Investor Penerbit
menu-mobile

KYC Adalah: Pentingnya KYC dan Manfaat KYC dalam Industri Keuangan

14 March 2022

|

4 Min Read

|

Author: Khurin N. Imandini
Pahami apa itu KYC dan sistem kyc di pebankan

Apabila kamu menjadi nasabah atau terlibat dengan suatu lembaga keuangan, kamu pasti sering mendengar istilah KYC yang menjadi syarat awal untuk menjadi nasabah. Karena itu, yuk kita bahas apa itu KYC dan kenapa KYC penting.

Sistem KYC barangkali masih cukup asing di telinga masyarakat umum. Namun, ini merupakan istilah yang penting dan populer di dunia bisnis, terutama pada industri keuangan.

Pada saat melakukan proses pendaftaran sebagai nasabah di suatu lembaga keuangan, umumnya seseorang akan diminta untuk melakukan verifikasi identitas.  Hal ini tidak lain dilakukan untuk lebih mengenal nasabah atau sering disebut dengan istilah Know Your Customer. Bagaimana prosesnya? Apa saja manfaat yang akan didapatkan?

Apa Itu KYC?

KYC adalah suatu prinsip yang diterapkan atau digunakan oleh suatu lembaga pengelola keuangan untuk mengetahui identitas atau informasi-informasi valid tentang pengguna atau nasabahnya. Misalnya, pada pendaftaran nasabah baru, institusi jasa keuangan terkait harus memastikan bahwa akun yang dibuat oleh nasabah bukanlah akun palsu maupun akun yang dibuat dengan identitas palsu.

Hal ini juga dapat diterapkan untuk mencegah terjadinya korupsi, pencucian uang, atau transaksi palsu. Sehingga, institusi dapat memastikan keamanan seluruh nasabah melalui sistem KYC.

KYC pertama kali diterapkan sebagai rekomendasi dari The Financial Action Task Force (FATF) on Money Laundering yang dikemukakan oleh Kelompok 7 Negara (G-7) pada ajang G-7 Summit di Perancis pada tahun 1989. FATF merupakan lembaga yang berperan untuk menetapkan kebijakan serta langkah-langkah yang perlu diterapkan untuk mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang.

Di Indonesia sendiri, KYC telah diatur secara khusus di dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 3-10-PBI-2001 tentang Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer Principles). Sebagaimana yang disebutkan di dalam Pasal 1 angka 2 peraturan ini, KYC merupakan prinsip yang diterapkan oleh bank untuk mengetahui seluruh aktivitas dan kegiatan transaksi nasabah.

Dengan kata lain, bank atau institusi jasa keuangan lainnya di Indonesia berhak dan wajib menerapkan sistem KYC agar mampu memantau semua aktivitas transaksi nasabah, termasuk pelaporan terhadap transaksi yang dinilai mencurigakan. Hal ini dilakukan agar aktivitas perbankan di Indonesia diakui oleh bank dunia dan masuk ke dalam kategori cooperative country, sehingga dapat terus melangsungkan transaksi secara global.'

Dasar Kebijakan KYC

KYC atau know your customer diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan di Indonesia, berikut beberapa dasar hukum yang melandasi kebijak KYC:

Kenapa KYC Sangat Penting Bagi Investor

Salah satu fungsi KYC bagi investor adalah untuk pengamanan transaksi yang dilakukan sehingga dana yang kamu miliki hanya bisa dicairkan ke rekening atas nama sendiri dan setiap transaksi yang dilakukan dapat diketahui dengan baik.

Jadi, KYC pada dasarnya merupakan salah satu langkah untuk mengamankan transaksi yang dilakukan oleh investor. Karena itu, sangat penting untuk kamu melakukan KYC sebelum mulai melakukan investasi.

Cara Kerja KYC

Salah satu bagian dari sistem kerja KYC adalah proses pengisian data diri pada saat registrasi atau pembukaan rekening pada suatu bank. Dalam proses registrasi tersebut, calon nasabah akan diminta untuk mengisi seluruh informasi mengenai data diri, keluarga, pekerjaan, dan sebagainya secara lengkap dan valid.

Selain data diri, institusi jasa keuangan atau bank juga berhak memperoleh data informasi berupa asal-usul kepemilikan dana nasabah, seperti penghasilan, investasi, dan sebagainya.

Informasi tersebut akan masuk ke dalam database, yang nantinya akan digunakan untuk memantau segala macam aktivitas dan transaksi keuangan yang dilakukan nasabah. Dengan begitu, risiko terjadinya kesalahan, kecurangan, atau manipulasi seperti pencucian uang akan menjadi lebih mudah terdeteksi.

Manfaat KYC

Adapun beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari penerapan sistem KYC ini di antaranya ialah:

  1. Perusahaan atau instansi jasa keuangan dapat memberikan jaminan perlindungan dan keamanan dari berbagai bentuk kerugian dan penipuan yang disebabkan oleh transaksi ilegal atau tidak wajar.

  2. Perusahaan atau instansi jasa keuangan dapat lebih mengenal dan memahami sifat aktivitas nasabah secara lebih mendalam, sehingga dapat mempelajari dan melakukan penilaian jika terdapat aktivitas transaksi yang mencurigakan atau berpotensi sebagai aktivitas pencucian uang.

  3. Perusahan atau instansi jasa keuangan dapat lebih cepat dan efektif dalam melakukan verifikasi data dan identitas nasabah, serta lebih menghemat biaya.

Secara umum, KYC merupakan sistem yang bertujuan untuk mencegah serta mengawasi berbagai potensi aktivitas keuangan yang ilegal. KYC juga berada di bawah payung hukum yang resmi. Sehingga, baik instansi jasa keuangan maupun nasabah dapat melakukan aktivitas transaksi keuangan dengan lebih aman.

Yuk Temukan Bisnis Menjanjikan dengan Keuntungan Terbaik di LandX

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang

Baca Juga