Investor Penerbit
menu-mobile

Apa Itu Inklusi Keuangan? Ini Dia Jenis Inklusi Keuangan Indonesia

31 October 2022

|

7 Min Read

|

Author: Della Octavilia
Apa itu inklusi keuangan dan jenisnya

Inklusi keuangan adalah keadaan di mana masyarakat telah menerima akses layanan & produk keuangan secara merata. Adanya inklusi keuangan di Indonesia dapat membantu pendanaan UMKM. Yuk, simak di sini!

Saat ini pemerintah Indonesia sedang gencar meningkatkan inklusi keuangan. Inklusi keuangan adalah keadaan di mana masyarakat Indonesia sudah dapat menikmati akses layanan jasa keuangan.

Jenis inklusi keuangan di Indonesia yang ingin terus ditingkatkan oleh pemerintah adalah kemudahan dalam mengakses layanan perbankan, memiliki asuransi, pensiun hingga investasi. Nantinya, jika sudah tercipta inklusi keuangan diharapkan dapat mengurangi ketimpangan ekonomi dalam mengakses produk atau layanan keuangan pada masyarakat.

Nah, kali ini kita akan membahas seputar inklusi keuangan di Indonesia, mulai dari pengertiannya, jenis inklusi keuangan apa saja, model inklusi keuangan, hingga manfaat inklusi keuangan digital yang dapat membantu UMKM Indonesia. Jadi ikuti terus artikel ini, ya!

Indonesia Sebagai Negara Unbanked Terbesar di Dunia

Sebelum membahas inklusi keuangan, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu mengenai unbanked. Sebab, hadirnya inklusi keuangan adalah karena adanya unbanked di Indonesia.

Unbanked adalah golongan orang-orang yang belum menerima akses layanan jasa keuangan. Umumnya, orang-orang yang masuk dalam kategori unbanked ini berasal dari masyarakat ekonomi kebawah. Mereka masih belum tersentuh oleh lembaga keuangan sama sekali.

Padahal, mengakses lembaga keuangan merupakan hak mendasar bagi masyarakat Indonesia yang dapat membantu meningkatkan taraf hidupnya.

Indonesia sendiri masuk di peringkat ke-4 sebagai negara dengan keterbatasan akses lembaga keuangannya di dunia. Indonesia disebut oleh Bank Dunia sebagai negara dengan jumlah penduduk unbanked terbesar di dunia.

Karena hal inilah, pemerintah gencar untuk menumbuhkan inklusi keuangan di masyarakat Indonesia. Apalagi dengan semakin majunya digitalisasi yang juga dapat membentuk inklusi keuangan digital.

Inklusi Keuangan Adalah

Nah, berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa hadirnya inklusi keuangan adalah karena jumlah unbanked di Indonesia yang masih sangat banyak. Lalu, apa itu inklusi keuangan?

Consultative Group to Assist the Poor (GGAP) menjelaskan pengertian inklusi keuangan adalah akses yang dimiliki oleh rumah tangga dan bisnis terhadap penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara efektif.

Sedangkan, World Bank mengatakan bahwa inklusi keuangan adalah sebagai akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun usahanya dalam hal transaksi, pembayaran, tabungan, kredit, dan asuransi yang digunakan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Berdasarkan pernyataan dari GGAP dan World Bank bisa ditarik kesimpulan, bahwa pengertian inklusi keuangan adalah kondisi di mana masyarakatnya sudah dapat mengakses produk atau layanan jasa keuangan berdasarkan kebutuhannya masing-masing.

Baik itu akses dalam dunia perbankan, memiliki asuransi, hingga melakukan investasi. Apalagi di era yang serba digital sekarang, terciptanya inklusi keuangan di masyarakat dinilai sangatlah penting. 

Oleh karena itu,  pemerintah sedang gencar menyerukan inklusi keuangan di Indonesia dengan harapan agar semakin berkurangnya masyarakat yang unbanked, sehingga tidak ada lagi ketimpangan ekonomi dalam masyarakat Indonesia untuk dapat mewujudkan kondisi keuangan yang stabil.

