi, perusahaan komoditas di Indonesia, serta sistem bursa komoditi dan derivatif. Berikut adalah penjelasannya.
Komoditas adalah semua barang yang memiliki nilai dan dapat diperdagangkan, seperti emas, beras, timah, dan mata uang. Jadi, yang dimaksud apa itu bursa komoditas adalah tempat pelaku pasar melakukan jual-beli komoditas.
Harga sebuah komoditas ditentukan oleh penawaran dan permintaan komoditas tersebut melalui bursa komoditas. Faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan tersebut antara lain harga komoditas itu sendiri dan harga komoditas sejenis atau subtitusinya, tingkat produksi dan konsumsi, tingkat ketersediaan barang, kebutuhan barang komoditas tersebut, dan ekspektasi pelaku pasar.
Faktor-faktor tersebut yang membuat harga di bursa komoditas selalu bergerak dan berubah-ubah. Saat harga komoditas naik, produsen bisa menjual harga komoditasnya lebih tinggi dan mendapat keuntungan. Sementara konsumen harus merugi karena harus membayar lebih banyak untuk jumlah komoditas yang sama.
Sebaliknya, saat harga komoditas turun, maka konsumen dapat membeli komoditi dengan harga lebih murah. Sementara produsen harus merugi karena menjual komoditinya dengan harga yang lebih murah.
Bursa komoditas BEI (Bursa Efek Indonesia) adalah tempat di mana transaksi penjual dengan pembeli tercatat dan berkesempatan untuk mendapatkan kesepakatan harga (price discovery) dan tercipta proses perdagangan yang transparan.
Aktivitas trading bursa berjangka komoditi diatur oleh Undang-Undang No. 10 Tahun 2011. Berdasarkan aturan tersebut trading komoditas dilakukan di bursa melalui pialang yang terdaftar di bursa dan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).
Saat ini di Indonesia memiliki dua bursa yaitu, bursa saham atau yang disebut IDX (Indonesia Stock Exchange) dan bursa komoditi dan derivatif atau yang biasa disebut ICDX (Indonesia Commodity and Derivatives Exchange). Untuk lebih jelas memahami apa yang dimaksud dengan bursa komoditas dan bursa saham, berikut adalah penjelasan perbedaan bursa saham dan bursa komoditi .
Dalam bursa saham produk yang diperjualbelikan adalah saham, obligasi, surat utang negara. Sedangkan bursa komoditas memperjualbelikan komoditas seperti, emas, minyak bumi, beras, mata uang asing dan produk turunannya yang disebut derivatif.
Manfaat bursa saham adalah mengumpulkan modal dari masyarakat. Sedangkan manfaat bursa komoditi adalah untuk menemukan penemuan atau kesepakatan harga (price discovery) dan melindungi nilai (hedging) atau mitigasi risiko terutama bagi para pelaku perdagangan komoditas secara fisik.
Jam perdagangan bursa saham dimulai pada pukul 09:00 - 14:49. Sedangkan jam perdagangan bursa komoditas hampir 24 jam (06:00 – 04:00).
Regulasi bursa saham berada di bawah OJK (otoritas jasa Keuangan). Sedangkan bursa saham regulasinya di bawah BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi)
Fluktuasi harga pada bursa komoditas bisa dimanfaatkan untuk mendapat keuntungan, baik saat harga komoditas tersebut naik atau menurun. Keuntungan tersebut bisa didapatkan melalui kontrak berjangka.
Pasar dalam bursa komoditi Indonesia dinamakan bursa komoditi dan derivatif. Ada dua kelompok produk yang diperdagangkan yaitu komoditi dan derivatif. Komoditi terdiri dari dua jenis yaitu komoditi yang barangnya bisa dilihat seperti jagung, karet, kopi, dan tambang. Sedangkan komoditi yang tidak bisa dilihat adalah mata uang crypto dan kredit karbon.
Selain itu, ada produk turunannya yang disebut kontrak berjangka atau derivatif. Kontrak derivatif adalah suatu instrumen finansial yang nilainya berasal dan bergantung pada nilai dari aset (komoditas) yang mendasarinya. Dengan kata lain, derivatif adalah produk turunan dari komoditas yang menjadi acuan pokoknya.
Derivatif tersebut diperdagangkan dalam bentuk kontrak berjangka. Kontrak ini mewajibkan terjadinya pertukaran uang, aset, atau suatu nilai di masa tertentu yang akan datang antara penjual dan pembeli. Jadi, bisa dikatakan bahwa bursa berjangka komoditi adalah tempat para nasabah atau trader melakukan transaksi aset kontrak berjangka.
Komoditas di Indonesia dibagi menjadi empat kelompok, yaitu pertambangan, energi, pertanian, dan peternakan. Berikut adalah daftar perusahaan komoditas di Indonesia berdasarkan jenisnya.
Komoditas pertambangan menghasilkan logam mulia dan logam industri seperti, emas, perak, platinum, dan palladium. Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan diantaranya PT Timah Tbk, PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, dan PT Freeport Indonesia.
Komoditas energi sebenarnya berasal dari kegiatan pertambangan juga, namun yang membedakan adalah fungsi komoditas tersebut yang digunakan untuk bahan bakar. Produk komoditas energi tersebut berupa minyak bumi seperti bensin, diesel, dan batu bara.
Perusahaan yang bergerak di bidang komoditas energi adalah PT Pertamina Hulu Rokan, PT Petrochina International Jabung Ltd, dan ExxonMobil Cepu Limited.
Komoditas pertanian adalah produk dari usaha tani yang dapat diperjualbelikan, disimpan, dan dipertukarkan. Hasil pertanian meliputi hasil perkebunan, tanaman pangan, serta komoditas kehutanan. Hasil perkebunan dapat berupa kelapa sawit, teh, tebu, cengkeh, karet, kelapa dan tembakau.
Sedangkan bahan pangan dapat berupa bahan pokok seperti beras, jagung, ubi kayu, ubi jalar, dan kacang-kacangan. Perusahaan yang bergerak di bidang ini di antaranya, PT Perkebunan Nusantara, Kirana Megatara Group, dan PT. Astra Agro Lestari Tbk.
Komoditas peternakan merupakan komoditas pangan yang berasal dari hewan seperti sapi, ayam, domba, dan kambing. Beberapa perusahaan bergerak di komoditas peternakan, diantaranya adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, PT Widodo Makmur.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bursa komoditi adalah tempat pelaku pasar melakukan jual-beli kontrak berjangka komoditi. Masyarakat dapat mengakses perdagangan melalui jasa perantara perdagangan yang disebut perusahaan pialang.
Perusahaan pialang kemudian akan meneruskan ke bursa dan mempertemukan antara penawaran jual dari nasabah pialang dengan penawaran beli dari nasabah pialang lainnya. Berikut adalah penjelasan ilustrasi model transaksi bursa komoditi Indonesia.

Untuk menentukan pialang bursa jangka panjang, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut.
Sebelum menerima tawaran atau membeli komoditas atau kontrak berjangka dari suatu perusahaan, pastikan kamu memahami latar belakang perusahaan tersebut dengan baik. Kamu bisa melihat memeriksa perusahaan pialang tersebut dengan melihat laporan keuangan menyeluruh dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelum menyetujui untuk berinvestasi dalam pertukaran aset berjangka. Adalah ide yang baik untuk membaca dan mempelajari perjanjian yang diberikan dengan benar. Hal ini mencegah investasi di perusahaan yang berpotensi curang atau tidak jujur, atau perusahaan dengan risiko kerugian yang tinggi.
Penawaran keuntungan hasil pertukaran komoditas tentu menarik. Apalagi, sebagian besar produk serba guna adalah jenis barang yang dibutuhkan semua orang di dunia dan berpotensi mendapat mendapat keuntungan yang tinggi.Tetapi, kamu tidak boleh menyerah pada godaan dan langsung percaya. Lebih berhati-hati dalam berinvestasi dan konsultasikan dengan orang yang berpengalaman terlebih dahulu sebelum akhirnya berinvestasi.
Pastikan perusahaan pialang yang kamu pilih terdaftar resmi di Bappebti dan menjadi anggota ICDX. Dengan langkah tersebut, kamu bisa melihat seberapa kredibel dan terpercaya perusahaan tersebut di pasar komoditas.
Selain mencari keuntungan melalui bursa komoditas, kamu juga bisa meraup keuntungan melalui investasi equity crowdfunding. Sistem equity crowdfunding adalah sistem investasi dengan memberikan modal usaha kepada bisnis atau UMKM yang ingin mengembangkan bisnisnya. Modal tersebut dapat disalurkan melalui saham perusahaan yang listing di platform equity crowdfunding.
Salah satu platform equity crowdfunding yang mengantongi izin OJK adalah LandX. Cuma dengan mulai dari 1 juta rupiah kamu bisa memiliki saham perusahaan dan mendapat potensi keuntungan melalui dividen.