19 August 2022
|
7 Min Read
|
Biasanya, angel investor dikenal sebagai private investor karena dana yang diberikan seorang individu angel investor ini bertujuan untuk membantu usaha kecil atau bisnis yang ingin keluar dari masa sulitnya.
Dalam kegiatan berbisnis, sokongan dana atau suntikan modal tentu membantu perkembangan usaha yang rintis perusahan tersebut. Misalnya untuk penggiat startup atau perusahaan yang baru perintis, istilah angel investor sangatlah tidak asing.
Apa itu angel investor? Seperti dengan namanya investor malaikat atau angel investor adalah seorang individu dengan kekayaan pribadi yang melimpah, bersedia memberikan suntikan dana untuk perusahaan kecil, bisnis yang baru merintis, atau sedang sulit mendapatkan bantuan dana di masa awal bisnis.
Selain itu, tipe investor ini hampir mirip dengan pendanaan yang dilakukan venture capital. Baik angel investor dan venture capital keduanya memberikan pendanaan modal untuk perusahaan rintisan atau startup dan usaha-usaha kecil.
Karena itu, yuk kita bahas bersama-sama mengenai apa itu angel investor? Bagaimana karakteristik angel investor ini? Serta apa perbedaan angel investor dan venture capital?
Angel investor adalah seseorang sebagai individu yang menyediakan dana untuk bisnis-bisnis kecil, dana tersebut biasanya digunakan untuk pengembangan operasional usaha dengan imbalan yang diterima sebagai kepemilikan saham dari perusahaan rintisan atau startup, bisnis kecil, dan sebagainya yang mungkin membantu mereka melewati tahapan awal dalam membangun bisnis.
Melansir investopedia, terkait apa itu angel investor adalah individu sebagai malaikat investor atau dikenal angel funder yang memberikan dana berupa investasi kepada perusahaan startup. Kadang pula, angel investor disematkan sebagai investor startup, karena kehadirannya ketika suatu perusahaan sedang berada di tahap awal yang sulit untuk keberlanjutan perkembangan perusahaan tersebut.
Melansir dari Investopedia, istilah angel investor digunakan pertama kali oleh William Wetzel dari Universitas New Hampshire. Istilah angel ini berasal dari teater Broadway ketika ada seseorang yang kaya raya memberikan uangnya untuk membantu produksi teater. Dengan demikian, ditekankan kembali sosok apa itu angel investor adalah seorang individu.
Biasanya angel investor adalah individu yang telah mendapatkan pamor sebagai investor yang terakreditasi. Namun untuk menjadi angel investor, penyematan investor terakreditasi tadi bukan prasyarat. Selain itu juga, menjadi investor terakreditasi tidak identik juga menjadi angel investor.
Di Amerika, Securities Exchange Commission (SEC) atau Komisi Sekuritas dan Bursa menyampaikan definisi investor terakreditasi adalah seseorang dengan kekayaan aset bersih sebesar 1.000.000 USD atau lebih (terkecuali tempat tinggal pribadi) atau seseorang tersebut memiliki penghasilan 200.000 USD selama dua tahun sebelumnya. Sebagai tambahan juga, investor terakreditasi juga dengan penghasilan gabungan sebesar 300.000 USD untuk pasangan sudah menikah.
Selain itu, karakteristik angel investor adalah individu yang biasanya mereka memberikan suntik dana berupa investasi kepada bisnis ketika menghadapi masa sulit mendapatkan dana atau modal. Dengan demikian, jenis investasi yang dilakukan angel investor mengandung high risk atau risiko yang tinggi.
Meskipun demikian, angel investor biasanya akan memberikan persyaratan yang menguntungkan untuk perusahaan dibandingkan lembaga lain yang memberikan pinjaman. Kualifikasi angel investor adalah terletak dari sumber pendanaan angel investor sendiri yang berasal dari uang kekayaan pribadinya.
Dana investor adalah dana yang dialokasikan untuk mendapatkan imbalan dari investasi yang ditanam oleh investor. Maka dari itu, angel investor adalah seseorang dengan kekayaan yang ingin membantu sebuah bisnis kecil atau ketika dalam sulit menanamkan modalnya meskipun investasi tersebut berisiko.
Hadirnya angel investor ketika suatu bisnis sedang mengalami masa-masa krisis ini karena cenderung tertarik pada high-growth, high-potential startup yang dapat menghasilkan beberapa kali lipat dari investasi awal mereka pada perusahaan yang dibantu.
Angel investor seringkali menginginkan kepemilikan saham pada perusahaan yang ia tanam modalnya, dengan memberi modal tersebut maka mendapatkan imbalan ekuitas atau hak aset investor dalam perusahaan.
Biasanya angel investor ini merupakan rekan bisnis, atau mungkin keluarga, bahkan mungkin juga investor yang tergabung dalam tim. Dengan begitu, mereka akan bersama-sama mengevaluasi bisnis yang akan mereka tanamkan modalnya.
Keuntungan perusahaan dengan adanya angel investor adalah perusahaan mendapatkan seorang ahli dalam industri perusahaan terkait. Sehingga kegiatan operasional dan proses bisnis akan mendapatkan evaluasi serta saran, selain itu juga adanya pelatihan untuk membantu perusahaan tersebut.
Perusahaan akan mendapatkan kesempatan koneksi lebih luas untuk perusahaan pada industri yang sama. Hal ini tentunya perusahaan akan mendapatkan customer baru, terbukanya juga sumber pendanaan baru, dan terjalinnya mitra bisnis dengan perusahaan lain.
Segala jenis kegiatan investasi tentunya memiliki risiko. Angel investor memungkinkan melakukan penuntutan kepemilikan yang besar pada perusahaan. Hal ini menyebabkan kerugian perusahaan yang mendapatkan pendanaan dari angel investor dengan kehilangan porsi kepemilikan ekuitas. Hampir banyak pelaku bisnis memberikan 10-50% bisnisnya sebagai imbalan pendanaan dari angel investor.
Perusahaan akan melepas beberapa kendali operasional perusahaan karena pendanaan dari angel investor. Maka dari itu, perusahaan perlu menyamakan kepentingan dengan angel investor dahulu, supaya perusahaan mengetahui apakah pendanaan dari angel investor ini membantu atau tidak membantu perusahaan.
Selain itu juga, adanya kemungkinan dengan pendanaan dari angel investor, memugkinkan pelaku bisnis akan dihapus dari kegiatan bisnis yang dibuatnya, dan digantikan dengan pihak-pihak yang lebih berpengalaman. Perlunya perjanjian kerjasama yang detail dan jelas sehingga hal ini dapat dicegah dan kerugian perusahaan pun dapat dicegah.
Venture capital adalah modal ventura yang merupakan bentuk private equity dan salah satu jenis pembiayaan yang diberikan investor pada perusahaan rintisan dan usaha-usaha kecil. Hampir sama dengan angel investor juga yang memberikan dana berupa investasi untuk perusahaan rintisan dan usaha-usaha kecil. Lantas, bagaimana perbedaan?
Perbedaan utama yang menekankan angel investor adalah investor tersebut terdiri dari individu saja. Individu tersebut adalah seseorang yang menggunakan dananya pribadi. Sedangkan venture capital adalah berupa mitra, kadang-kadang kumpulan beberapa perusahaan serupa yang ingin membantu jenis industri yang relevan.
Selain itu juga, angel investor biasanya cenderung pada bantuan keuangan perusahaan dan biasanya perusahaan sedang berada di tahap awal tumbuh. Sedangkan venture capital sangat tergantung pada bisnis yang cukup menjanjikan dan memiliki potensial untuk berkembang. Venture capital juga lebih berfokus dengan tim manajemen pemasaran yang berfokus pada potensi layanan dan produk perusahaan.
Banyaknya perusahaan rintisan di Indonesia saat ini tentunya menjadi sorotan karena beberapa orang akan bertanya, bagaimanakah proses pendanaan untuk startup? Adanya tren pembiayaan startup oleh angel investor di Indonesia ini menjadi hal yang menarik untuk pelaku perusahaan rintisan atau bisnis-bisnis kecil.
Seperti yang kita ketahui sebelumnya, angel investor adalah pihak yang bisa saja keluarga, teman, rekan bisnis, atau investor dari tim gabungan perusahaan yang peduli dengan perkembangan perusahaan rintisan yang sedang berkembang.
Untuk kasus di Indonesia sendiri, sudah banyak seorang wirausahawan, konsultan, dan sebagainya yang merupakan angel investor untuk membantu perkembangan bisnis-bisnis yang relevan dengan mereka sebelumnya. Hanya saja kebanyakkan profil angel investor Indonesia tidak bisa dipublikasikan dan disebut namanya.
Selain itu, angel investor Indonesia sudah ada sejak lama dalam melakukan pendanaan bisnis-bisnis kecil ini. Beberapa profil angel investor Indonesia awalnya merupakan founder suatu perusahaan yang saat ini sudah berkembang dan sudah menjadi perusahaan besar di Indonesia.
Sama dengan penjelasan sebelumnya, hadirnya angel investor ini akan membantu perusahaan atau bisnis tersebut yang kurang lebih kegiatan bisnisnya berjalan selama satu tahun. Dalam hal ini, selain memberikan pendanaan pada perusahaan yang menjadi ketertarikan angel investor, perusahaan juga akan mendapatkan bantuan seperti pelatihan, konsultasi bisnis, koneksi, dan hal sebagainya yang membantu perkembangan perusahaan tersebut.
Di Indonesia sendiri, e-commerce masih menjadi sektor yang menarik untuk angel investor. Selain itu perusahaan yang bergerak di bidang jasa teknologi serta jasa keuangan pun masih dilirik oleh investor.
Angel investor adalah investor yang melakukan investasi cukup berisiko dengan dana sendiri ketika perusahaan dalam tahap pertama kali tumbuh, atau ketika berada di kondisi krisis. Pada dasarnya individu-individu ini memanfaatkan kekayaannya untuk menyediakan dana pada perusahaan yang membutuhkan modal, karena pendanaan dari angel investor sendiri cukup besar.
Meski demikian, perusahaan juga perlu memahami risiko atas suntikan dana yang memungkinkan perusahaan dapat diambil alih dengan angel investor karena pendanaan yang diberikan tadi cukup besar. Untuk itu perlunya kesepakatan antara pelaku bisnis dengan tawaran pendanaan dari angel investor tersebut.
Jika Anda ingin melakukan investasi pada bisnis potensial di Indonesia seperti angel investor namun, dengan modal yang lebih minim maka metode equity crowdfunding cocok untuk Anda.
Dengan skema equity crowdfunding, Anda bersama masyarakat luas bersama-sama membiayai bisnis dengan patungan. Bisnis yang Anda danai nantinya dapat berkembang dan melakukan ekspansi bisnis. Keuntungan dari perkembangan bisnis yang Anda danai ini nantinya memberikan Anda keuntungan berupa dividen sesuai dengan performa bisnis tadi.
LandX merupakan salah satu platform equity crowdfunding yang telah berpengalaman melakukan crowdfunding bagi berbagai bisnis-bisnis di berbagai sektor industri. Untuk mengetahui investasi dengan skema ini, pastikan melalui platform terpercaya, aman dan sudah berizin OJK seperti LandX ya!