Tujuan Inklusi Keuangan

Menurut Peraturan OJK 76/POJK.07/2016, terdapat empat tujuan dilakukannya inklusi keuangan di Indonesia. Adapula 4 tujuan inklusi keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatnya akses masyarakat terhadap lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan PUJK
  2. Meningkatnya penyediaan produk dan/atau layanan jasa keuangan oleh PUJK yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat
  3. Meningkatnya penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat, dan
  4. Meningkatnya kualitas penggunaan produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat

Jenis Inklusi Keuangan di Indonesia

Jenis inklusi keuangan apa saja? Seperti yang dijelaskan sebelumnya, saat ini pemerintah gencar dalam menerapkan inklusi keuangan dengan harapan berkurangnya jumlah masyarakat unbanked di Indonesia. 

Untuk mengetahui jenis inklusi keuangan yang ingin dimaksimalkan oleh pemerintah, berikut ini beberapa model inklusi keuangan yang ingin ditingkatkan oleh pemerintah adalah sebagai berikut:

  1. Layanan perbankan, seperti menabung, tarik tunai di ATM, transaksi secara online
  2. Layanan pinjaman online
  3. Layanan asuransi
  4. E-wallet
  5. Melakukan investasi

Jenis atau model inklusi keuangan di atas adalah hal-hal yang ingin ditingkatkan oleh pemerintah. Bila inklusi digital telah dicapai oleh masyarakat Indonesia, maka perekonomian Indonesia pun dapat meningkat.

Apalagi di era digitalisasi saat ini, pasti akan lebih memudahkan masyarakat dalam menikmati layanan jasa keuangan, karena dapat diakses dari mana saja.

Manfaat Inklusi Keuangan

Terciptanya inklusi keuangan di Indonesia ternyata akan memberikan segudang manfaat, baik untuk masyarakat itu sendiri maupun bagi negara nantinya. Berikut ini beberapa manfaat inklusi keuangan adalah sebagai berikut:

1. Masyarakat Mampu Membuat Perencanaan Keuangan

Manfaat inklusi keuangan yang pertama adalah semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat mengakses layanan atau produk keuangan, maka akan semakin banyak pula masyarakat yang dapat membuat perencanaan keuangannya dengan matang.

Jika makin banyak masyarakat Indonesia yang dapat membuat perencanaan keuangan dengan baik, maka nantinya masyarakat Indonesia akan memiliki kesiapan masa depan yang baik. Misalnya, keluarga yang mulai memahami pentingnya investasi untuk persiapan masa depan, seperti dana pensiun, asuransi, dan lainnya.

2.  Literasi Keuangan Meningkat

Selanjutnya, dari manfaat inklusi keuangan adalah literasi keuangan masyarakat yang meningkat bila semakin banyaknya masyarakat yang dapat mengakses produk atau layanan keuangan. Mereka jadi semakin tahu cara mengelola keuangan dengan benar dan teratur, mau dialokasikan kemana saja uang yang dimiliki, dan lain sebagainya.

Bahkan, mereka nantinya akan mampu mencari berbagai layanan keuangan yang dapat digunakan untuk menambah penghasilan mereka dalam jangka panjang.

3. Terciptanya Pemerataan Ekonomi

Nah, seperti yang dijelaskan sebelumnya, adanya inklusi keuangan diharapkan dapat mengurangi masyarakat unbanked, dan terciptanya pemerataan ekonomi. Dengan begitu, masalah perekonomian masyarakat pun akan dapat diatasi jika semakin banyak dari mereka telah memiliki akses pada layanan keuangan.

Misalnya, jika masyarakat membutuhkan modal untuk membantu pertumbuhan kegiatan usaha, maka mereka dapat memanfaatkan layanan pinjaman dari perbankan atau melalui investasi pendanaan. 

4. Ekonomi Negara Semakin Berkembang Maju

Manfaat inklusi keuangan lainnya dapat dirasakan saat banyak masyarakat Indonesia tahu bagaimana cara untuk mendapat bantuan dalam mengembangkan usahanya. Maka, nantinya dapat membantu meningkatkan perekonomian negara. 

