17 April 2021
|
4 Min Read
|
Apa itu laba ditahan? Alasan utama penahanan laba oleh perusahaan adalah untuk memastikan operasional berjalan berkelanjutan. Yuk simak apa itu laba ditahan dan mengapa laba ditahan adalah salah satu unsur dalam pada laporan keuangan.
Sebagai seorang investor yang berinvestasi ke dalam berbagai jenis saham dan bisnis anda tentu akan sering mendengar istilah laba ditahan atau retained earning. Karena itu mari kita bahas lebih lanjut tentang apa itu laba ditahan.
Dalam memilih instrumen investasi, retained earning atau laba ditahan adalah salah satu poin penting dalam laporan keuangan yang sering menjadi perhatian banyak orang. Akan tetapi, sudahkah kamu paham apa itu laba ditahan dan apa tujuan perusahaan menyisihkan sebagian laba ditahan perusahaan?
Supaya kamu paham, yuk kita bahas bersama tentang apa itu laba ditahan.
Laba ditahan merupakan keuntungan yang tidak dibagikan kepada para investor sesuai dengan kesepakatan yang dibentuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dividen dan laba ditahan merupakan dua hal yang sangat berkaitan, simpelnya laba ditahan dapat diartikan sebagai dividen yang tidak dibagikan oleh kepada para pemegang saham dikarenakan berbagai pertimbangan.
Terkadang perusahaan hanya melakukan penahanan laba sebagian dan tetap melakukan memberikan sebagian lagi kepada para investor. Karena pada dasarnya keputusan laba ditahan atau tidak tergantung dengan bagaimana hasil diskusi yang dilakukan saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Biasanya laba yang tertahan akan digunakan untuk berbagai kepentingan perusahaan seperti pembayaran hutang atau modal untuk ekspansi bisnis yang akan dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga:
Setelah membahas apa itu laba ditahan, tentunya setiap perusahaan punya alasan utama penyertaan penahanan laba ditahan dalam laporan keuangan.
Keputusan penahanan laba biasanya dilakukan karena berbagai tujuan untuk kepentingan perusahaan dalam beberapa waktu kedepan seperti pembayaran hutang, pembiayaan operasional, penyiapan modal cadangan, dan pengembangan usaha dalam waktu kedepan. Berikut adalah beberapa tujuan laba ditahan:
Laba ditahan dapat ditemukan di neraca perusahaan dan terletak di bagian bawah ekuitas pemegang saham pada akhir setiap periode akuntansi. Lebih tepatnya, apa itu laba ditahan adalah ekuitas yang biasanya dituliskan dalam “saldo laba yang belum dicadangkan” atau “saldo laba yang dicadangkan.”
Dalam dituliskannya laporan keuangan, alasan utama penahanan laba ditahan adalah sebagai transparansi kepada pemegang saham bahwa “saldo laba yang belum dicadangkan” atau “saldo laba yang dicadangkan” benar adanya.
Dalam laporan keuangan, “saldo laba yang dicadangkan” artinya saldo laba ditahan yang sudah pasti akan digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu seperti yang dijelaskan pada pembahasan sebelumnya. Sementara “saldo laba yang belum dicadangkan” adalah nominal laba ditahan yang tidak dibagikan kepada investor melalui dividen.
Dalam jurnal penyesuaian laba ditahan adalah nominal hasil dari laba komersial setelah dikurangi pajak penghasilan. Sederhananya, apa itu laba ditahan adalah laba yang akan dikenakan pajak penghasilan apabila laba tersebut tidak dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen.
Istilah lain yang sering muncul adalah laba berjalan, Laba berjalan adalah laba yang dalam laporan tahunan setelah dipotong pajak. Jadi laba berjalan merupakan besaran laba yang telah dipotong beberapa jenis pajak. Oleh sebab itu sekarang anda tentu sudah bisa membedakan antara laba ditahan dan laba berjalan.
kalau anda sudah paham berbagai istilah dalam investasi, saatnya anda mulai investasi bisnis online bersama LandX dengan modal kecil.
#YukPatunganBisnis
Jangan Lupa Follow Instagram @landx.id Untuk Berbagai Tips Investasi Menguntungkan Lainnya
Baca Juga: