Investor Penerbit
menu-mobile

Investasi Reksadana: Pengertian, Kelebihan dan Bedanya dengan ETF

25 May 2022

|

5 Min Read

|

Author: Vlora Riyandi
reksadana adalah, jenis reksadana, mutual funds, perbedaan etf dan reksadana

Reksadana adalah skema mengumpulkan uang dari pemilik modal yang dikelola oleh seorang profesional (manajer investasi) untuk diinvestasikan pada saham

Dalam dunia investasi, kamu pasti pernah mendengar istilah reksadana. Reksadana dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin berinvestasi saham namun belum memiliki banyak ilmu. Jadi apa itu reksa dana?

Yuk, simak lebih lanjut.

Pengertian Reksadana

Reksadana adalah skema mengumpulkan uang dari pemilik modal yang dikelola oleh seorang profesional (manajer investasi) untuk diinvestasikan pada saham. Keuntungan yang didapat dari investor reksadana serupa dengan investasi saham yang dilakukan sendiri yaitu dividen.

Reksadana dapat menjadi pilihan mudah bagi investor pemula yang ingin melakukan investasi saham. Reksadana juga menjadi pilihan yang nyaman bagi pemilik modal jumlah besar karena tidak perlu sering memonitornya dan tetap memiliki peluang mendapat keuntungan.

Manfaat utama reksadana adalah memberi investor akses diversifikasi portofolio investasi tanpa harus khawatir tentang pengelolaan investasi tersebut. Hal ini memungkinkan investor untuk mendapatkan akses ke berbagai macam saham dan meningkatkan peluang mendapatkan keuntungan.

Jenis-jenis Reksadana

Reksadana juga ada jenis-jenisnya. Hal yang membedakan setiap jenis reksadana adalah return dan risiko yang dikandungnya.

Reksadana Pasar Uang (RDPS)

Biasanya reksadana pasar uang adalah produk-produk keuangan yang jatuh temponya 1 tahun. Contohnya deposito bank, obligasi yang dibayar kurang dari setahun, serta surat berharga lainnya.

Reksadana pasar uang dikenal sebagai reksadana dengan risiko rendah (low risk).

Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)

Merupakan produk keuangan yang dapat memberikan pendapatan tetap. Contoh reksadana pendapatan tetap adalah obligasi dan deposito lebih dari 1 tahun. 

Reksadana Saham

Reksadana saham berisi saham-saham perusahaan terbuka atau telah tercatat di bursa efek. Reksadana ini cocok digunakan sebagai reksadana jangka panjang seperti jangka waktu lebih dari 5 tahun.

Seperti sifat saham, investasi reksadana saham memiliki return dan risiko yang tinggi. 

Reksadana Campuran

Reksadana campuran sifatnya berada diantara reksadana saham dan pendapatan tetap. Proporsi saham dan obligasi besar dari 1 tahun biasanya sebanding di reksadana campuran.

Reksadana Indeks

Indeks adalah nilai. Indeks berarti nilai yang ditentukan berdasarkan suatu kriteria tertentu. Indeks saham adalah nilai yang mencerminkan pergerakan saham suatu kelompok saham.

Misal nilai saham dari seluruh Indonesia, maka namanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ada juga IDX30 yang berisi 30 saham yang sering diperdagangkan. Jadi reksadana indeks adalah reksadana yang dikelola mengikuti acuan dari salah satu indeks.

Keuntungan Investasi Reksadana

  • Pilihan aman bagi pemula investasi saham karena terdapat manajer investas yang akan mengelola. Manajer investasi tentunya orang yang lebih berpengalaman di dunia investasi, sehingga risiko relatif kecil.
  • Pilihan nyaman bagi investor dengan modal besar 
  • Pilihan untuk strategi diversifikasi portofolio investasi
  • Capital gain atau untung. Untung yang didapat berasal dari selisih harga saham saat kamu jual lebih tinggi daripada saat kamu beli. Kamu pun dapat memiliki peluang keuntungan tanpa harus sering memonitor pergerakan saham berkat kehadiran MI.
  • Pilihan investasi jangka panjang, reksa dana jangka panjang. Memanfaatkan reksadana sebagai investasi jangka panjang tentu dapat kamu lakukan. Karena kamu dapat memilih saham bisnis sustainable dan dikelola jangka panjang oleh MI.

Hal yang harus kamu pahami sebelum investasi reksadana adalah terdapat biaya atau fee yang harus dibayarkan pada manajer investasi. Fee manajer investasi berkisar di angka 2% dalam 1 tahun.

Perbedaan ETF dan Reksadana

Sering dianggap sama, namun ETF dan reksadana adalah dua hal yang memiliki perbedaan. Memang mirip, nah berikut perbedaan ETF dan reksadana.

ETF atau exhange-traded fund adalah jenis reksadana yang diperdagangkan di bursa saham. Jadi, ETF sebenarnya adalah produk jenis reksadana. Namun, dapat dibeli dengan mekanisme saham. Hal ini membuat ETF dan reksadana indeks jadi mirip, ya. Yuk, cari tahu lebih lanjut.

  • Fleksibilitas: ETF dapat dibeli kapan pun selama pasar dibuka. Sedangkan reksadana jika beli hari ini maka baru bisa jual lagi besok atau lusa setelah unit masuk ke portofolio kita.
  • Fee transaksi: ETF punya fee yang lebih rendah layaknya saham. Fee ETF berkisar 0.15% saat beli dan 0.25% saat dijual, ETF juga masih ada fee manajer investasi yang kurang dari 1% per tahun saja. Fee reksadana berkisar 1.5-2% setahun.
  • Transparansi: karena mekanisme ETF layaknya saham, maka ETF dapat dibeli dan dijual dengan cepat atu real-time. Pada reksadana kita harus tunggu dulu produk masuk di portofolio untuk dapat dijual kembali. 
  • Likuiditas: likuid dalam investasi adalah seberapa mudah aset investasi dicairkan menjadi uang tunai kembali. Pada reksadana, kamu dapat dengan mudah mencairkan aset di portofolio kamu.
    Namun pada ETF karena harus jual sendiri, untuk dapat menemukan titik temu penjual dan pembeli agak sulit. Karena tidak banyak barang di market, artinya ETF lebih sulit dicairkan karena harus mencari waktu yang tepat untuk menjual.

Berikut merupakan perbedaan ETF dengan reksadana (stock mutual fund) yang telah dikategorikan oleh Bursa Efek Indonesia.

Memahami apa itu reksa dana dan cara kerja instrumen investasi

Diversifikasi Portofolio Investasi

Reksa dana merupakan sarana investasi yang semakin populer dari tahun ke tahun. Mereka memberi investor akses diversifikasi portofolio investasi yang dikelola secara profesional. 

Reksadana mampu unjuk gigi karena terbukti menghasilkan pengembalian yang tinggi. Reksadana juga telah menjadi sarana investasi pilihan banyak investor. Mendapat akses investasi dan diversifikasi portofolio investasi.

Selain reksadana kamu juga dapat berinvestasi pada skema crowdfunding. Crowdfunding adalah investasi yang dilakukan sejumlah orang untuk mendanai proyek bisnis secara online. Keuntungan investasi crowdfunding adalah dividen, sama dengan investasi pada reksadana.

Dividen yang didistribusikan oleh bisnis yang meraih pendanaan crowdfunding berasal dari profit operasional bisnis. Setiap bisnis dikelola secara manajemen profesional sehingga dapat dipercaya investor crowdfunding.

Kamu juga dapat berinvestasi crowdfunding melalui platform crowdfunding LandX. LandX merupakan platform crowdfunding dengan market cap terbesar di Indonesia. Melalui satu aplikasi kamu dapat mengakses berbagi proyek bisnis untuk didanai dan mendapat potensi keuntungan distribusi dividen rutin 2 hingga 3 kali dalam satu tahun.

Dengan demikian, kamu bisa meraih keuntungan investasi dengan investasi bisnis di crowdfunding.

Yuk, Download Aplikasi Landx Sekarang Untuk Akses Proyek Bisnis Potensial Menguntungkan

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga