7 September 2022
|
8 Min Read
|
Microfinance adalah pendanaan terhadap usaha berskala mikro atau kecil. Pendanaan melalui microfinance Indonesia ini ditujukan bagi masyarakat menengah bawah untuk meningkatkan perekonomian mereka.
Microfinance adalah strategi dengan memberikan bantuan pendanaan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah. Microfinancing dilakukan dengan memberikan bantuan modal melalui kredit tanpa adanya agunan bagi masyarakat.
Sehingga, hadirnya micro financing ini dirasa jauh memberikan kemudahan bagi rakyat dalam mendapatkan pinjaman dibanding melakukan pinjaman melalui bank konvensional.
Lalu, bagaimana sih cara kerja microfinance sehingga dapat membantu masyarakat menengah ke bawah? Kali ini, kita akan membahas seputar microfinance, mulai dari pengertian microfinance, hingga contoh lembaga keuangan mikro yang ada di Indonesia.
Jadi ikuti terus artikel ini, ya!
Sesuai dengan namanya, microfinance terbagi menjadi dua gabungan kata, yaitu “micro” artinya mikro atau skala kecil dan “finance” artinya keuangan. Microfinance adalah suatu strategi yang berfokus untuk membantu perekonomian masyarakat menengah ke bawah dengan memberikan pinjaman modal tanpa agunan.
Dikutip dari laman Investopedia, microfinance adalah layanan keuangan yang diberikan pada individu yang menganggur atau memiliki penghasilan rendah, karena sebagian dari mereka berasal dari keluarga menengah ke bawah dan tidak memiliki pendapatan yang cukup untuk mendapat akses berbisnis melalui institusi perbankan pada umumnya.
Kehadiran microfinancing ini dianggap menjadi salah satu cara untuk membangkitkan perekonomian masyarakat miskin. Karena dari strategi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pinjaman tanpa adanya jaminan.
Hal ini dirasa jauh lebih mudah dibanding melakukan pinjaman di bank konvensional yang membutuhkan jaminan, apalagi banyak dari masyarakat miskin ini yang tidak memiliki aset sebagai jaminan pasti.
Nantinya, micro financing akan memberikan bantuan pinjaman melalui lembaga khusus, baik lembaga khusus yang dibentuk oleh pemerintah maupun lembaga tertentu dalam bentuk perseroan atau koperasi.
Lembaga khusus microfinance ini lebih dikenal sebagai Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Adapun melalui LKM ini nantinya akan memberikan dukungan kepada masyarakat berupa pinjaman dana, pengelolaan simpanan, serta konsultasi terkait pengembangan usaha.
Makanya, dengan hadirnya microfinance selain akan membangkitkan perekonomian masyarakat menengah ke bawah, juga dapat mengembangkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM).
Microfinance memiliki berbagai peranan dengan fokus untuk membantu usaha kecil dalam mendapatkan pinjaman modal yang wajar dan aman. Berikut ini beberapa peranan dari microfinance Indonesia di antaranya, yaitu:
Dalam memberikan pinjaman modalnya pun microfinance membanginya menjadi dua jenis, yaitu pinjaman microfinance konsumtif dan pinjaman microfinance produktif. Adapun penjelasan seputar dua jenis pinjaman microfinance ini, yaitu:
Pinjaman microfinance konsumtif ini adalah dengan memberikan bantuan kredit kepada masyarakat khusus untuk memenuhi keperluan sehari-harinya, serta untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan.
Jika pinjaman microfinance konsumtif digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, pada pinjaman microfinance produktif dilakukan untuk memberikan pinjaman yang bisa meningkatkan nilai dan menghasilkan pemasukan.
Contoh dari pinjaman microfinance produktif ini seperti pemberian pinjaman modal untuk usaha berskala mikro atau kecil.
Secara umum fungsi dari pinjaman microfinance adalah untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat menengah ke bawah yang ingin memulai usaha mikro melalui pinjaman pendanaan.
Juga, pinjaman microfinance merupakan salah satu cara yang bisa membangkitkan kemajuan perekonomian masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat menengah ke bawah. Beberapa fungsi dari microfinance dalam meningkatkan perekonomian negara, yaitu:
Sebagai lembaga yang memberikan pinjaman berupa modal usaha mikro atau skala kecil. Nantinya, microfinance akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan dari usaha yang mereka jalankan.
Dengan begitu, masyarakat akan memiliki penghasilan tetap dan jika kondisi ini terus berjalan dan menyebar ke berbagai masyarakat menengah ke bawah lainnya akan berdampak pada tingkat kemiskinan yang semakin berkurang.
Dari adanya pendanaan micro financing akan sangat membantu masyarakat menengah ke bawah yang ingin memulai usahanya atau yang ingin mengembangkan usaha yang dijalankannya.
Microfinancing ini nantinya akan memberikan dampak pada usaha masyarakat, dimana usaha masyarakat bisa memperoleh keuntungan yang jauh lebih besar lagi, sehingga dapat memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi jauh lebih baik.
Usaha yang memperoleh pendanaan microfinancing diharapkan dapat terus berkembang dan meluas hingga dapat menciptakan lapangan kerja baru. Sehingga hadirnya microfinancing mampu menyerap tenaga kerja dengan menyediakan lapangan pekerjaan.
Dengan adanya microfinance ini diharapkan dapat membuat perekonomian di Indonesia menjadi rata dengan adanya penyaluran bantuan modal pada usaha mikro.
Microfinance juga dapat meningkatkan inklusi keuangan negara, yaitu dengan adanya bantuan pendanaan modal pada masyarakat menengah kebawah. Nah, jika program ini dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan masyarakat menengah bawah, hal ini akan membuat mereka yang awalnya tidak memiliki akses dalam layanan perbankan, menjadi memiliki akses pada layanan perbankan ini. Sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan negara.
Tidak semua orang bisa mendapatkan bantuan microfinance, karena microfinance dikhususkan untuk usaha berskala kecil dan untuk masyarakat menengah ke bawah. Berikut ini beberapa kelompok yang layak mendapatkan bantuan microfinance.
Kelompok pertama yang layak mendapatkan bantuan microfinance adalah the poorest of the poor. The poorest of the poor adalah kelompok yang tidak memiliki sumber pendapatan utama yang tetap karena disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sakit, cacat fisik permanen, hingga faktor usia sebagai penghambat memperoleh kesejahteraan.
Labouring poor adalah kelompok yang memiliki penghasilan minim serta pekerjaan yang tidak tetap, seperti buruh. Umumnya kelompok ini bekerja di sektor agraria seperti pertanian atau padat karya.
Kelompok ketiga ini adalah masyarakat ekonomi bawah, yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya saja, misalnya masyarakat yang bekerja di perusahaan sektor informal.
Kelompok keempat ini adalah masyarakat yang sudah memiliki penghasilan tetap, cukup, dan bahkan dapat menyisihkan sebagian pendapatannya untuk menabung.
Seperti yang telah dijelaskan di awal, pendanaan microfinance dilaksanakan melalui lembaga khusus yang dikenal sebagai Lembaga Keuangan Microfinance (LKM).
Menurut laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), LKM adalah lembaga keuangan yang khusus didirikan untuk memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui pinjaman atau pembiayaan dalam usaha skala mikro kepada anggota dan masyarakat.
LKM juga berperan dalam melakukan pengelolaan simpanan, maupun pemberian jasa konsultasi pengembangan usaha dan tidak semata-mata untuk mencari keuntungan.
Nah, untuk kepemilikan LKM sendiri wajib berstatus Warga Negara Indonesia atau WNI, Pemerintah Kota atau Kabupaten, dan Koperasi. Bagi Warga Negara Asing (WNA) maupun perusahaan milik asing dilarang untuk mendirikan LKM.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan, LKM memiliki tiga kegiatan usaha yang diantaranya, yaitu:
Adapun tujuan dari LKM adalah:
Lembaga Keuangan Mikro saat ini sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, belum semua LKM telah mengantongi izin dari OJK, hanya 277 LKM saja yang telah terdaftar resmi di OJK.
277 LKM yang telah terdaftar di OJK ini dinilai memiliki kinerja yang baik, bila dilihat dari beberapa indikator asetnya seperti aset, jumlah nasabah, jumlah pinjaman, dan jumlah simpanan.
LKM dengan bentuk badan hukum PT dinilai memiliki kinerja jauh lebih baik daripada LKM Koperasi. LKM PT ini diketahui memiliki rata-rata aset, rata-rata jumlah pinjaman, dan rata-rata jumlah simpanan yang lebih besar dibanding dengan LKM Koperasi.
Walaupun begitu, LKM Koperasi masih tetap memiliki pertumbuhan yang baik selama jangka waktu periode 2016-2020. Keberadaan LKM ini pun dianggap sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan bagi para pelaku usaha mikro.
Dengan peningkatan yang terus dilakukan oleh LKM, diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat menjadi lebih tangguh, berdaya, dan mandiri yang nantinya berdampak pada peningkatan perekonomian nasional.
Beberapa contoh dari LKM di Indonesia yang telah mengantongi izin dari OJK diantaranya, yaitu:
Kehadiran LKM juga nantinya sangat berdampak pada keuangan, dimana meningkatkan pengetahuan masyarakat seputar literasi keuangan dan siap untuk mengakses layanan perbankan. Tentunya, secara tidak langsung hal ini akan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
Nah, kita telah membahas seputar microfinance yang merupakan pendanaan berupa pinjaman modal bagi usaha mikro atau skala kecil.
Kamu juga bisa lho melakukan pendanaan terhadap bisnis UMKM berpotensi di Indonesia. Dengan melakukan pendanaan terhadap bisnis UMKM, selain membantu bisnis kamu juga berperan dalam meningkatkan perekonomian negara melalui pendanaan.
Pendanaan yang dapat kamu lakukan adalah dengan investasi menggunakan sistem equity crowdfunding.
Equity crowdfunding adalah salah satu metode investasi dengan melakukan pendanaan secara patungan bersama beberapa investor lainnya pada salah satu bisnis UMKM berpotensi. Nantinya, setelah dana terkumpul kamu berpotensi mendapatkan keuntungan berupa dividen dari bisnis UMKM yang telah kamu danai.
Mulai investasi melalui pendanaan pun dapat dilakukan mulai dari modal yang kecil saja.
LandX adalah salah satu platform equity crowdfunding dengan market cap terbesar se-indonesia, terpercaya, dan yang paling penting telah mengantongi izin dari OJK.
Melalui LandX juga kamu berkesempatan menjadi salah satu pemegang saham bisnis UMKM berpotensi dari berbagai industri, mulai dari bisnis kuliner, hingga bisnis properti. Memulainya pun kamu hanya perlu memanfaatkan ponsel dan download aplikasi LandX, saja lho!
Jadi tunggu apa lagi?