Investor Penerbit
menu-mobile

Amankah Robot Trading? Waspadai Modus Penipuan Robot Trading Forex

9 August 2022

|

8 Min Read

|

Author: Abdul Wahhab

Belakangan, robot trading forex menjadi topik yang banyak diperbincangkan karena banyak disebut-sebut bisa memberikan keuntungan yang besar bagi para trader. Namun, belakangan robot trading autopilot menjadi salah modus penipuan yang memakan banyak korban. Karena itu yuk kita apa itu sebenarnya robot trading agar kita terhindar dari modus penipuan satu ini.

Dalam beberapa waktu belakangan, kamu pasti sering mendengar istilah robot trading autopilot atau kegiatan otomasi trading dengan menggunakan suatu aplikasi/ sistem yang disebut robot.

Trading menggunakan robot ini sering semakin marak belakangan terutama untuk instrumen-intrumen dengan volatilitas tinggi seperti forex, kripto, saham, dan berbagai instrumen investasi lainnya yang harganya cenderung fluktuatif.

Beberapa pihak penyedia robot trading menjanjikan return 1-3% per hari dengan perkiraan kerugian yang tidak jauh berbeda. Membayangkan uang yang bisa tumbuh dengan cepat dan secara bergerak otomatis tentu saja sangat menggiurkan.

Hal ini membuat banyak orang mulai melakukan trading dengan menggunakan robot trading autopilot tanpa mempelajari lebih lanjut tentang risiko dan keamanan dari robot trading yang mereka gunakan.

Biar kamu tidak seperti itu, yuk kita bahas bareng-bareng tentang robot trading ini.


Apa Itu Robot Trading?

Pertama-tama, mari kita bahas dari hal yang paling dasar yaitu memahami apa itu robot trading sebenarnya.

Robot trading adalah suatu program alogaritma yang disusun untuk membantu melakukan analisa terhadap fluktuasi suatu instrumen investasi dan mengambil keputusan secara otomatis berdasarkan analisis yang dilakukan.

Jadi bisa dibilang robot trading merupakan alat (tools) yang membantu proses trading menjadi autopilot sehingga trader tidak perlu memamtau fluktuasi harga saham selama 24 jam.

Program algoritma ini biasanya dibuat dengan indikator teknikal sehingga membantu memberikan sinyal-sinyal pergerakan harga kepada trader agar proses pengambilan keputusan menjadi jauh lebih mudah dan cepat.

Karena itu, sebenarnya keberhasilan robot trading autopilot ini kembali lagi kepada kemampuan trader dalam mengatur pengambilan keputusan jual beli dari instrumen investasi tersebut. Jadi walaupun ada fitur auto buy dan sell trader tetap perlu memahami dengan baik tentang komoditas yang akan di trading.

Robot Trading Forex

Foreign Exchange atau forex adalah valuta asing yang sering dijadikan objek trading menggunakan robot karena harganya yang terbilang fluktuatif sehingga bisa dimanfaatkan oleh para trader.

Akan tetapi, forex masih terbilang cukup awam di kalangan masyarakat sehingga banyak dari mereka yang tertipu investasi bodong dengan kedok trading forex menggunakan robot yang bisa melipat gandakan uang dengan cepat.

Jadi, sebagai calon investor/ trader kamu harus menganalis profil risiko anda dan berhati-hati dalam memilih instrumen investasi yang akan digunakan. Hal ini karena tidak semua investasi cocok dan aman untuk anda dalam jangka panjang.

Apabila kamu memang akan menggunakan robot, maka kamu perlu melihat performa robot ini di masa lalu agar kamu memiliki proyeksi performa robot ini di saat anda gunakan.

Perbedaan Robot Trading dengan Binary Option

Binary option dan trading menggunakan robot merupakan dua hal yang sangat berbeda namun sering disalah artikan oleh banyak orang.

Binary option adalah skema di mana para trader harus menebak apakah harga suatu instrumen naik atau turun sehingga keberhasilan trader bergantung kepada apakah tebakan mereka benar atau tidak.

Skema binary option sebenarnya tidak direkomendasikan karena belum memiliki regulasi yang jelas di Indonesia. Dalam beberapa waktu belakangan kita bisa melihat BAPPEBTI telah memblokir banyak platform trading ilegal dengan skema binary option.

Skema ini dilarang karena dianggap merupakan skema yang hampir sama seperti perjudian sehingga berpotensi merugikan para investor. Oleh sebab itu, kamu harus waspada dan paham risiko yang harus kamu hadapi apabila menggunakan skema ini.

Kelebihan dan Kekurangan Robot Trading

Apabila kamu menggunakan suatu tools atau alat, tentu kamu harus paham bahwa ada kelebihan dan kekurangan dari alat yang kamu gunakan tersebut.

Hal ini juga berlaku dengan robot yang anda gunakan, lebih jelasnya mari kita bahas kelebihan dan kekurangan trading forex menggunakan robot.

Kelebihan Trading Menggunakan Robot

1. Monitoring Sepanjang Waktu

Salah satu alasan kenapa robot trading ini diciptakan adalah untuk mempermudah monitoring fluktuasi pasar yang terjadi sepanjang waktu.

Adanya robot trading membuat para trader lebih mudah memantau bagaimana kondisi pasar dan sinyal-sinyal seperti apa yang akan muncul sehingga pengambilan keputusan menjadi jauh lebih mudah.

  1. Pengambilan Keputusan yang Lebih ObjektifDalam proses trading, trader seringkali terpengaruh sisi emosional sehingga mereka kesulitan mengambil keputusan yang objektif.

Robot trading bisa meminimalisir hal ini karena robot ini memiliki standart pemograman yang bisa membuat keputusan tanpa intervensi emosional trader. Karena itu robot trading membantu trader mengambil keputusan yang lebih optimal dengan pemograman yang jelas.

3. Mempermudah Analisis

Trading merupakan proses yang membutuhkan analisis mendalam terutama teknikal analisis untuk memprediksi fluktuasi harga sehingga trader paham kapan harus membeli atau menjual instrumen seperti forex.

Salah satu kemudahan utama yang ditawarkan oleh robot trading adalah analisis yang dilakukan dengan mudah sehingga trader bisa dengan mudah mengambil keputusan berdasarkan hasil analisis yang ditunjukkan oleh program robot yang kamu gunakan.

4. Efisien

Penggunaan robot trading membantu proses trading menjadi lebih efisien karena adanya sinyal-sinyal yang diberikan aplikasi ini berdasarkan analisis yang mereka lakukan.

Seperti yang kita tahu, robot trading bisa membantu automasi transaksi sehingga trader dapat menjalankan trading dengan lebih efektif dan efisien.

Kekurangan Trading Menggunakan Robot

1. Biaya Awal yang Cukup Besar

Biaya dan deposit awal yang harus dikeluarkan untuk membeli robot ini terbilang cukup besar, apalagi saat ini banyak sekali robot trading ilegal yang memakan banyak korban.

Karena itu, mulai trading dengan sistem ini membutuhkan pertimbangan yang matang karena sistem ini membutuhkan modal yang cukup besar.

2. Market yang Dinamis

Karena market yang sangat dinamis dan sulit diprediksi, maka terkadang robot yang semahal apapun terkadang sulit menyesuaikan kondisi-kondisi tertentu yang sulit untuk diprediksi.

Oleh sebab itu, robot trading semahal apapun tidak bisa memberikan jaminan keuntungan.

3. Set-Up Awal yang Cukup Rumit

Saat membeli robot trading, kamu jangan berpikir bahwa robot tersebut akan langsung mulai bekerja dan langsung memberikan kamu keuntungan.

Trader tetap perlu melakukan set up terhadap program yang telah mereka beli agar sesuai dengan tujuan profit yang ingin kamu capai. Pengaturan awal ini cukup rumit dan sulit terutama untuk pemula yang belum pernah melakukan trading sebelumnya.

Penipuan dengan Kedok Robot Trading

Dalam beberapa waktu belakangan, penipuan dengan robot trading sangat hangat diperbincangkan karena memakan banyak korban.

Modus yang marak belakangan adalah menggunakan skema ponzi atau money game untuk menjebak para korban sehingga di awal banyak konsumen tidak sadar bahwa mereka ditipu karena mendapatkan keuntugan saat membawa member baru.

Akan tetapi, hal ini seperti bom waktu karena lama kelamaan para member sadar bahwa mereka telah terjebak oleh sistem ini. Para trader biasanya tidak sadar di awal karena modus ini biasanya memberikan keuntungan di awal sehingga mereka tetap percaya di awal.

Saat korban sudah mulai percaya dan melakukan deposit, maka barulah mereka modus penipuan dilakukan dengan bermasalahnya robot trading autopilot sehingga tidak bisa diakses lagi oleh para korban.

Penipuan Sunton Capital

Salah satu kasus penipuan investasi yang sangat hangat diperbincangkan menjelang akhir tahun 2021 adalah penipuan berkedok robot trading autopilot yang dilakukan oleh Sunton Capital.

Modusnya hampir sama seperti yang sudab kita bahas sebelumnya di mana para investor dijanjikan keuntungan hingga 50% saat melakukan trading menggunakan robot yang mereka tawarkan.

Sunton Capital adalah perusahaan robot trading forex yang berasal dari Inggris. Skema layanan Sunton Capital yaitu memberikan sinyal kepada investor terkait kapan waktu membeli atau menjual atau exit trading forex dengan waktu yang sangat akurat.

Trading forex adalah aktivitas transaksi pertukaran 2 mata uang (valuta asing), forex adalah singkatan foreign exchange.

Di kala normal, dikarenakan keakuratan yang ditawarkan Sunton Capital maka tingkat kepercayaan investor pun ikut meningkat. Sehingga para investor menambah jumlah dana yang mereka investasikan melalui broker forex ini. 

Hal lain yang membuat investor tertarik dan mempromosikan Sunton Capital adalah setiap kali seorang investor berhasil menggaet investor baru maka akan mendapatkan bonus tambahan. Kegiatan gaet member dapat bonus ini berlanjut terus menerus, dari sini tercium aroma penipuan jenis ponzi.

Kegiatan para trader berlanjut terus hingga Oktober 2021 tiba-tiba saja Sunton Capital menginfokan semua trader untuk margin call kemudian menutup perusahaannya. Apa yang dimaksud margin call?

Margin call adalah instruksi dari perusahaan broker atau sekuritas kepada penggunanya untuk melakukan tambah dana ke rekening investasinya. Lalu apa yang terjadi jika margin call? Jika seorang trader mendapat margin call maka artinya dana di dalam rekeningnya hampir habis karena posisi tradingnya sedang merugi. Jika tambah dana tidak dilakukan maka perusahaan akan menutup secara sepihak akun trader dalam kondisi rugi tersebut.

Sudah terbayang penipuan yang dilakukan Sunton Capital?

Kabar margin call dan dana tidak bisa ditarik ini tentu membuat para trader geger dan panik. Uang jutaan hingga miliaran lenyap tak bisa diselamatkan karena kabar margin call. Sunton Capital penipuan pun dilaporkan kepada pihak berwajib.

Lalu, apakah forex legal di Indonesia?

Forex dihitung sebagai komoditas sehingga regulasinya diatur oleh adan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), bukan OJK. Oleh karena itu, jika Anda tertarik dengan trading forex lakukanlah melalui perusahaan yang telah terdaftar di Bappebti. Sunton Capital adalah ilegal karena tidak terdaftar di Bappebti.

Dari kasus Sunton Capital, kini tentu kita diharapkan harus berhati-hati dalam menentukan berinvestasi dan tidak tergiur cuma karena iming-iming keuntungan besar semata.

Selain itu, kita juga harus paham bahwa menggunakan aplikasi robot trading bukanlah jalan pintas yang pasti bisa membuat uang kamu berlipat ganda dalam waktu singkat. Kamu butuh memahami risiko dari setiap instrumen yang akan kamu gunakan dalam investasi.

Kesimpulan

Setiap orang memiliki strategi yang berbeda-beda untuk mencapai kondisi finansial yang mereka inginkan.

Akan tetapi, kita harus selalu ingat bahwa instrumen yang kamu pilih memiliki risiko yang berbeda-beda sehingga kamu harus menyesuaikan dengan profil risiko yang kamu miliki.

Selain itu, kita tidak boleh mengabaikan keamanan dari investasi yang kita lakukan hanya iming-iming keuntungan yang besar semata karena keamanan dari instrumen investasi yang kamu pilih harus menjadi faktor utama yang kamu pertimbangkan saat memilih suatu instrumen investasi.

Apabila kamu sedang mencari investasi yang aman dan menguntungkan untuk jangak panjang, maka mungkin kamu harus mencoba investasi bisnis dengan skema equity crowdfunding yang bisa memberikan kamu passive income jangka panjang.

Bersama LandX, kamu bisa menemukan bisnis terbaik yang kamu bisa terlibat patungan dan ikut menikmati passive income dari bagi hasil keuntungan bisnis.

Karena itu,

Yuk Temukan Bisnis Terbaik untuk Keuntungan Jangka Panjang Anda

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Mau Berbagai Info Menarik Seputar Investasi Lainnya? Yuk Follow Instagram @landx.id



#YukPatunganBisnis #LandX.id #landx #landx.id #InvestasiBisnis #EquityCrowdfunding #InvestasiMenguntungkan #Urundana #BisnisPatungan #InvestasiUsaha

Baca Juga