Investor Penerbit
menu-mobile

Berapa Limit Investasi ECF/SCF? Tips Investasi Crowdfunding

10 November 2022

|

4 Min Read

|

Author: Vlora Riyandi
limit investasi saham

ECF dan SCF adalah cara kamu dapat investasi saham bisnis privat dengan potensi keuntungan berkala sesuai performa bisnis. Ada pun limit investasi di ECF dan SCF adalah sama. Ketahui besaran limit investasi di LandX dalam artikel ini.

Bagi kamu yang sedang menerapkan strategi keuangan dan aware dengan beragam jenis instrumen investasi, pasti tau strategi diversifikasi portofolio investasi. Diversifikasi portofolio investasi adalah strategi menaruh dana pada beberapa instrumen investasi untuk meminimalisir potensi risiko yang tinggi.

Selain saham di bursa efek, terdapat instrumen investasi seperti reksa dana, obligasi, sukuk, hingga saham bisnis privat melalui investasi equity crowdfunding. Equity crowdfunding (equity crowdfunding) adalah cara untuk kamu dapat memiliki saham bisnis privat yang penggunaan dananya digunakan umumnya untuk ekspansi cabang.

Diversifikasi portofolio juga merupakan cara bagi kamu yang terkendala limit investasi saham, sehingga bisa dialihkan dananya untuk diinvestasikan pada platform equity crowdfunding dan/atau securities crowdfunding.

Memangnya ada limit investasi? Terus bedanya equity crowdfunding dan securities crowfunding apa? Yuk cari tahu lebih lanjut di bawah ini.

Perbedaan Equity Crowdfunding (ECF) dan Securities Crowdfunding (SCF)

Pada dasarnya, equity crowdfunding dan securities crowdfunding adalah sama-sama layanan urun dana yang melakukan penawaran efek dari Penerbit (pihak yang menawarkan saham) kepada Pemodal (pemilik modal).

Perbedaan ECF dan SCF adalah jenis efek yang ditawarkan. Pada ECF, efek yang ditawarkan adalah saham dari perusahaan terbatas, saham hanya bisa dibeli dalam jangka waktu paling lama 45 hari.

Sedangkan jenis efek yang ditawarkan oleh skema SCF adalah berupa saham, obligasi, dan sukuk (efek syariah). Oleh karena itu, securities crowdfunding sebenarnya adalah bentuk penyempurnaan dari skema equity crowdfunding.

Siapa yang dapat membeli saham di ECF/SCF?

Pemilik modal yang dapat membeli saham melalui ECF/SCF hanya seseorang dengan status WNI (warga negara Indonesia). Meski pun kamu berada di luar negeri, jika kamu memiliki KTP Indonesia maka kamu dapat membeli saham ECF/SCF.

Tempat membeli saham bisnis privat ini hanya tersedia di platform investasi crowdfunding yang berizin dan diawasi OJK seperti LandX. LandX merupakan platform crowdfunding terdepan dengan jumlah urun dana terbesar yang diawasi oleh OJK.

Kamu dapat berinvestasi di platform crowdfunding LandX dengan batasan pembelian saham atau limit investasi. Limit investasi ini didasari oleh peraturan OJK terkait crowdfunding.

Limit Investasi di LandX (ECF/SCF)

Limit investasi diatur berdasarkan Peraturan OJK No. 57 Tahun 2020 dan Peraturan OJK No. 37 Tahun 2018. Aturan limit atau batas investasi pemodal untuk equity crowdfunding dan securities crowdfunding adalah sama.

Lalu berapa limit investasi saham seseorang? LandX sebagai penyelenggara equity crowdfunding dan sedang dalam proses menuju securities crowdfunding dengan patuh mengikuti aturan limit investasi saham dari OJK, dengan ketentuan dan kriteria sebagai berikut:

Kriteria Pemodal dan batasan pembelian Efek sebagaimana dimaksud pada pasal 56 POJK 57/2020 dan pasal 42 POJK 37/2018 bahwa:

  • Setiap Pemodal dengan penghasilan sampai dengan Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) per tahun, dapat membeli Efek melalui Layanan Urun Dana paling banyak sebesar 5% (lima persen) dari penghasilan per tahun; dan
  • setiap Pemodal dengan penghasilan lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) per tahun, dapat membeli Efek melalui Layanan Urun Dana paling banyak sebesar 10% (sepuluh persen) dari penghasilan per tahun.
  • Ada pun pengecualian dari kriteria pemodal sebelumnya dan batasan investasi yang berlaku pada badan hukum dan pihak yang mempunyai pengalaman berinvestasi di pasar modal yang dibuktikan dengan kepemilikan rekening Efek paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penawaran Efek bahwa tidak diberlakukan limit investasi.

Tips Investasi di Crowdfunding

Layaknya berinvestasi pada instrumen investasi mana pun, kamu harus melakukan analisis saham untuk mengambil keputusan investasi. Salah satu cara yang dapat membantu kamu untuk melakukan investasi crowdfunding adalah melakukan analisis fundamental saham.

Analisis fundamental saham adalah cara menganalisa suatu saham dari sisi fundamental perusahaan seperti, kinerja keuangan, menganalisis posisi perusahaan dengan kompetitor yang ada, melihat profil perusahaan, hingga fungsi penggunaan modal dari penawaran saham.

Di crowdfunding LandX, kamu dapat menemukan banyak informasi yang membantu analisis fundamental kamu dengan membaca dan pelajari dokumen Prospektus. Prospektus adalah dokumen resmi yang digunakan perusahaan untuk menyediakan detail informasi terkait gambaran penawaran saham yang ditawarkan kepada publik.

Bagaimana cara melihat dan menemukan dokumen prospektus di LandX?

Setiap saham perusahaan privat yang terbit memiliki prospektus yang disematkan. Kamu dapat menemukan prospektus dari perusahaan (project bisnis) yang menawarkan saham secara crowdfunding di aplikasi LandX.

Akses mudah prospektus project bisnis melalui LandX pada aplikasi investasi yang terdaftar dan diawasi OJK dan maksimalkan strategi investasi kamu biar ga kena limit.

Yuk Maksimalkan Strategi Investasi dengan Investasi Saham Bisnis Privat