Investor Penerbit
menu-mobile

Prinsip Insurable Interest: Pengertian & Contohnya Dalam Asuransi

2 November 2022

|

7 Min Read

|

Author: Della Octavilia
Insurable interest

Kali ini kita akan membahas salah satu prinsip penting dalam asuransi. Prinsip tersebut adalah prinsip insurable interest. Yuk, simak seputar prinsip insurable interest dalam asuransi di sini!

Insurable interest adalah salah satu istilah penting dalam asuransi. Apabila Anda salah satu pengguna produk asuransi, maka prinsip insurable interest penting harus diketahui.

Insurable interest dalam asuransi ini sangat berhubungan dengan objek yang diasuransikan. Jadi, insurable interest adalah hak untuk memperoleh kepentingan yang diasuransikan.

Apabila objek yang Anda asuransikan mengalami musibah dan membuatmu menderita kerugian. Nantinya, pihak perusahaan asuransi akan menanggung ganti rugi tersebut dengan besaran yang sudah tertera di dalam polis asuransi.

Mau tahu lebih lanjut seputar apa itu insurable interest dalam asuransi? Yu, simak lengkapnya di sini!

Pengertian Insurable Interest

Saat ini, banyak orang yang mulai menggunakan produk asuransi untuk memberikan perlindungan atau proteksi di masa mendatang. Karena, kita tidak tahu kan apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Dengan adanya produk asuransi, jika suatu saat kita mengalami musibah dan menyebabkan kerugian. Pihak perusahaan asuransi akan menanggung kerugian yang kita alami sesuai dari isi dalam perjanjian atau polis asuransi.

Nah, sebelum memilih produk asuransi, Anda terlebih dahulu harus mengetahui seputar insurable interest. Apa itu insurable interest

menurut laman OJK, insurable interest adalah prinsip asuransi yang memberikan hak pada tertanggung yang diakui secara hukum untuk mengasuransikan jiwa maupun aset, karena adanya hubungan keuangan antara tertanggung dengan jiwa maupun aset yang diasuransikan.

Insurable interest adalah salah satu prinsip asuransi yang memberi hak pada pihak tertanggung (pengguna asuransi) untuk memperoleh kepentingan dari hal-hal yang diasuransikan.

Sederhananya, pengertian prinsip insurable interest dalam asuransi adalah hak-hak yang dapat melindungi apapun dalam asuransi yang berkaitan dengan kerugian atau kehilangan finansial dari  pihak tertanggung.

Hubungan dalam insurable interest di sini berkaitan dengan kepemilikan aset seperti harta benda, jiwa dan raga, hak, kepentingan, serta beban tanggung jawab hukum yang dapat diasuransikan.

Jadi, semua pemilik produk asuransi akan memiliki hak prinsip insurable interest apabila objek yang mereka asuransikan mengalami musibah dan menyebabkan kerugian yang tidak disengaja, bukan karena disengaja.

Unsur-Unsur dalam Prinsip Insurable Interest

Siapa yang memiliki insurable interest? Prinsip insurable interest dimiliki oleh semua pihak yang menggunakan produk asuransi, baik itu produk asuransi kesehatan, jiwa, properti, dan lain sebagainya. 

Lalu, untuk mengetahui lebih lanjut seputar prinsip insurable interest dan apa saja di dalamnya, Anda harus mengenal unsur-unsur insurable interest dalam asuransi. Berikut ini  beberapa unsur-unsur prinsip insurable interest adalah:

  1. Terdapat aset (harta benda), hak, kepentingan, jiwa dan raga, serta beban tanggung jawab hukum yang dapat diasuransikan.
  2. Semua harta benda, jiwa raga, hingga beban tanggung jawab tersebut harus menjadi objek pertanggungan atau objek asuransi
  3. Untuk memperoleh hak kepentingannya, pihak tertanggung harus dalam keadaan mengalami kerugian ketika objek yang diasuransikannya mengalami kerusakan yang parah. Sebaliknya, jika objek yang diasuransikan tidak mengalami kerugian, maka pihak tertanggung tidak berhak untuk memperoleh hak kepentingannya atau meng-klaim asuransi.
  4. Untuk meng-klaim asuransi, pihak tertanggung harus dapat membuktikan bahwa ia memiliki hubungan yang sah secara hukum dengan objek yang diasuransikan (dibuktikan dengan beberapa dokumen bukti kepemilikan)

Penyebab Timbulnya Insurable Interest

Apa sih penyebab timbulnya insurable interest. Penyebab timbulnya insurable interest datang dari keinginan calon pengguna asuransi agar objek yang mereka miliki dapat terlindung dari risiko yang dapat menimpanya sewaktu-waktu.

Untuk itu baik setiap calon pengguna asuransi hingga pengguna asuransi harus tahu cara kerja insurable interest dalam asuransi.

Bagaimana cara kerja insurable interest? Cara kerja prinsip insurable interest adalah dengan mengumpulkan eksposur risiko yang melindungi pemegang kebijakan dari adanya kehilangan finansial.

Setiap perusahaan asuransi pun telah menciptakan banyak alat untuk menutupi segala bentuk kerugian maupun kehilangan pada objek yang diasuransikan. Baik itu untuk kendaraan, kesehatan, jiwa, properti, dan yang lainnya. 

Jadi, saat pihak tertanggung (pengguna asuransi) mengalami musibah yang menimpa kerugian, maka pihak tertanggung dapat melakukan klaim asuransi terhadap perusahaan asuransi.

Namun, untuk mendapat klaim asuransi, pihak perusahaan asuransi akan melakukan pengecekan dengan ketat, apakah musibah yang terkena pihak tertanggung merupakan suatu kesengajaan atau tidak. Hal ini dilakukan agar klaim asuransi yang diajukan tepat sasaran.

Pihak asuransi pasti akan melakukan pengecekan dengan ketat pada setiap klaim yang diajukan. Karena, banyak ditemukan kasus-kasus pihak tertanggung sengaja melakukan perusakan pada objek yang diasuransikan agar dapat mengajukan klaim pada perusahaan asuransi.

Hubungan Insurable Interest dengan Indemnity

Prinsip insurable interest kerap disamakan dengan indemnity atau dikenal dengan ganti rugi, tetapi keduanya berbeda.

Maksud dari prinsip indemnity adalah pihak tertanggung jika tertimpa musibah yang membawa kerugian dapat memperoleh hak asuransinya. Tetapi, klaim tersebut bukanlah sebuah hadiah atau ganjaran untuk pihak tertanggung.

Prinsip indemnity ini juga ada sebagai usaha perusahaan asuransi dalam melindungi aset risikonya. Hal ini dilakukan agar pihak perusahaan asuransi tidak mengalami kerugian akibat dari klaim asal-asalan yang diajukan pihak tertanggung.

Untuk itu, pihak perusahaan asuransi umumnya akan menyampaikan beberapa kriteria yang berkaitan pada kapan dan bagaimana klaim dapat diajukan oleh pihak tertanggung (pengguna asuransi).

Misalnya, asuransi kesehatan bisa di klaim setelah pihak tertanggung telah melakukan pembayaran premi secara rutin dalam waktu 6 bulan.

Keterkaitan antara prinsip insurable interest dan indemnity dapat dilihat dari proses klaimnya yang berkaitan dengan hal ganti rugi. keterkaitan ini menjadi penghubung antara prinsip insurable interest dengan indemnity.

Contoh Prinsip Insurable Interest

Agar lebih memahami seputar prinsip insurable interest, Anda bisa menyimak contoh prinsip insurable interest berikut ini yang berkaitan pada beberapa produk asuransi. Berikut ini beberapa contoh prinsip insurable interest dalam asuransi adalah sebagai berikut:

1. Pada Asuransi Jiwa

Contoh pertama yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari adalah pada asuransi jiwa. Misalnya, saat meninggal nanti, Anda ingin memberikan uang yang diwariskan pada keluarga. Oleh karena  itu Anda memutuskan untuk mengambil produk asuransi jiwa.

