16 November 2021
|
7 Min Read
|
Baru-baru ini Forbes merilis daftar orang paling kaya di dunia tahun 2021. Karena itu, mari kita lihat strategi investasi dari orang-orang terkaya di dunia ini yang siapa tau bisa kamu contoh.
Di Penghujung tahun 2021 ini, mari kita bahas siapakah orang terkaya di dunia tahun ini dan bisnis seperti apa yang mereka geluti hingga mendapatkan gelar orang terkaya di dunia tahun 2021.
Baru-baru ini Forbes merilis daftar orang paling kaya di dunia tahun 2021. Walaupun di masa pandemi, banyak orang justru mengalami peningkatan kekayaan karena pandemi Covid-19 ini juga membawa kesempatan baru bagi sebagian orang.
Orang-orang terkaya di dunia ini bergerak di berbagai bidang bisnis dan strategi investasi yang berbeda-beda pula untuk mengembangkan kekayaan yang mereka miliki.
Karena itu, mari kita bahas siapakah 5 orang terkaya di dunia 2021 versi Real Time Billionaires Forbes serta pola pikir yang dijalankan.
Supaya kamu tau siapakah orang terkaya di dunia tahun 2021, yuk cek list siapakah orang-orang terkaya di Indonesia versi Forbes tahun 2021.
Pastinya kamu sudah pernah dengar nama orang paling kaya abad ini. Elon Reeve Musk adalah tokoh terkemuka di bidang bisnis dan investasi. Ia merupakan pendiri dan CEO dari perusahaan teknologi transportasi revolusi.
Memiliki perusahaan transportasi luar angkasa SpaceX, CEO dan arsitek untuk produk mobil listrik Tesla, founder The Boring Company, serta co-founder dari Neuralink dan OpenAI.
Dapat kita lihat, Elon memanfaatkan berbagai peluang dalam bidang teknologi. Fokus mengejar passion dan selalu belajar skill baru. Ia bukan seorang ahli mesin roket saat membangun perusahaan transportasi ruang angkasa.
Tapi tetap berani mengambil risiko berinvestasi pada produksi dan penelitian yang teknologi super mahal ini dan dapat menjadikannya penghasilan.
Kekayaan miliarder ini dikabarkan semakin menjulang saat pandemi. Hal ini disebabkan oleh saham perusahaan mobil listrik Tesla miliknya naik hingga total 700% di tahun 2020. Kapitalisasi Tesla juga mengalahkan valuasi market dari Toyota yang selama ini berada di nomor satu.
Beberapa hari yang lalu melalui cuitan Twitternya, Elon Musk membuat polling apakah sebaiknya ia menjual 10% dari total kepemilikannya. Hasilnya adalah lebih dari 50% jawaban followersnya setuju, apakah kamu siap menjadi pemilik bagian saham dari miliarder ini?
Jeff Bezos merupakan founder dari ecommerce super Amazon pada tahun 1994. Situasi pandemi pada tahun 2020 yang membuat orang memenuhi kebutuhannya dengan berbelanja online ber berdampak pada perusahaannya dapat berkembang pesat hingga 38%.
Membangun perusahaan sendiri dengan basis teknologi pada tahun 90-an tentu tidak mudah. Jeff memiliki mindset yang membantu kita untuk yakin akan pilihan yang kita buat yaitu,
Saya tidak pernah berpikir akan menyesal jika setelah mencoba tapi gagal. Malahan, saya berpikir saya akan dihantui oleh keputusan saya untuk tidak pernah mencoba sama sekali.
Jeff juga terkenal dengan mindsetnya “its always Day 1”. Jika kamu baca ulang dan pahami, ini adalah cara khususnya untuk mendorong growth mindset. Setiap waktu merupakan hari pertama sehingga selalu tersedia ruang untuk di improvisasi dan menumbuhkan strategi.
Pada tahun 2013, Amazon mengakuisisi koran terkemuka di Amerika The Washington Post yang membuatnya menjadi seorang pemilik media. Jeff juga adalah founder dari perusahaan investasi Jeff Expedition. Ia mulai berinvestasi secara personal pada Google dan merupakan pemilik saham awal perusahaan situs pencarian tersebut pada tahun 1998.
Tahun ini, Jeff Expedition telah menanamkan modal pada sebuah startup milik indonesia. Apakah perusahaan kamu bisa masuk list yang akan didanai Jeff Expedition? Bisa jadi dengan menanamkan mindset bangun bisnis ala Jeff Bezos, ada kemungkinan perusahaan kamu bakal dilirik. Semangat!
Bos dari bisnis brand mewah yang memiliki cita rasa seni nan tinggi yang berpusat di kota mode dunia Paris, LVMH Group. Menaungi 70 lebih merek produk dan jasa berkualitas tinggi, seperti Louis Vuitton, Sephora, dan Belmond Hospitality. Menambah daftar brand lux, LVMH mengakuisisi merek perhiasan yang terkenal dengan warna khasnya, Tiffany & Co awal tahun ini.
Bernard memiliki 5 orang anak yang hampir semuanya bekerja di setiap sudut group LVMH, Delphine, Antoine, Alexandre, Frederic, dan Jane.
Anak pertama dan perempuan satu-satunya, Delphine menjabat sebagai executive vice president dari Louis Vuitton. Anak laki-laki pertamanya Antoine menduduki posisi CEO dari manufaktur pengolah kulit hewan bergengsi untuk fashion pria, Berluti.
Alexandre adalah CEO sebuah perusahaan koper dari Jerman, Rimowa yang sukses dengan strategi kolaborasi. Frederic Arnault adalah seorang CEO dari TAG Heuer, CEO termuda dari merek jam tangan mewah di dunia. Sedangkan anak termuda dari Bernard, Jane Arnault belum masuk ke industri yang digeluti ayahnya.
Hal yang membuat Bernard dan keluarganya dapat menjadi yang terdepan dalam dunia mode adalah ia memiliki mindset khasnya. Bernard menyampaikan, ia melihat dirinya sebagai duta warisan dan budaya Prancis. Menjadikan apa yang dibuat sebagai simbol. Layaknya Kota Versailles bagi ratu terakhir Prancis, Marie Antoinette.
Siapa yang tidak pernah mendengar nama Bill Gates? Seorang software developer yang mendirikan Microsoft, teknologi yang membantu banyak orang dalam mengoperasikan alat kerja komputernya. Termasuk laptop milikmu.
Bill Gates memiliki banyak kutipan populer yang menyadarkan kamu agar selalu berusaha. Seperti kutipan “hidup itu tidak adil, jadi biasakanlah”, yang dapat diartikan jika kamu menghadapi hambatan ataupun kegagalan maka bersikaplah biasa saja. Karena dengan kegagalan kamu bisa mendapatkan pelajaran untuk bisa membuat keputusan yang benar kedepannya.
Bill Gates turun dari jabatannya sebagai direksi Microsoft pada tahun lalu dengan kepemilikan sekitar 1% saham perusahaan perangkat lunak dan komputasi tersebut. Saat ini, Bill Gates fokus membangun partnership dan berinvestasi di berbagai produk yang kabarnya digunakan untuk yayasan amal miliknya, Gates Foundation.
Kabar terbaru November 2021 ini, Gates tertarik investasi pada vaksin Indonesia. Melalui sela-sela pertemuan KTT PBB di Skotlandia 11 November lalu. Tanggapan menteri gimana ya?
Semasa sekolahmu, sudah berapa kali Google membantu menyelesaikan tugas harianmu? Kenal Google, baiknya juga kenal dengan Larry Page, pendiri Google.
Sebagai salah satu orang berpengaruh dalam bisnis, Larry Page mendirikan Google pada tahun 1998 dengan sesama Stanford Phd. mahasiswa Sergey Brin. Bersama Brin, Larry menemukan algoritma PageRank Google, yang menggerakkan mesin pencari.
Saat ini, Larry menjalankan tugasnya sebagai anggota direksi Alphabet yang merupakan parent company dari Google.
Ia juga terjun dalam dunia investasi dan merupakan investor dari Tesla Motors, dan berinvestasi pada energi terbarukan lainnya. Larry juga adalah investor di perusahaan eksplorasi ruang angkasa, Planetary Resources dan juga mendanai startup mobil terbang dari Kitty Hawk dan Opener.
Dalam interview nya, Larry mengajak kita untuk berani mengambil risiko, mencoba menjadi seorang pemimpin, dan jangan takut gagal. Ia menambahkan, dengan mengalami banyak kegagalan kamu akan bertemu dengan sukses.
Larry juga mengajak untuk buatlah daftar yang menurut kamu mustahil untuk dilakukan tapi secara pikiran kamu merasa mampu melakukannya, hal ini akan mendorongmu untuk berkembang. Berani untuk memiliki mimpi besar!
Apakah kamu menyadari hal yang sama dari orang-orang yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan bisnis dunia ini? Mereka memiliki mindset atau pola pikir yang sama, yaitu growth mindset. Memiliki growth mindset berarti kamu melihat sebuah kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang ataupun berubah.
Berikut langkah membangun growth mindset menurut Forbes:
Growth mindset akan mendorongmu ke area yang kurang nyaman, dan terasa menakutkan. Namun, akan membawamu menuju pencapaian lebih. Growth mindset juga membuat para orang terkaya di dunia selalu membangun partnership dan tidak menghentikan perputaran uangnya.
Selalu berinvestasi sehingga mampu menjadi pengaruh dalam dunia bisnis. Bahkan dengan 1% bagian saham yang dimiliki Bill Gates pada Microsoft pun mampu membawanya ke dalam daftaf orang terkaya di dunia.
Karena itu,
Untuk membangun fondasi finansial yang kuat kamu butuh investasi mulai dari sekarang, LandX merupakan platform equity crowdfunding berizin OJK yang akan membantu kamu menemukan bisnis terbaik untuk investasi jangka panjang kamu.
#SekarangBisa