Model Inklusi Keuangan Digital dalam Membantu UMKM

Tahukah kamu di era digitalisasi, saat ini inklusi keuangan merupakan hal yang sangat penting? Kenapa? Karena, digitalisasi dapat dimanfaatkan untuk mendorong inklusi keuangan. Nantinya, masyarakat akan jauh lebih mudah lagi dalam mengakses layanan dan produk keuangan hanya dengan menggunakan ponsel saja.

Inklusi keuangan yang memanfaatkan digitalisasi dinamai dengan inklusi keuangan digital. Inklusi keuangan digital atau financial inclusion digital adalah adanya ketersediaan akses produk atau layanan keuangan digital (fintech) sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Inklusi keuangan digital ini sendiri sempat dibahas dalam agenda G20 pada bulan Agustus kemarin. Di mana, memanfaatkan digitalisasi ini berperan konkret bagi terwujudnya keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi setiap warga negara.

Dorongan tersebut antara lain  diwujudkan dalam penyusunan:

  1. Kerangka dan panduan pemanfaatan digitalisasi yang berfokus pada perempuan, pemuda, dan UMKM
  2. Database sebagai referensi inovasi produk dan layanan keuangan digital dari seluruh dunia
  3. Perangkat kebijakan guna mendukung akses UMKM kepada layanan keuangan digital 

Selain itu, dalam pertemuan G20 juga menekankan pentingnya inklusi keuangan digital bagi pembiayaan UMKM agar mengurangi kesenjangan akibat ketidakpastian global sebagai dampak dari Pandemi Covid-19.

Pembiayaan UMKM melalui inklusi keuangan digital ini harus mempertimbangkan 4 aspek, yaitu:

  1. Peningkatan peran dan pemanfaatan fintech
  2. Meningkatkan resiliensi UMKM khususnya dalam masa krisis
  3. Perlunya membantu UMKM dalam transisis hijau
  4. Perlunya ketersediaan data granular UMKM untuk membantu UMKM mengakses pembiayaan

Nantinya, selain memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, inklusi keuangan digital juga dapat membantu pertumbuhan perekonomian Indonesia melalui pendanaan UMKM-nya.

Kerja Sama LandX dan Moka dalam Mendukung Inklusi Keuangan UMKM

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, inklusi keuangan digital adalah ketersediaannya akses produk atau layanan keuangan digital (fintech) berdasarkan kebutuhan masyarakat. Melalui inklusi keuangan digital, nantinya masyarakat dapat melakukan aktivitas keuangannya hanya dengan ponsel saja, seperti membuat tabungan, melakukan transfer, hingga investasi.

Nah, seperti yang dijelaskan sebelumnya juga, hadirnya inklusi keuangan digital diharapkan dapat membantu melancarkan pendanaan UMKM di Indonesia. Nantinya, pendanaan UMKM ini dilakukan demi mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Hal inilah yang dilakukan oleh LandX dan Moka dalam memfasilitasi pendanaan UMKM di Indonesia. LandX merupakan platform equity crowdfunding yang memiliki tujuan dalam mendukung inklusivitas keuangan dengan membantu pendanaan bisnis UMKM di Indonesia.

Sedangkan Moka merupakan platform yang membantu UMKM dalam mendapatkan pendanaan melalui lender finansial yang telah bekerja sama dengannya. Di sini, LandX bekerja sama dengan Moka dalam membantu pendanaan bisnis UMKM yang terdapat di dalam platform MOKA.

Nantinya, LandX akan menjembatani para investor yang akan melakukan pendanaan terhadap bisnis UMKM di platform Moka. Kerjasama ini dapat diakses oleh mitra usaha Moka melalui layanan Moka Capital mulai bulan September 2022 ini.

Nah, kamu yang baru saja ingin melakukan investasi dapat mencoba produk investasi skema equity crowdfunding ini. Karena, nantinya selain kamu berpotensi mendapatkan untung, kamu juga menjadi salah satu pemilik dari bisnis UMKM tersebut.

Mulai pendanaan di LandX kamu pun hanya perlu modal mulai Rp1 jutaan saja. Bagaimana, mudah kan?yuk, wujudkan inklusi keuangan dengan pendanaan UMKM sekarang juga!

Raih Potensi Keuntungan dengan Investasi Lewat LandX Sekarang Juga!