4 August 2022
|
5 Min Read
|
Memahami apa itu bank kustodian atau custody bank. Custody bank adalah bank umum tempat penitipan efek dan harta lain yang berkaitan pasar modal yang berfungsi menjaga keamanan dana investasi Anda.
Bicara soal investasi artinya Anda menyetorkan uang ke rekening dana saham (RDN) Anda di aplikasi investasi. Tetapi dana tersebut ternyata tidak disimpan oleh perusahaan aplikasi investasi ini atau perusahaan sekuritas. Melainkan dana investasi Anda disimpan oleh lembaga berwenang sesuai ketentuan OJK yaitu bank kustodian (custody bank).
Apa itu bank kustodian?
Bank kustodian adalah bank umum yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa penitipan harta lain. Berbeda dengan layanan biasa bank umum, kustodian adalah bank umum yang menyediakan layanan penitipan produk pasar modal seperti saham, reksa dana, dan lainnya setelah mendapat persetujuan OJK.
Selanjutnya kita akan bahas lebih lanjut terkait lembaga satu ini beserta fungsi bank kustodian dan tugasnya.
Apa itu bank kustodian?
Mari kita lihat kata pembentuknya yaitu bank dan kustodian (custody bank). Bank adalah lembaga keuangan dan custody adalah hak asuh dalam bahasa Indonesia. Lebih lanjut arti custody adalah penjagaan dan pengamanan, sehingga terlihat peran bank kustodian sebagai bank yang menjaga dan mengamankan dana khususnya produk pasar modal.
Dijelaskan juga oleh OJK, bank kustodian adalah bank umum yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.
Jadi, bank kustodian adalah lembaga keuangan berupa bank umum yang berwenang menampung seluruh efek agar tidak terjadi kasus pencurian dan terjaga keamanannya.
Untuk dapat menjadi kustodian, bank umum harus mendapat persetujuan dan izin dari OJK. Setelah mendapatkan persetujuan maka bank kustodian otomatis berada di bawah naungan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP).
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian adalah pihak penyelenggara sebagai kustodian sentral bagi berbagai bank kustodian, perusahaan sekuritas, dan pihak lain. Fungsi LPP dilaksanakan oleh PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Seperti definisi bank kustodian, terlihat fungsi bank kustodian atau custody bank adalah menjaga keamanan efek nasabah. Efek adalah aset yang dibeli untuk tujuan investasi dan aset yang dapat dititipkan ke bank kustodian mencakup banyak hal.
Contoh aset investasi dapat berupa surat utang seperti saham, obligasi, derivatif, tanah, properti, dan lainnya. Karena itu, efek yang dijaga jasa kustodian adalah efek yang dapat berupa efek fisik maupun elektronik.
Fungsi bank kustodian adalah menjadi tempat penitipan efek untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana investasi oleh perusahaan penyelenggara perdagangan.
Bank kustodian atau custody bank memiliki peran dan tugas penting dalam kegiatan pasar modal. Tugas custody bank antara lain sebagai berikut:
Hingga artikel ini ditulis (4/8/2022) tercatat 24 bank umum yang telah disetujui menjalankan jasa bank kustodian. Contoh bank kustodian ada PT Bank Permata Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank DBS Indonesia, dan lainnya. Daftar bank kustodian lengkapnya dapat Anda lihat pada laman situs pasar modal ya.
Untuk memahami cara kerja bank kustodian dalam kegiatan investasi, berikut LandX ulas lebih lanjut:
Begitulah gambaran singkat cara kerja bank kustodian agar Anda lebih paham fungsi bank kustodian dalam investasi.
Ada lagi nih istilah Kustodian Kekayaan Negara. Masih berkaitan dengan bank kustodian, Kustodian Kekayaan Negara berkaitan untuk penitipan harta kekayaan berkaitan dengan negara.
Jabatan Kustodian Kekayaan Negara menjalankan peran dengan meningkatkan keamanan dan proteksi terhadap kekayaan negara yang dititipkan. Sebagaimana tugas kustodian adalah mencatat transaksi jual beli, perpindahan dan perhitungan unit, hingga pengiriman laporan bulanan juga dilakukan Kustodian Kekayaan Negara.
Pernahkah terlintas di pikiran Anda apa yang terjadi jika perusahaan sekuritas atau aplikasi investasi yang Anda gunakan tiba-tiba menyatakan bangkrut dan tutup?
Dengan memahami fungsi bank kustodian dengan baik serta berinvestasi pada aplikasi berizin OJK diharapkan membantu Anda untuk meredam rasa khawatir. Karena inilah manfaat jasa kustodian yang membuat seluruh dana investasi Anda terjamin keamanannya.
Jika terjadi suatu hal pada perusahaan sekuritas sehingga menyebabkan tidak mampu menyediakan layanan investasi lagi maka, seluruh dana Anda yang diinvestasikan melalui aplikasi tersebut nyatanya masih akan utuh.
Hal ini dikarenakan perusahaan sekuritas hanyalah perantara sebagai tempat Anda membeli, sedangkan produk dan uang yang Anda gunakan untuk investasi tidak disimpan oleh perusahaan sekuritas melainkan oleh bank kustodian.
Bank kustodian merupakan lembaga dibawah pengawasan OJK, dengan demikian sebaiknya Anda berinvestasi pada aplikasi investasi berizin OJK dan lakukan verifikasi data.
Kamu tahu..
LandX adalah platform aplikasi investasi yang telah mendapat izin OJK sebagai penyelenggara investasi sistem equity crowdfunding. Equity crowdfunding adalah sistem pendanaan bisnis dari masyarakat secara online dengan modal kecil.
Berkat modal dari masyarakat, bisnis mampu berkembang dan masyarakat sebagai investor bisa mendapat imbalan berupa dividen sesuai performa bisnis. Dana investasi masyarakat tentunya akan tercatat di bank kustodian secara aman.
Oleh karena itu..