Investor Penerbit
menu-mobile

Cost Benefit Analysis Adalah: Mengenal Biaya Manfaat Bagi Perusahaan

9 November 2022

|

7 Min Read

|

Author: Della Octavilia
cost benefit analysis

Sedang dihadapi beberapa proyek sekaligus dan bingung mau pilih yang mana? Yuk, simak Cost Benefit Analysis (CBA) atau analisis biaya manfaat sebagai acuan pengambil keputusan

Dalam menjalankan suatu perusahaan, Cost Benefit Analysis adalah hal penting yang harus dilakukan untuk membantu perusahaan dalam mengeluarkan keputusan yang baik dan tepat dengan memperhatikan besaran biaya dan manfaat yang akan diperolehnya. Dengan begitu, perusahaan dapat meminimalisir segala risiko yang dapat menimpanya. 

Kali ini kita akan membahas seputar Cost Benefit Analysis atau CBA untuk keberlangsungan suatu perusahaan. Kita akan membahas pengertian dari Cost Benefit Analysis, cara menghitung Cost Benefit Analysis, hingga kelebihan dan kekurangan Cost Benefit Analysis bagi suatu perusahaan.

Jadi ikuti terus artikel ini, ya!

Pengertian Cost Benefit Analysis (CBA)

Saat menjalankan suatu perusahaan, pasti kita akan dipertemukan dengan proyek-proyek yang harus dijalankan. Namun, terkadang dengan banyaknya proyek yang masuk tidak sejalan dengan dana yang dimiliki perusahaan. 

Banyak perusahaan yang memiliki dana terbatas, sedangkan proyek yang ingin mereka jalani sangat banyak. Jika begitu, perusahaan harus menentukan  proyek mana dengan manfaat atau keuntungan yang lebih besar dibanding dengan biaya yang akan mereka keluarkan.

Nah, disinilah peran Cost Benefit Analysis penting dilakukan oleh suatu perusahaan. Apa itu Cost Benefit Analysis dan mengapa Cost Benefit Analysis itu penting? Cost Benefit analysis atau CBA dalam bahasa Indonesianya dikenal sebagai analisis biaya manfaat.

Cost Benefit Analysis adalah analisis yang memperhitung dan membandingkan perkiraan biaya dan manfaat yang akan diperoleh suatu perusahaan.CBA menjadi penting bagi perusahaan karena analisis biaya manfaat adalah analisis yang digunakan oleh perusahaan untuk mengeluarkan keputusan yang tepat.

Lalu, bagaimana cara menemukan Cost and Benefit Analysis yang tepat? Misalnya, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, di suatu perusahaan menerima beberapa proyek yang harus dikerjakan pada waktu bersamaan, sedangkan mereka hanya memiliki dana terbatas.

Perusahaan tersebut akan memperhitungkan semua biaya proyek yang masuk dan total manfaat yang diproyeksikan perusahaan. Nah, proyek dengan manfaat yang diproyeksikan lebih besar dari biaya-nya akan lebih diprioritaskan daripada proyek yang memiliki biaya lebih besar dibanding dengan manfaat yang akan diperolehnya.

Kerap dijadikan acuan untuk mengambil keputusan, CBA adalah analisis yang berbasis data-data. Cost Benefit Analysis ini kerap digunakan dalam dunia manajemen bisnis, baik untuk perusahaan mapan hingga yang masih rintisan.

Tujuan Cost Benefit Analysis (Analisis Biaya Manfaat)

Apa tujuan Cost Benefit Analysis (CBA)? Tujuan Cost Benefit Analysis adalah sebagai acuan yang membantu perusahaan dalam mengeluarkan keputusan yang tepat berdasarkan data perbandingan biaya dan manfaat yang ada.

Melalui analisis biaya manfaat, perusahaan dapat memproyeksikan manfaat yang akan dihasilkan sejalan dengan biaya yang dikeluarkan, sehingga hal ini dapat membantu perusahaan menemukan titik impas dan mengetahui berapa lama perkiraan return akan didapat.

Cara Menghitung Cost Benefit Analysis (Analisis Biaya Manfaat)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Cost Benefit Analysis Adalah suatu analisis yang membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang tepat dan menguntungkan.

Oleh karena itu, agar dapat membuat CBA yang baik, maka perusahaan harus mengetahui cara menghitung Cost Benefit Analysis (CBA)t agar mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut ini beberapa tahapan dan cara kerja dari Cost Benefit Analysis adalah:

1. Susun Kerangka Perencanaan

Tahapan pertama dalam membuat Cost Benefit Analysis adalah menyusun kerangka perencanaan. Kerangka perencanaan setiap analisis biaya manfaat adalah berbeda-beda, tergantung dari setiap spesifikasi tiap perusahaan.

Saat menyusun kerangka perencanaan, tentukan terlebih dahulu poin-poin dasar, pendukung, hingga krusial yang akan menunjang proses analisis. Pastikan juga di setiap poin-poin tersebut, besaran biaya dan manfaat yang akan diperoleh perusahaan telah termuat di dalamnya.

Oiya, jangan lupa memutuskan matriks apa saja yang akan dipakai saat melakukan analisis biaya manfaat.

2. Mengidentifikasi Biaya dan Manfaat

Selanjutnya, dalam tahapan kerja Cost Benefit Analysis adalah mengidentifikasikan biaya dan manfaat. Saat melakukan analisis, perusahaan harus menentukan mana yang termasuk biaya, misalnya hal-hal yang berupa anggaran perencanaan, pelaksanaan, dan finansial produk.

Sedangkan, untuk bagian manfaat yang akan diperoleh dapat dimasukkan hal-hal yang berkaitan dengan perkiraan target pasar yang akan diperoleh, dan prediksi penjualan yang dapat tercapai.

Setelah mengetahui bagian mana yang termasuk biaya dan manfaat, perusahaan dapat membandingkan apakah perusahaan akan mendapatkan keuntungan atau malah lebih besar biaya yang akan dikeluarkan.

3. Tetapkan Besaran Dana Pada Anggaran

Tahapan selanjutnya dalam melakukan Cost Benefit Analysis adalah menetapkan besaran anggaran yang akan dikeluarkan. Dalam tahapan ini, perusahaan perlu menentukan nominal yang pasti, agar perusahaan dapat membandingkan besaran biaya dan manfaat dengan mudah dan jelas.

4. Menghitung dan Membandingkan Total Nilai Biaya dan Manfaat

Setelah perusahaan mengetahui biaya dan manfaat dengan nominal yang pasti, tahap selanjutnya adalah melakukan perhitungan antara total biaya dan manfaat. Jika nilai manfaat melebihi biaya yang dikeluarkan, maka perusahaan dapat mengambil proyek tersebut

Sedangkan, jika nilai biaya lebih besar dari manfaat yang akan diperoleh, maka perusahaan dapat mempertimbangkan kembali proyek tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Cost Benefit Analysis (CBA)

Menggunakan biaya manfaat analisis sebagai acuan pembuat keputusan perusahaan tentu sangat membantu dalam meminimalisir segala risiko. Selain manfaat atau kelebihan ada juga kelemahan dari penggunaan Cost Benefit Analysis. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan Cost Benefit Analysis adalah:

Keuntungan Cost Benefit Analysis

1. Memakai Data Sebagai Dasar Analisis

Dalam analisis biaya manfaat semuanya memakai data yang relevan, mulai dari nominal biaya dan nominal manfaat yang pasti. Sehingga, semua keputusan yang akan dikeluarkan bersumber dari data bukan hanya sekedar dari opini atau bias pribadi.

2. Menyederhanakan Pembuatan Keputusan

Dengan Cost Benefit Analysis segala keputusan yang diambil akan lebih sederhana, karena bersumber langsung dari data yang relevan.

3. Mengungkap Biaya dan Manfaat yang Tersembunyi

Dalam proses CBA, besaran biaya dan manfaat akan diuraikan semuanya. Jadi, bila terdapat faktor-faktor yang kurang jelas, semuanya sudah dapat terlihat di dalam hasil analisis biaya manfaat.

Kekurangan Cost Benefit Analysis

1. Basis Data Sangat Berpengaruh

Sebagai acuan pembuat keputusan bagi perusahaan, maka saat menyusunnya pun diperlukan data yang lengkap dan akurat. Jika perusahaan menggunakan data yang tidak lengkap atau tidak akurat, maka hasil analisis biaya manfaat nya pun tidak akan akurat, dan hasilnya pun dapat berdampak buruk bagi perusahaan.

2. Sulit Untuk Memprediksi Semua Variabel

Walaupun melakukan analisis Cost Benefit Analysis untuk pengambilan keputusan bagi perusahaan. Namun terkadang perusahaan masih mengalami kesulitan untuk memprediksi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil akhirnya.

Semua ini karena adanya perubahan permintaan pasar, lingkungan bisnis global, dan biaya bahan yang sering berubah-ubah dan terkadang tidak dapat diprediksi. Sehingga, kerap menyulitkan perusahaan dalam mengintegrasikan data.

3. Diperuntukan untuk Proyek Jangka Pendek dan Menengah

Seperti yang disebutkan sebelumnya, saat membuat analisis biaya manfaat banyak data-data yang berubah-ubah sehingga nominalnya tidak tetap seiring berjalannya waktu. Dengan begitu, Cost Benefit Analysis lebih diperuntukan pada proyek-proyek jangka pendek hingga menengah.

Karena semakin panjang jangka waktu proyeknya, semakin sulit pula untuk memprediksi besaran biaya dan manfaat dari perusahaan. Juga, saat menyusun analisis manfaat biaya untuk proyek jangka panjang kerap melupakan seputar inflasi yang bisa saja menimpa sewaktu-waktu.

Jadi Pemilik Bisnis Berpotensi Mulai Hanya Sejutaan Saja!

Nah, itu tadi pembahasan seputar Cost Benefit Analysis atau dikenal dengan analisis biaya manfaat yang kerap digunakan perusahaan sebagai acuan pengambil keputusan yang tepat.

Melalui Cost Benefit Analysis, perusahaan dapat meminimalisir risiko yang dapat terjadi dengan dapat menentukan proyek mana yang akan memberikan manfaat atau keuntungan yang lebih besar dibanding dengan biaya yang akan mereka keluarkan.

Jika perusahaan pintar dalam mengambil keputusan berdasar CBA, maka perusahaan tersebut akan terus berkembang dan nantinya dapat mengundang ketertarikan dari investor.

Anda ingin menjadi salah satunya? Bisa menjadi salah satu pemilik bisnis yang berpotensi tanpa harus menjalankannya? Bila, iya maka Anda memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu pemilik bisnis berpotensi. Bagaimana caranya?

Caranya adalah melalui investasi dengan skema equity crowdfunding. Melalui equity crowdfunding, Anda akan menjadi salah satu pemilik bisnis berpotensi dengan cara pendanaan. 

Di mana, Anda akan mendanai bisnis secara patungan online bersama beberapa investor lainnya. Setelah dana terkumpul, Anda akan menjadi salah satu pemilik bisnis tersebut dengan bukti kepemilikan saham.

Selain menjadi salah satu pemilik bisnis berpotensi, Anda juga berpotensi memperoleh keuntungan berupa dividen dari bisnis yang telah didanai.

LandX merupakan platform equity crowdfunding terpercaya, terjamin, dan telah memiliki market cap terbesar se-Indonesia. Di LandX kamu berkesempatan untuk menjadi salah satu pemilik bisnis berpotensi dengan cara ikut pendanaan di platform LandX .

LandX juga telah terdaftar dan mengantongi izin dari OJK, jadi seluruh aktivitas LandX akan diawasi langsung oleh OJK. Sehingga proses investasi pun akan jauh lebih aman.

Oiya, di LandX Anda bisa menjadi salah satu pemilik bisnis berpotensi mulai dari Rp1 jutaan saja. Jadi, tunggu apalagi? Download aplikasi LandX dan mulai pendanaan sekarang juga!

Download Aplikasi LandX  dan Raih Potensi Untung Sekarang Juga!

miliki bisnis modal kecil cuma dengan 1 jutaan dapat 4 cabang