Investor Penerbit
menu-mobile

Saturated Market Adalah: Jenis dan Strategi Saturated Market

29 November 2022

|

6 Min Read

|

Author: Umar Tusin
Jenis saturated market

Setiap perusahaan berpotensi menghadapi pertumbuhan yang stagnan atau yang biasa disebut saturated market. Yuk kenali jenis dan strategi menghadapi saturated market melalui artikel ini!

Saturated market adalah kondisi ketika pertumbuhan pasar dari produk tertentu mengalami stagnasi. Pada dasarnya situasi market saturation adalah pasokan produk menjadi jauh lebih tinggi daripada permintaan barang.

Saturated market atau market saturation adalah kondisi yang berlawanan dengan non saturated market. Kedua kondisi tersebut adalah hal yang umum dalam suatu pasar dan sering disebut juga sebagai pasar jenuh dan tidak jenuh.

Apa itu Saturated Market?

Saturated market adalah keadaan yang timbul akibat penjualan barang dan jasa yang sudah mencapai maksimal dan setelah itu tidak ada lagi permintaan akan barang dan jasa yang sama. Perusahaan mengalami saturated market ketika mereka berhenti mendapatkan pelanggan baru.

Sedangkan non saturated market adalah kondisi ketika volume produk atau layanan masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Perusahaan sering mencari pasar yang tidak jenuh untuk meningkatkan potensi bisnis.

Pada saat pendirian perusahaan, tingkat pertumbuhan pendapatan perusahaan akan cenderung naik. Perusahaan dapat menghabiskan dua sampai tiga dekade dalam fase pertumbuhan. Namun, tren naik pasti berakhir dan pertumbuhan pendapatan akan mulai stagnan atau bahkan menurun.

Jenis Saturated Market

Sebelum mengetahui cara mencegah saturated market, penting bagi pelaku usaha untuk mengetahui jenis saturated market. Saturated market dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu saturated market mikroekonomi dan makroekonomi. Berikut adalah penjelasan jenis-jenis saturated market.

1. Saturated Market Mikroekonomi

Saturated market mikroekonomi adalah ketika permintaan untuk bisnis tertentu menghilang karena menghadapi persaingan yang ketat. Misalnya, jika kamu memiliki toko ikan dan tiba-tiba pelanggan berkurang karena adanya toko ikan baru yang buka di seberang toko, maka kamu akan berada dalam saturated market mikroekonomi. 

2. Saturated Market Makroekonomi

Dari perspektif makroekonomi, saturated market terjadi ketika seluruh pelanggan telah berhasil dilayani, dan tidak ada peluang akuisisi pelanggan baru untuk setiap perusahaan yang beroperasi di industri tersebut. Misalnya, jumlah total pelanggan toko ikan kota Jakarta adalah 100 ribu orang. Jika 50 ribu orang sudah menjadi pelanggan toko ikan A, dan 50 ribu orang sudah menjadi pelanggan toko ikan B, maka kedua perusahaan tersebut  sudah memenuhi seluruh permintaan pelanggan kota Jakarta dan setelah itu tidak akan ada permintaan baru.

Penyebab Saturated Market

Perusahaan dapat mengamati saturated market ketika mereka berhenti mendapatkan konsumen baru untuk produk mereka. Penyebab saturated market tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal, berikut adalah penjelasannya.

1. Kemajuan Teknologi

Inovasi teknologi dapat mengurangi permintaan akan produk lama. Misalnya, penemuan handphone smartphone akan menghilangkan pasar handphone poliponik sebagai alat komunikasi. Hal tersebut karena handphone smartphone menawarkan beberapa fitur yang beragam untuk berkomunikasi.

2. Meningkatnya Persaingan

Pembukaan perusahaan baru di industri yang sama dapat menyebabkan saturated market. Misalnya, banyak perusahaan bersaing untuk mendapatkan layanan streaming utama yang digunakan untuk menonton film dan acara tv online. Saat semua orang memiliki akses ke layanan streaming, maka akan sulit bagi perusahaan streaming untuk mendapatkan pelanggan baru.

3. Perubahan Tren

Perubahan tren yang bersifat dinamis bisa mengakibatkan saturated market. Misalnya, es kepal milo menjadi tren hingga dua hari yang lalu, namun hari ini orang-orang lebih menyukai es boba. Perubahan tren tersebut akan menurunkan penjualan es kepal milo dan pelaku usaha akan mengalami saturated market.

Memahami Pasar Jenuh dan Tidak Jenuh

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, saturated market atau pasar jenuh adalah kondisi barang melebihi permintaan. Kondisi barang menjadi lebih karena pertumbuhan permintaan mengalami stagnan.

Kondisi pertumbuhan yang stagnan bisa disebabkan karena keinginan pasar (konsumen) sudah terpenuhi secara maksimal. Jadi, jika 100% konsumen dari pasar sudah terpenuhi, maka konsumen sudah tidak punya keinginan tertentu dan jumlah permintaan setiap saat akan stagnan.

Berbeda dengan non saturated market atau yang disebut juga pasar tidak jenuh. Pasar tidak jenuh adalah kondisi permintaan pasar belum terpenuhi maksimal. Artinya masih ada konsumen yang belum memperoleh permintaannya dari market. 

Pada saat itulah perusahaan atau pelaku usaha bisa memanfaatkan permintaan konsumen tersebut menjadi permintaan baru. Permintaan yang baru tentu akan membuat barang atau jasa yang dimiliki terserap oleh market dan pertumbuhan perusahaan akan meningkat.

Oleh sebab itu, pasar tidak jenuh lebih menarik dimata pelaku usaha karena masih berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Cara Menghindari Market Saturation

Strategi saturated market adalah cara yang digunakan untuk menghadapi saturated market. Masing-masing perusahaan atau pelaku usaha memiliki cara tersendiri untuk mengatasi saturated market. Untuk menghindari saturated market, berikut adalah penjelasan berbagai cara untuk menghindari saturated market

1. Pengurangan harga

Karena pelanggan sensitif terhadap harga, perusahaan yang mengalami saturated market dapat menjual produk mereka dengan harga lebih rendah untuk mendapatkan total penjualan (pangsa pasar). Pengurangan harga akan membuat perusahaan terlibat dalam perang harga dengan para pesaing.

2. Menawarkan Pelayanan yang Bernilai

Perusahaan dapat menawarkan paket unik untuk suatu produk atau layanan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan menawarkan kesepakatan eksklusif atau menawarkan layanan tambahan. 

Misalnya, sebuah toko kecantikan menawarkan perawatan kuku gratis kepada pelanggan yang membeli produk toko minimal Rp1 juta rupiah. Demikian pula, platform streaming Disney Hotstar yang bersaing dengan Netflix dan Amazon Prime dengan menawarkan layanan gratis satu bulan ketika pelanggan baru mendaftar untuk satu tahun.

3. Pertumbuhan Populasi

Semakin banyak pertumbuhan populasi maka akan lebih besar potensial pelanggan yang akan didapat. Untuk mendapatkan populasi, perusahaan dapat pindah ke pasar internasional sehingga dapat memperluas basis pelanggan mereka. 

4. Riset Pesaing

Pelaku usaha perlu memikirkan kekurangan produk atau jasa dari perusahaan pesaing. Dengan melakukan riset kekurangan dari pesaing maka pelaku akan mendapatkan informasi tentang rencana bisnis baru yang akan menyempurnakan suatu produk atau layanan.

5. Mengubah Posisi Pasar

Jika nilai penjualan suatu perusahaan stagnan karena market saturation, maka perusahaan tersebut perlu memposisikan ulang bisnis (market positioning) yang dapat membantu memacu pertumbuhan bisnis. Misalnya, perusahaan dapat menambahkan jenis produk baru yang akan melengkapi produk yang stagnan. 

Bisnis Equity Crowdfunding

Setiap perusahaan atau bisnis memiliki risiko saturated market yang berbeda-beda. Jika suatu perusahaan mengalami saturated market, salah satu solusinya adalah dengan melakukan inovasi atau mengembangkan bisnis.

Sayangnya, untuk berinovasi dan mengambangkan produk, perusahaan harus berinvestasi dalam bisnis dan membutuhkan modal besar. Untuk mengatasi masalah modal tersebut, perusahaan dapat mengikuti skema bisnis equity crowdfunding.

Equity crowdfunding adalah sistem urun dana yang dilakukan oleh investor kepada perusahaan yang ingin mengembangkan atau memulai bisnisnya. Perusahaan yang ingin menerima urun dana dalam skema equity crowdfunding, sebelumnya harus mendaftarkan terlebih dahulu (listing) pada platform equity crowdfunding. Kemudian platform equity crowdfunding akan memeriksa mengenai kelayakan perusahaan untuk listing di platform equity crowdfunding.

Jika kamu pelaku usaha yang sedang mengembangkan bisnis, kamu bisa menggunakan salah satu platform equity crowdfunding berizin OJK yaitu LandX. Sampai saat ini LandX sudah berhasil menyalurkan modal kepada 44 perusahaan yang tersebar di Indonesia.

Selain menguntungkan bagi pelaku usaha, platform LandX juga memudahkan bagi para investor yang ingin berinvestasi dengan mudah. Caranya, investor hanya perlu masuk ke platform equity crowdfunding dan melakukan urun dana dengan membeli saham perusahaan yang listing di LandX.  Dengan membeli saham perusahaan, investor berpotensi mendapatkan keuntungan melalui dividen yang sudah disepakati di awal bisnis.