Nantinya, pihak keluarga yang dapat melakukan klaim asuransi adalah keluarga yang memiliki hubungan jelas dan telah dicantumkan dalam polis asuransi.

Nantinya, ahli waris yang tercatat dalam polis asuransi tetap akan dilakukan pengecekan secara ketat oleh perusahaan asuransi. Pihak ahli waris harus dapat membuktikan hubungannya dengan pihak tertanggung melalui dokumen-dokumen yang sah secara hukum.

Hal ini dilakukan untuk menghindari segala bentuk kecurangan dan kerugian yang dapat menimpa pihak perusahaan asuransi. Ahli waris yang dapat dicantumkan dalam polis asuransi antara lain adalah saudara kandung, kerabat, suami, istri, hingga rekan bisnis yang dibuktikan dengan dokumen yang valid di mata hukum.

2. Pada Asuransi Kesehatan

Anda merupakan salah satu pengguna asuransi kesehatan, lalu di satu waktu Anda mengalami musibah dan membutuhkan perawatan rumah sakit secara insentif. Akibat dari musibah tersebut, Anda segera melakukan klaim terhadap perusahaan asuransi.

Di sini, pihak asuransi tidak akan langsung memberikan klaim pada Anda. Namun, Anda harus melewati beberapa pengecekan mendalam perihal musibah yang terjadi apakah ada di dalam polis asuransi.

Jika ada, maka klaim Anda dapat diperoleh. Namun, jika ajuan Anda tidak tertera di polis asuransi, maka Anda tidak dapat melakukan klaim.

3. Asuransi Properti

Asuransi properti ini sangat berkaitan dengan aset yang memiliki nilai kemudian di asuransikan. Apabila aset yang dimiliki terkena musibah lagi sehingga menyebabkan kerugian, maka perusahaan asuransi akan menjamin kerugian tersebut dengan ketentuan yang tertera di polis asuransi.

Sebenarnya, apa sih penyebab timbulnya insurable interest. Penyebab timbulnya insurable interest datang dari keinginan calon pengguna asuransi agar objek yang mereka miliki dapat terlindung dari risiko yang dapat menimpanya sewaktu-waktu.

Raih Berbagai Kesempatan Untung Melalui Pendanaan di LandX

Nah, itu dia pembahasan seputar prinsip insurable interest dalam investasi. Prinsip insurable interest ini sangat penting bagi pengguna investasi untuk memperoleh hak kepentingannya dalam asuransi.

Melalui penjelasan di atas ini, Anda tahu bahwa banyak orang yang memiliki asuransi untuk melindungi finansialnya di masa mendatang. Menurut Anda cukup tidak sih hanya melalui asuransi saja untuk menjamin kesiapan finansial di masa mendatang?

Sebenarnya, Anda memerlukan persiapan lain untuk menjamin finansial masa mendatang. Bagaimana caranya? Caranya adalah melalui investasi.

Salah satu investasi yang berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang untuk Anda adalah investasi dengan skema equity crowdfunding. Melalui skema equity crowdfunding, Anda akan mendanai berbagai bisnis UMKM berpotensi secara patungan dengan beberapa investor lainnya.

Setelah itu, Anda akan menjadi salah satu pemilik UMKM berpotensi tersebut dengan bukti kepemilikan saham.

Jika dananya telah terkumpul, Anda berkesempatan untuk memperoleh keuntungan berupa dividen dari bisnis UMKM yang telah didanai.

LandX adalah platform equity crowdfunding terbaik, terpercaya, dan telah memiliki market cap terbesar se-Indonesia. Melalui LandX kamu bisa mulai mendanai berbagai bisnis UMKM berpotensi, mulai dari bisnis kuliner, hingga bisnis properti yang menjadi sumber cuan.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi LandX  sekarang juga dan nikmati kesempatan meraih untungnya, ya!

Ciptakan Passive Income dengan Investasi di LandX Sekarang Juga, Yuk!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang